Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 36


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


XyRa yang sudah tahu kabar kehamilan kakak iparnya kini memandangi Chia yang sedang makan di depannya, Wanita cantik itu memang sering meluangkan waktu satu harinya untuk berdua saja dengan Chia.


Dulu, ia ikut andil mengurus Sang keponakan yang ditinggal oleh ibunya itu di usia 43hari, bergantian dengan Amih ia menjaga Chia hingga berumur 4 tahun. Syukurnya gadis kecil nan cantik itu kini sudah menemukan Sang malaikat tak bersayap nya karna sebaik apapun XyRa dan Amih dekapan mamanya tak pernah sama di rasa.


"Ayo, habisin. Habis ini kita beli Boneka," ujar XyRa yang malah di jawab gelengan kepala.


"Nda ah, boneka Chia udah banyak banget," tolak si anak manis.


"Kan minggu depan kita mau main ke panti," kata XyRa sambil senyum senyum, dan ia langsung terkekeh saat melihat raut wajah bingung keponakannya.


"Kok, Chia nda tahu?" tanyanya aneh.


"Amih baru kasih tahu Onty barusan, katanya minggu depan kita ke panti asuhan," jawab XyRa sambil mengelus kepala keponakannya penuh sayang.


Ya, Amih yang begitu bahagia akan mendapatkan cucu lagi langsung mengabari semua keluarga dan merencanakan syukuran di panti panti asuhan seperti biasa, wajar jika Chia tak tahu karna memang baru di beritahu tadi.


"Jadi, pulang nih??" tanya XyRa sedikit menggoda.


"Iya, kangen Mama," jawab Chia sedikit terkekeh.


XyRa justru tertawa, ia bukan meledek tapi ikut bahagia melihat keponakannya tersebut. Meski yang harus di Korbankan adalah kakaknya sendiri yang katanya kini jarang ada waktu berdua dengan istrinya tersebut, bahkan saat menunggu Chia tidur saja anak itu sering bangun dan mengganngu.


.

__ADS_1


.


.


Waktu yang sudah cukup sore, membuat XyRa cepat cepat mengajak Chia pulang karna ia pun harus kembali ke rumahnya sendiri, cukup sudah ia menikmati setengah hari nya itu bersama keponakan rasa anak kandung tersebut.


"Assalamu'alaikum, Chia pulaaaaaang."


"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh," jawab Apih yang kebetulan baru keluar dari ruang kerjanya.


Anak dan Ayah itupun tak lupa saling berpelukan dan menanyakan kabar, padahal hampir setiap hari bertemu.


"Papa sama Mama Chia, mana?? " tanya anak itu pada apih nya.


"Di kamar, Sayang."


Cek lek


Chia membuka pintu kamar orang tuanya, disana ada ArXy yang tiduran dengan kepala ada di atas paha istrinya. Dunia bagai miliknya saat tak ada Chia karna ia bisa memiliki Starla secara utuh lahir dan bathin.


"Tuh, kan. Papa ngapain ih." Lagi-lagi bocah itu mengomel sambil berkacak pinggang.


ArXy menjulurkan lidahnya saat mendengar anaknya itu, ia gemas dan ingin sekali menggigit pipi putih Sang buah hati.


"Mamah udah ke dokternya?" tanya Chia yang kini sudah ada di pangkuan Starla.

__ADS_1


"Sudah, Sayang."


"Terus kata dokter apa? omelin Papa nda?"


"Enak aja, emang Papa ngapain sampai harus di omelin Dokter?" protes pria tampan tersebut sambil mencibir.


Chia dan Starla pun hanya tertawa saat melihat ArXy merengut kesal.


"Mama gak apa, tapi Mama dan Papa punya sesuatu untuk Chia," ucap Starla yang pastinya membuat anak itu penasaran.


"Apa? kalian punya apa untuk Chia?"


"Punya bayi," sahur ArXy juga Starla berbarengan sambil bertepuk tangan, mereka semakin bahagia saat melihat ekspresi Chia yang kaget dan bercampur senang.


"Beneran? bayinya harus banyak banyak ya."


"Loh, kenapa? buat apa bayinya banyak banyak," tanya Starla.


.


.


.


Buat bantu Chia, serang Papaaaaaaaaaa.......

__ADS_1



__ADS_2