Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 28


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Loh, kok gitu?" tanya ArXy dalam bentuk protes.


"Iya, kasihan Mama culik culik terus, pasti sama papa nda kasih makan ya malam malam, hayo kurung mana?" tanya Chia.


Penculikan versi anak cantik itu tentu berbeda, yang ia tahu tentu seperti di film atau dongeng padahal kenyataannya berbanding jauh. Starla justru di beri kenikmatan tiada tara oleh Si tersangka penculik kan tersebut.


Jeritan Starla bukan akibat penganiayaan tapi justru akibat pelepasan yang ArXy lakukan padanya.


"Chia, Sayangnya Papa, nih Papa bawain banyak hadiah buat Chia. Jangan dibawa ya mamanya," mohon ArXy, Starla yang bagai Candu mana bisa ia melewati malam tanpa menikmati Si Apem sobek kesukaannya itu.


Dan bukan Chia namanya jika ia mau mengalah karna terbukti ia malah menarik tangan mamanya.


"Sayang, mau kemana? aku ikut ih," teriak ArXy yang panik sendiri.


Starla bukan membujuk Chia untuk tetap tinggal atau minimal mengajaknya ia malah meminta ArXy untuk diam, tanduk kecil di kepala pria itu pun langsung keluar.


Chia yang melambaikan tangan benar-benar seolah seperti tak melakukan kesalahan padahal ia sudah sangat berdosa sekali memisahkan orang tuanya yang sedang cinta cintanya itu.


"Chiaaaaa!" ArXy yang berteriak pun tak di hiraukan sama sekali.

__ADS_1


Amih dan Apih yang ternyata ada di belakang putranya itupun malah tertawa kecil hingga ArXy langsung menoleh dengan kedua alis saling bertautan.


"Kenapa?" tanya ArXy kesal.


"Kesian yang bakal bobo sendiri," sindir Amih.


"Cih, seneng banget anaknya sengsara," balas ArXy semakin kesal, apalagi saat ia melihat wanita paruh baya itu bergelayut manja di lengan suaminya yang tak lain apihnya sendiri.


Tak ingin hatinya semakin panas melihat kemesraan pasangan itu, ArXy pun lansung masuk kedalam kamarnya. Ia akan memutar otaknya untuk mencari cara membawa anak isterinya itu pulang kembali.


.


.


.


Ia yang tahu akan kedatangan keponakan bersama kakak iparnya tentu langsung menyambut dengan baik karna suami dan anak-anaknya sedang tak di rumah.


Seperti biasa, Chia akan lansung menuju halaman samping tempat di mana ada beberapa kelinci dalam kandang. Sedangkan Starla dan XyRa duduk di kursi besi sambil memperhatikan Chia.


"Kak ArXy kenapa gak ikut? kok kalian berdua aja yang mau nginep? mau ke luar kota kah?" tanya XyRa penasaran.

__ADS_1


Rumah tangga yang tak kalah rumit dari sang kakak membuat ia kini menjadi sosok dewasa yang penuh rasa sabar.


"Chia lagi ngambek sama papanya," jawab Starla.


"Kenapa lagi? rebutan kamu?" ledek XyRa yang langsung membuat kakak iparnya malu dengan pipi merah merona.


"Enggak, ya namanya anak-anak."


XyRa tahu bagaimana kakaknya kini di pernikahan keduanya karna bagaimana pun namanya saudara tetap tempat pulang paling nyaman, begitu pun dengan ArXy yang kadang masih bercerita rentang nya, Starla dan Chia. Jadi, dari tebakan wanita cantik itu pasti anak dan papanya kini sedang berseteru merebutkan surga dunia mereka.


"Kak, Starla, boleh aku mengucapkan sesuatu?" kata XyRa yang sebenarnya sudah lama ingin mengungkapkan ini, tapi mereka sulit sekali punya waktu berdua seperti ini, dan mungkin ini adalah saatnya.


"Apa yang ingin kamu katakan?" tanya Starla.


"Terima kasih sudah mau kembali, tak ada yang membuat ku bahagia kecuali melihat kakak dan keponakan tersenyum bahkan bisa tertawa lepas lagi," ungkap XyRa tulus dan apa adanya.


.


.


.

__ADS_1


Awalnya aku pun ragu, tapi saat ia sering menyempatkan waktu menghubungi ku padahal sedang sangat sibuk, aku tahu itu bukan dia, tapi itu CINTA..


__ADS_2