
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Tak perduli sudah menikah dua kali dengan orang yang sama tapi nyatanya rasa itu tetap berbeda, ciuman ciuman kecil serasa lebih indah di banding ciuman bibir yang panas penuh dengan napsu, serasa bagai di manja dan di jadikan satu satunya.
Itulah yang di rasakan Starla saat ini yang tak ia dapat di pernikahan mereka yang pertama, semua seakan berbanding terbalik dan kadang membuat ia tak percaya jika ingat bagaimana dulu ia di abaikan, di marahi, di salahkan bahkan di khianati lalu di ancam padahal tak ada yang di lakukakannya saat itu. Tapi, ArXy selalu saja menghantam bathinnya tanpa henti sampai ia merasa ingin pulang padahal sudah ada di rumahnya sendiri.
Satu tahun bak di neraka nyatanya berlanjut dengan sebuah kata perpisahan, status baru sebagai Janda beranak satu pun melekat dalam diri Starla meski hanya beberapa orang yang tahu akan hal tersebut. Bukan malu mengakuinya tapi justru ia melindungi nama baik keluarga Rahardian Wijaya yang memang pernikahannya dulu hanya sebatas keluarga dan kerabat dekat.
Namun apa yang di rasakannya sekarang?
Starla bagai Ratu yang menjadi prioritas utama, apapun di berikan dan di lakukan hanya untuk nya dari sang suami yang dulu tak pernah beradu pandang dengannya tersebut.
Cinta datang terlambat, mungkin kalimat itulah yang pantas untuk ArXy sebab Cinta Starla tak pernah berubah, rindunya tetap pada orang yang sama yang 4 tahun berlalu barulah di pertemukan lagi dengan cara yang tak di sengaja melalui buah hati mereka. Sulit untuk menerima lagi walau nama pria itu tetap pemegang tahta tertinggi dalam hatinya.
__ADS_1
"Ngelamun?" tanya ArXy yang sedikit mengagetkan.
"Hem, enggak, kok."
"Mikirin apa? ada yang kamu mau, bilang aja," tawar pria itu yang tak hanya menghujaninya dengan kasih sayang, perhatian dan kesetiaan tapi juga harta yang berlimpah.
"Gak ada, aku gak pengen apa-apa dan gak mikirin apa-apa," jawab Starla lagi yang padahal pikirannya baru saja melanglang buana ke masa lalu.
"Yakin?"
Fokus mereka akhirnya teralihkan pada Chia, Starla baru ingat jika anak itu minta di temani ke salah satu pusat perbelanjaan karna ingin membeli sesuatu, tanpa berpikir dua kali ArXy pun langsung mengiyakannya. Ketiganya langsung pergi dengan mengendarai mobil mewah milik Sang Tuan Muda.
Selama perjalanan, tentu banyak gedung pencakar langit di sisi kanan dan kiri yang tanpa di sadari justru membuat Starla tersenyum.
__ADS_1
"Kamu inget apa?" tanya ArXy.
"Hem, enggak. Aku inget pas kerja dulu, jadi kangen temen-temen kantor," jawab Starla jujur.
"Kangen CEO nya juga?" sindir ArXy.
Starla menautkan kedua alisnya lalu menggelengkan kepala tapi tampang ArXy begitu serius sampai wanita itu merasa jika ada yang tak beres pada suaminya saat ini.
"Kamu--, kamu kenapa?" tanya Starla.
.
.
__ADS_1
.
Jangan membuat ku cemburu, jika tak ingin ku hukum pakai Gaya Cicak Terbang!!!