
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Chia ntal punya mama dong," ucapnya dengan bangga di depan ke tiga kakak sepupunya, jika sudah begini ia bagai tuan putri yang benar benar di tengah para pangeran.
"Bodoamat!" timpal Angkasa sambil tertawa..
"Abang Asha, galakin Chia," adunya pada Fajar, pemuda tanggung itupun hanya tersenyum lalu memangku adik perempuannya tersebut.
"Bialin, ntar kita macupin Neraka ya," sahut Lintang yang akan jadi team hore Chia jika bocah berponi itu sudah di gangu oleh kakak sulungnya.
"Memang Chia mau punya Mama? kan ada Bubun kalau mau Mama," ujar Fajar yang paling pengertian, ia tak pernah marah saat Embun sering menggendong Chia saat bayi.
"Mama sendili, kaya Aa tuh punya Bubun, ntal Chia punya Mama," sahutnya senang, padahal ArXy sama sekali tak menjajikan hal tersebut.
"Cari dimana? Neraka?" tanya Lintang dengan begitu polosnya.
"Heh, kuncen Akherat, di neraka mana ada Mama," omel Angkasa yang kadang kesal karna Si bungsu selalu menyangkut pautkan Neraka pada obrolan apapun.
__ADS_1
"Kok Abang Asha tahu? emang udah ke Neraka?" tanyanya lagi dengan nada paling santai tapi itu justru mengundang ke murkaan Angkasa Rahardian Lee Wijaya.
"Bubuuuuuuuuuuun, coba ini anaknya masukin lagi kedalam perut, ribet banget dah ah!" teriak Si sulung.
Embun yang sedang bersama Rindu hanya menoleh sekilas lalu kembali mengobrol, tak akan ada habisnya jika harus membela ketiga putranya itu.
"Ribut lagi tuh, kak," kata Rindu yang kadang di buat pusing juga dengan tingkah tiga jagoan Rumah utama.
"Biarin, paling ngeributin Neraka," sahut Embun malas menanggapi.
Lintang yang masih cekikikan bersama Chia terus membuat kesal Angkasa. Sedangkan Fajar masih betah memangku Si gadis cantik berumur 4 tahun itu.
Mungkin, jika ia minta pada suaminya semua akan mudah ia dapat. Tapi, ia tentu ingat pada pesan Starla yang memohon untuk tak mencari tahu bahkan menegurnya jika bertemu suatu hari nanti.
"Memang Chia mau Mama kaya apa?" tanya Fajar.
"Yang baik sama mahu temenin Chia main-main," sahut Chia..
__ADS_1
"Main mah kesini aja, gak usah punya Mama, Ntal Chia di rebus, mau?" balas Lintang malah menakut-nakuti.
Fajar yang mendengar itupun langsung menatap tajam adiknya dan itu malah mengundang gelak tawa bagi Angkasa karna Lintanh mulai salah tingkah, termasuk mengusap tengkuknya sendiri.
Chia yang bingung pun menatap kearah Fajar, ia menanyakan apa yang di ucapkan Lintang barusan. sebagai kakak yang baik tentu Fajar memberi pengertian jika yang di ucapkan Lintang hanya gurauan semata, Fajar tentu tak ingin mematahkan rasa senangnya Chia karna ingin punya Mama baru yang entah kapan dan siapa juga Kandidatnya.
"Chia takut kalau di Lebus, Mama Chia nda boleh galak galak kaya Tante Galak," ucapnya sedih dengan mata berkaca-kaca.
"Siapa tante Galak?" Tanya ketiga pemuda tersebut pada Chia, ini adalah cerita pertama gadis kecil itu jadi wajar jika Si kembar kaget dan penasaran.
"Tante galak itu, temennya papa kelja, suka malah malahin olang kalo di kantol papa, Chia takut," jelasnya yang baru buka suara.
.
.
.
__ADS_1
Wah.. Lilin dapet calon penghuni baru nih buat di Neraka...