Ketulusan Cinta Nabila

Ketulusan Cinta Nabila
EP_ Mencetak Alex Junior


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu, tanpa terasa hampir sebulan Alex dan istri nya meninggalkan tanah air untuk berbulan madu keliling Eropa. Dan selama itu pula, pak Ilyas dan ibu Lin kembali ke apartemen Fatima untuk menemani si bungsu.


Sebenar nya Nabila sudah mengajak Ilham untuk menginap di apartemen nya, namun ibu Lin melarang dan beliau memilih untuk kembali ke apartemen sekaligus untuk membantu mengasuh Kevin jika Nabila harus ke kantor sang suami.


Ya, selama hampir sebulan ini, setiap siang Nabila selalu ke kantor suami nya untuk membawakan nya makan siang dan akan pulang bareng dengan sang suami. Terkadang mommy manis yang tengah hamil muda itu akan mengajak serta putra nya sekedar untuk menyemangati sang daddy, namun terkadang Nabila hanya pergi sendirian.


Seperti siang ini, Nabila sudah bersiap untuk pergi ke kantor RPA Group milik sang suami, bekal makanan juga sudah dia siapkan. Namun sang putra tidak mau diajak, akhir nya Nabila pun menitipkan putra nya pada sang nenek sesuai permintaan bocah itu yang ingin menunggu om ganteng nya pulang sekolah.


"Nak, gak boleh rewel ya sama nenek dan kalau perlu apa-apa minta sama bi Ani," titah Nabila pada putra kecil nya.


Bi Ani yang duduk di sebelah Kevin mengangguk.


"Siap mommy," jawab Kevin sambil menjulurkan ibu jarinya.


"Anak pintar," ucap Nabila sambil mencium kening putra nya.


"Bu, Billa berangkat sekarang ya.." pamit nya pada sang ibu sambil mencium punggung tangan wanita yang telah melahirkan nya itu dengan takdzim.


"Kamu hati-hati di jalan ya mbak, pelan aja kalau jalan.. ada nyawa yang harus mbak jaga di dalam sini," sang ibu mengingatkan seraya mengelus lembut perut putri sulung nya yang mulai membuncit.


Nabila tersenyum dan mengangguk, "Insyaallah bu, assalamu'alaikum,,," Nabila mengucap salam.


"Wa'alaikumsalam," jawab ibu Lin, bi Ani dan Kevin bersamaan.


Dengan diantarkan oleh pak Maman, Nabila segera bergegas keluar dari apartemen kakak ipar nya untuk menuju kantor sang suami.


Hanya butuh waktu beberapa menit saja, mobil yang dikendarai pak Maman telah memasuki area gedung perkantoran RPA Group. Pak Maman segera menghentikan laju mobil nya tepat di depan lobi, dan tanpa menunggu dibukakan pintu nya Nabila segera turun.


"Pak Maman langsung pulang aja, nanti saya bareng sama bang Rehan," titah Nabila pada sopir nya.


"Baik nona muda," balas pak Maman mengangguk sopan.

__ADS_1


Nabila bergegas masuk ke dalam lobi, "selamat siang nona muda," sapa karyawan bagian resepsionis dengan tersenyum ramah.


"Siang mbak,,,, mari," balas Nabila tak kalah ramah, dan segera berlalu menuju lift khusus Presdir.


Nabila masuk ke dalam lift yang membawa nya menuju ke lantai tertinggi gedung ini, tak berapa lama lift berhenti dan terbuka,,, dengan bergegas Nabila keluar dari lift dan berjalan anggun menuju ruangan khusus milik sang suami.


Melihat kedatangan nyonya bos, Evita yang kini berpenampilan lebih sopan pun menyapa dengan ramah. "Siang nona muda, kehadiran nona sudah di tunggu-tunggu sama tuan muda sedari tadi lho,,," ucap nya dengan senyum menggoda.


"Apaan sih kamu, senyum-senyum gak jelas gitu," balas Nabila geleng-geleng kepala. Ya, kedua nya kini sudah semakin akrab dan Nabila menganggap Evita sebagai sahabat nya. Meski demikian, Evita tetap menjaga jarak dan menghormati istri bos nya itu karena dia cukup tahu diri dengan posisi nya.


"Beneran nona, tadi waktu rapat aja tuan muda kayak enggak fokus gitu? Seperti merindukan seseorang,,, siapa lagi kan kalau bukan istri tercinta??"


"Ehm,,," Rehan berdeham diambang pintu.


Evita langsung menutup mulut nya, "maaf nona, silahkan anda langsung masuk saja," ucap Evita dengan gugup, "duh, tuan muda dengar gak ya perkataan ku tadi?" Gumam nya dalam hati.


Nabila tersenyum, "Evi, ini buat kamu," ucap Nabila meletakkan kotak makanan di meja kerja Evita, dan kemudian berlalu menghampiri sang suami yang sudah menunggu nya di ambang pintu.


"Terimakasih nona muda, anda baik sekali... selalu memberi saya jatah makan siang selama hampir sebulan ini," ucap Evita dengan haru yang masih bisa di dengar oleh Nabila dan juga sang suami.


Kedua nya segera masuk ke dalam ruangan Presiden Direktur, dan Rehan langsung mengunci pintu nya.


"Tumben meja kerja nya rapi bang?" Tanya Nabila menatap sang suami.


Rehan tersenyum, "abang selesaikan semua nya dengan cepat karena siang ini abang tak ingin di ganggu oleh siapa pun," balas Rehan seraya memeluk sang istri dari belakang.


"Oh, kalau gitu Billa pulang deh.. maaf sudah ganggu waktu abang," ucap Nabila pura-pura tidak ngeh dengan kode dari suami nya.


"Yang,, maksud abang, abang tak ingin di ganggu karena abang ingin berduaan dengan istri abang. Abang kangen... hampir sebulan ini, bahkan tiap malam abang masih disibukkan dengan urusan kantor kan? Momen kebersamaan kita, jadi berkurang banyak. Tapi abang janji, jika Alex sudah pulang nanti.. kita akan baby moon ke suatu tempat yang pasti kamu suka," ucap Rehan dengan mengeratkan pelukan nya.


"Abang makan siang dulu aja ya,," pinta Nabila hendak melepaskan diri dari pelukan sang suami.

__ADS_1


"Nanti aja yang,, abang ingin yang lain dulu," balas Rehan dengan suara yang mulai parau, daddy tampan itu mulai mengendus aroma wangi ceruk sang istri dengan meyingkap hijab istri nya.


Cukup lama Rehan mencumbui istri nya sambil berdiri, Nabila hanya pasrah saja dan mengikuti kemauan suami nya. Suara lenguhan kecil dari bibir sang istri, membuat bos RPA Group itu semakin terbakar semangat nya.


Jilbab Nabila sudah terlepas, begitupun dengan kemeja Rehan yang sudah di lempar ke sofa.. dengan tidak sabar Rehan kemudian membopong tubuh istri nya yang sudah mulai berisi dan membawa nya menuju bilik khusus yang berada di dalam ruangan nya.


*****


Sedangkan di belahan benua Eropa, sepasang suami istri tengah menikmati momen kebersamaan mereka dengan sangat intim.


Alex dan Nisa mengunjungi beberapa destinasi wisata di Negara-negara Eropa barat, negara pertama yang mereka tuju adalah Inggris tepatnya di kota London. Di sana, mereka berkeliling ibukota Inggris tersebut sambil mendatangi landmark,, antara lain London Eye, Tower Bridge, dan Big Ben.


Selesai dari London, perjalanan keduanya berlanjut ke Paris Prancis. Alex dan Nisa mengabadikan nya dengan berfoto romantis di Menara Eifel dan Museum Louvre.


Puas jalan-jalan di Paris, mereka melanjutkan perjalanan nya ke Swiss tepatnya ke Jungfrau. Tempat ini adalah tempat terbaik menikmati Swiss dari ketinggian, sambil menikmati dingin nya salju nan putih.


Tujuan mereka selanjut nya adalah Italia, negara yang terkenal dengan makanan khas nya yaitu pizza. Mereka mengunjungi Menara Pisa dan menjelajahi Florence yang terkenal dengan segala keromantisannya. Alex juga mengajak sang istri ke Roma, Ibukota Italia yang kental dengan sejarah dan budayanya.


Mereka berdua juga mengunjungi negara terkecil di dunia yaitu Vatikan, yang terkenal dengan kekayaan budaya dan kota nya yang artistik. Puas menjelajah Vatikan, kedua nya langsung menuju Venesia. Kota ini dikenal sebagai kota yang paling romantis di Italia, Alex mengajak sang istri menaiki gondola dan menikmati pemandangan sambil diiringi nyanyian dengan alunan nada yang sangat romantis.


Di dalam gondola, tak henti Alex menciumi tangan sang istri dengan lembut. Sedangkan Nisa menyenderkan kepala nya di bahu sang suami, "mas, Nisa bahagia banget," lirih nya.


"Mas, juga bahagia dik. Mas masih enggak nyangka, bisa memperistri bidadari sholehah seperti mu." Balas Alex menatap mesra sang istri, dan sedetik kemudian Alex melabuhkan ciuman mesra di bibir tipis istri nya.


Puas menikmati keromantisan kota Venesia, mereka melanjutkan perjalanan nya menuju Jerman, tepatnya mengunjungi kota Berlin dan kemudian singgah ke Munich.


Dan kini, kedua sejoli itu tengah berada di Amsterdam Belanda. Dan rencana nya mereka akan menghabiskan malam di Volendam, sebelum lusa kembali ke tanah air.


Alex dan Nisa benar-benar menikmati bulan madu mereka, asisten bos RPA Group itu memanjakan sang istri dengan mengunjungi tempat-tempat indah di belahan benua Eropa. "Dik, rasa nya mas belum rela jika lusa kita pulang ke tanah air," ucap Alex sambil berjalan mendekati sang istri yang tengah rebahan di tempat tidur.


"Aku juga masih belum rela mas, tapi kan kita sudah hampir satu bulan meninggalkan pekerjaan? Kasihan bang Rehan, pasti dia kewalahan?" Balas Nisa mengingatkan sang suami akan tanggung jawab pekerjaan nya.

__ADS_1


Alex ikut merebahkan diri nya di samping sang istri, "ayo, kita puas-puasin mencetak Alex junior di sini selagi enggak ada yang mengganggu. Kalau di Jakarta ada saudara-saudara kita yang jahil dan pasti mereka tidak akan membiarkan kita bersenang-senang," ucap Alex sambil mengecup lembut kening sang istri, dan kemudian beralih ke pipi, dan berakhir di bibir tipis istri nya. "Semoga Alex Junior segera hadir disini," bisik nya lirih di telinga sang istri, seraya mengelus lembut perut istri nya yang hanya tertutup kain tipis.


Asisten Pribadi bos RPA Group itu memperlakukan sang istri dengan sangat lembut, kecupan demi kecupan dia labuhkan di tubuh mulus sang istri. Suara ******* dan erangan kecil dari istri tercinta karena ulah nakal nya, semakin membuat adrenalin asisten tampan itu terpacu. Cukup lama mereka bergulat dalam kehangatan tubuh pasangan masing-masing, hingga akhir nya mereka berdua kembali menikmati penyatuan untuk yang kesekian kali nya.


__ADS_2