Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Tetap mencintaimu hingga akhir.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂


"Maaf," ucap ArXy lagi dengan lirih.


"Jangan terus meminta maaf, kamu tak salah sepenuhnya. Aku pun punya salah. Untuk sekarang mari fokus pada Chia," balas Starla.


ArXy mengggelengkan kepalanya karna paham dengan maksud yang di katakan oleh Sang mantan istri. Jika ia hanya minta fokus pada Chia berarti sama saja tak ingin kembali padanya. Itulah yang ArXy tangkap.


"Chia butuh orang-tua lengkap yang ada untuknya, kamu pasti ngerti maksudku, La."


"Iya, aku tahu. Tapi--,"


"Menikah lah lagi denganku," kata ArXy yang lagi lagi memotong ucapan wanita itu.


"Demi Chia?" tanya Starla.

__ADS_1


"Demi hubungan kita juga, mau ya," mohon ArXy lagi.


Starla hanya tersenyum, tak tahu harus menjawab apa dengan ajakan menikah lagi yang di tawarkan ArXy, Pria itu masih pemegang tahta tertinggi di hatinya, masih ada begitu banyak alasan rindu untuknya juga tapi...


"Buat aku nyaman dulu denganmu, bisa?"


Ya, Starla memang tak nyaman didekat ayah dari putrinya. Pernah selalu di salahkan, di abaikan bahkan tak di anggap membuat Starla ragu meski hanya maju satu langkah. Bagaimana pun hatinya buka baja bahkan besi saja bisa kalah dengan karat nya sendiri.


Ini pilihan sulit, cukup satu kali ia gagal menikah karna sebuah alasan yang mendesak dan tentu ia tak ingin mengulangnya lagi untuk di masa saat ini. Mimpinya tak muluk muluk, Starla hanya ingin di bahagia kan oleh pasangannya kelak yang tak pernah ia rasakan di pernikahan yang dulu.


"Aku tak pernah merasa jadi prioritasmu, tak di izinkan tahu tentangmu dan menjalankan peran ku sebagai istrimu. Dalam rasa keterasingan itu aku seperti tak punya rumah untuk sekedar bertukar cerita."


ArXy menunduk, memang tak ada kenangan manis selama mereka bersama selama satu tahun menikah dulu. Bahkan, ini adalah obrolan terlama dan duduk paling dekat yang pernah mereka lakukan berdua.


Menyedihkan, bahkan saat Chia lahir pun ia tak ada dan gagal menjadi orang pertama yang menggendong hasil keringatnya di satu malam pana yang lalu bersama Starla. Hanya napsu yang ia rasakan saat melakukan penyatuan tubuh, ia meminta haknya menjadi suami tapi setelahnya kembali merasa asing seolah tak terjadi apa-apa.

__ADS_1


"Apa ini karna Arlan, aku tahu dia selalu ada untukmu, selalu membantu dan menjagamu tapi bukan berarti dia berhak atasmu," Protes ArXy.


"Semua ini tak hubungannya dengan kak Arlan, dia pernah bilang 'Jika wanita hanya jatuh cinta sekali, dan bila lebih dari itu mungkin hanya suka' dan aku yakin ia paham akan hal itu, dia tahu aku masih mencintaimu meski--,"


"Tak ingin kembali, begitu?" tanya ArXy, ia harap tebakannya salah untuk kali ini.


"Sulitkah memberi kesempatan, jika bisa saling mencintai dan memiliki kenapa tak bersama, jangan buang waktumu jika kamu tahu apa yang kurasakan padamu," ucap ArXy masih meyakinkan.


Starla hanya tersenyum, pria itu tak pernah berubah jika sudah membuat keputusan sama seperti saat ia ingin bercerai 4 tahun lalu.


.


.


Aku hanya tak ingin kembali berdebat, kembali adu argumen sampai harus membuatmu menaikan nada bicaramu lagi karna hanya masalah sepele. Aku juga lelah jika harus mengemis perhatian padahal aku Ratumu tapi kamu tak pernah memperlakukan ku layaknya wanita penting dalam hidupmu. Tenang, aku akan tetap mencintaimu hingga akhir tapi untuk kali ini biarkan jalanmu tetap padamu dan jalanku jadi urusanku..

__ADS_1


__ADS_2