
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Bersihkan otakmu, atau ku cuci dengan sabun!" ancam Starla yang sebenarnya paham tapi malu untuk membahasnya.
ArXy hanya terkekeh kecil, andai wanita tahu bagaimana ia selalu menahan hasratnya selama ini pasti Starla akan kasihan padanya. Tapi beruntungnya juga Starla adalah wanita yang bisa menjaga harga dirinya, ArXy yang kadang kelepasan memancing entah akan jadi apa jika Starla melayaninya mungkin bayi akan hadir di bukan waktu yang tepat.
"Aku ingin bicara, ayo bangun dulu sebentar," pinta Starla kemudian.
ArXy yang melihat keseriusan di wajah wanita itu cepat cepat bangun dan ikut turun lalu duduk di karpet bersama mantan istrinya tersebut.
"Ada apa? apa yang akan kita bahas malam ini?" tanya ArXy.
"Tentang sekolah Chia," jawab Starla.
ArXy menarik napas lalu di buangnya perlahan. Malas rasanya membicarakan sesuatu yang tak ada jalan tengah nya jika masih saja dalam keadaan hubungan yang seperti ini.
"Ada apa dengan sekolahnya? kurasa tak ada yang perlu di Khawatirkan karna sebelumnya sudah sepakat kan?" balas ArXy.
Pembicaraan ini sempat menjadi percikan api di Antara dirinya dan Starla sampai berunjung dua hari mereka tak bicara, saat salah satu menelepon hanya di fokuskan pada Chia seorang dan ArXy tak suka seperti itu.
__ADS_1
"Aku minta minggu depan kita cari sekolah yang dekat dengan rumahku," pinta Starla.
"Rumahmu, kenapa?" tanya ArXy bingung.
"Biar aku gampang anter jemputnya, Kak," jawab Starla sambil menundukkan pandangannya, ia lebih memilih memainkan kuku jarinya diatas pangkuan dari pada harus menatap kearah mantan suaminya itu.
"Maksudmu, apa Sayang?" tanya ArXy bingung, bukan tak paham tapi ia hanya takut menebak kearah mana pembicaraan Starla barusan.
"Aku--, aku akan Risegn dari kantor, tapi tidak untuk bulan ini, mungkin bulan depan karena Arlan baru saja menikah dan ia akan libur dalam beberapa waktu kedepan. Aku juga tak ingin mengganggu bulan madunya itu dengan niat pengunduran diriku. Jadi, selama ia tak ada di kantor aku akan sembari mencari sekertaris baru yang siap kerja saat Arlan kembali, aku--,"
Belum selesai bicara, tubuh Starla langsung di tarik oleh ArXy untuk di peluk. Jangan tanya bagaimana senangnya pria itu bahkan jika di minta untuk di tukar dengan seluruh hartanya ia akan rela memberikan isi dunia dalam genggamannya.
"Kak, aku belum selesai," ucap Starla dengan nada protes.
Starla pun pasrah, ia biarkan tubuh tinggi semampai nya itu di peluk erat erat layaknya balon hijau gak pake DOR!!!
#DadetKan?
ArXy yang sebenarnya masih mencerna ucapan Starla cukup takut jika ternyata ada tapi tapi yang lain, terserah lah yang terpenting kini mereka berpelukan dulu layaknya Teletubbies.
__ADS_1
Bukankah udang dibalik bakwan itu enak?
Dan untuk minumnya, cukup menyelam sambil minum air, air apa? yang jelas bukan Air Hujan karna mereka sudah berpelukan di alam ghaib.
"Jangan katakan apa-apa lagi, kamu akan pulang bersama kami, benar kan?" tanya ArXy yang jantungnya kini berdetak berkali-kali lipat dari biasanya, dan ia tersenyum lebar saat Starla mengangguk sebagai jawaban.
"Iya, aku akan kembali ke ibu kota, dan aku akan fokus mengurus Chia disana," jelas Starla.
.
.
Tapi, Sayang, kalau ngurus Chia tuh harus satu paket sama papanya loh...
.
.
.
__ADS_1
Udah pada mabok belom 🤣🤣🤣
Like komenn'y jangan lupa! udah berapa biji ini 😭😭 Si teteh ker bageur jasa 😆😆