
Saat ini mereka masih ngobrol santai di ruang VVIP restoran mewah tersebut sambil menikmati minuman dan cemilan ringan yang telah disediakan, nampak Selly selalu mencari-cari perhatian dari Bos RPA Group itu.
Selly terus berusaha mengajak Rehan untuk ngobrol, sedangkan Rehan menanggapi seadanya dan tanpa melihat kearahnya, bahkan Bos RPA Group itu terlihat mulai jengah. "Kalau boleh tahu tipe wanita idaman tuan itu yang seperti apa?" Tanya Selly dengan tak tau malunya.
"Cantik dan seksi seperti Anda," jawab Alex seenaknya sambil melirik kearah Nabila, "bukankah begitu bos?" Goda Alex pada sang Bos.
Rehan membuang mukanya jengah! Sedangkan Selly nampak sangat senang dengan ucapan sang Asisten.
"Maaf tuan muda, bolehkah saya menyimpan nomor ponsel Anda?" Tanya Selly kepada Rehan mulai berani.
"Tanyakan saja pada Asisten Pribadi saya," jawab Rehan ketus.
"Maaf nona Selly, semua yang berhubungan dengan tuan muda bisa melalui saya," ucap Alex menjelaskan pada Selly di sela-sela obrolannya dengan Pak Yuda dan manager keuangan, "kecuali,,," Asisten Alex tidak meneruskan ucapannya, dia melirik kearah Nabila dan Rehan bergantian seraya menyunggingkan sebuah senyuman.
"Kecuali apa tuan Asisten?" Tanya Selly semakin penasaran.
"Selly,,, jaga sikapmu," ketus Pak Yuda menghentikan obrolannya sejenak dengan Rahmat untuk menegur Selly, nampak dia sudah mulai jengah melihat tingkah keponakan kesayangan istrinya itu.
"Baik om," jawab Selly seraya mengerucutkan bibirnya.
Sementara Rahmat di sela-sela obrolannya dengan Pak Yuda dan Asisten Alex, selalu mencuri-curi pandang pada Nabila yang duduk di sampingnya.
Rehan yang menyadari hal itu pun dibuat cemburu, dan segera membisikkan sesuatu ke telinga Alex. Alex hanya menganggukkan kepala tanda mengerti.
"Ehm,,, maaf tuan-tuan dan nona - nona sekalian," ucap Alex menarik perhatian semua yang hadir, "untuk jamuan makan siang spesial kali ini semua ditraktir oleh tuan muda," Alex menghentikan sejenak ucapannya, dan melirik sekilas kearah Nabila, "tuan muda Alamsyah akan memperkenalkan seseorang yang sangat istimewa pada kita semua," lanjutnya sambil tersenyum menggoda pada gadis berhijab kekasih dari Bos nya itu.
Deg,,,
Nabila terhenyak mendengar ucapan Asisten Alex, "apa-apaan sih ini?" Gumamnya bertanya-tanya dalam hati, sambil melirik kearah sang pangeran tampan yang sedari tadi memperhatikan nya. Netra mereka bertemu, dan saling bertaut cukup lama hingga seseorang membuyarkan lamunan keduanya.
"Bagaimana tuan muda?" Tanya Asisten Alex pada atasannya.
"Iya,,," jawab Rehan singkat dan tegas, sambil melirik kepada Asisten nya memberi kode untuk segera mengosongkan tempat duduk di sebelahnya.
__ADS_1
Alex yang mengerti maksud dari Bos nya pun segera beranjak dan pindah ke tempat lain.
Nabila yang duduk ditempatnya terlihat semakin gelisah, "apa yang direncanakan bang Rehan sebenarnya?" Gumamnya dalam hati.
Sedangkan Selly dibuat penasaran tentang siapa seseorang yang istimewa, yang dimaksud oleh Asisten Alex. "Apa gue ya,,, secara tadi Asisten Alex bilang kalau tuan muda suka sama wanita cantik dan seksi seperti gue," gumamnya penuh percaya diri, dan senyum seringai terbit di bibirnya.
"Ehm,,," terdengar Rehan berdeham memecah keheningan yang sejenak tercipta, "dengan kerendahan hati, saya meminta waktu yang berharga dari Anda sekalian," ucap Rehan pelan dan tegas, "saya akan memperkenalkan seseorang yang sangat istimewa di hidup saya dan secara pribadi beberapa waktu yang lalu saya telah melamarnya," sejenak Rehan menghentikan ucapannya, "dan InsyaAllah dalam waktu dekat saya akan segera menikahinya," lanjutnya dengan mantap dan kemudian Rehan bangkit dari duduknya, disaat yang bersamaan Susan sang sekretaris datang menghampiri Bos RPA Group itu dengan membawa buket bunga cantik dan masih nampak segar.
Selly nampak kecewa, wajahnya terlihat masam, "sialan, ternyata sekretaris itu!" Selly menggerutu tanpa mengeluarkan suara, hanya bibirnya yang terlihat komat kamit dengan tidak jelas.
Sedangkan Rahmat hanya tersenyum dan menganggukkan kepala, entah apa yang ada dipikirannya.
Begitupun dengan Pak Yuda, laki-laki paruh baya yang masih terlihat gagah itu hanya tersenyum tipis.
Berbeda dengan Nabila, gadis manis berhijab itu masih gelisah menebak-nebak.
Nampak Rehan menerima buket bunga cantik itu dari tangan sekretaris nya, "terimakasih," ucap nya lirih.
Susan mengangguk dan tersenyum hangat, kemudian melenggang menuju bangku kosong di samping Asisten Alex. "Beres Tuan Asisten, semua sesuai rencana," bisik nya lirih sambil tersenyum manis.
Melihat Susan menjauh dari Rehan dan duduk di samping sang Asisten, terbit senyuman lebar dibibir Selly, "jadi bukan dia? Baguslah,,, gue punya kesempatan untuk dipilih tuan muda Alamsyah dan akan menjadi Nyonya besar," dalam hati Selly bersorak senang.
Dengan gagah Rehan berjalan memutar sambil membawa buket bunga cantik itu ditangannya, tepat dibelakang Susan nampak Rehan menghentikan langkahnya. Matanya menatap intens sang pujaan hati yang duduk dengan gelisah, meski bibir tipis itu terus menyunggingkan sebuah senyuman namun tak mampu menutupi kegelisahan hatinya yang dapat ditangkap oleh Rehan.
Selly pun merasa was-was ketika netra nya yang terus mengikuti gerak Rehan sedari tadi, menyaksikan laki-laki itu berhenti tepat di belakang Susan yang dianggap sebagai rivalnya.
Beberapa saat kemudian, Rehan meneruskan langkahnya, dia berjalan dengan perlahan seraya terus menyunggingkan senyuman kebahagiaan di bibirnya yang sedikit bervolume.
Bos RPA Group itu melewati bangku yang diduduki Selly begitu saja, dan berhenti tepat di belakang gadis manis berhijab merah muda yang telah nyelonong masuk kedalam mimpinya.
"Nabila Ayunda," Rehan memanggil nama gadis itu lengkap dan dengan sangat lembut, "berdirilah sayang," titahnya seraya menuntun sang gadis untuk berdiri, "abang persembahan buket bunga cantik ini untuk mu, terimalah," seraya memberikan buket bunga segar yang sangat cantik itu kepada kekasih nya dengan tatapan hangat dan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya.
Nabila membalas senyuman pangeran tampannya dan menerima buket bunga cantik dan masih tampak segar itu dengan hati berbunga-bunga, "terimakasih bang," ucapnya lembut seraya mencium buket bunga cantik itu.
__ADS_1
"Duduklah dekat dengan abang," Rehan segera menggenggam jemari tangan Nabila dan menuntun gadis itu mengikuti langkahnya.
Rehan menghentikan langkahnya tepat di tempat Nabila melakukan presentasi nya tadi, nampak Bos RPA Group itu memberikan senyuman kepada semua yang berada di dalam ruangan. "Seseorang yang spesial dalam hidup saya adalah Nabila Ayunda," ucap Rehan dengan suaranya yang lantang mengumumkan kepada semua yang hadir bahwa mereka adalah sepasang kekasih, "gadis manis berhijab yang akan selalu menemani dan mendampingi saya hingga ajal menjemput," lanjutnya dengan suara bergetar dan menatap dalam manik mata sang pujaan hati.
Mendapatkan kejutan yang sedemikian rupa, membuat kristal bening jatuh begitu saja dari sudut mata Nabila.
Selly terlihat begitu geram, giginya terdengar bergemurutuk menahan emosi. Tangannya mengepal sempurna dibawah meja, "lagi-lagi gadis kampungan itu! Apa istimewanya sih dia!" Gumamnya dengan sangat kesal.
Rahmat yang menyaksikan keromantisan pasangan itu hanya menundukkan pandangannya, "semoga kamu bahagia Bill," do'a nya tulus dalam hati, untuk gadis yang di damba nya selama ini.
Rehan mengusap lembut bulir bening yang jatuh di pipi Nabila, dan kemudian menuntun sang kekasih untuk segera duduk.
"Selamat tuan muda Alamsyah dan nona Nabila," ucap Pak Yuda tulus sesaat setelah Rehan dan Nabila duduk, "kami tunggu undangan pernikahannya," lanjutnya dengan tersenyum.
"Terimakasih tuan Yuda," balas Rehan dengan tersenyum hangat.
"Selamat tuan,, selamat ya Billa,," ucap manager Rahmat dengan tersenyum kecut.
Nabila membalas dengan menganggukkan kepala dan tersenyum hangat kepada mantan Bos nya dan juga manager keuangan itu.
Sedangkan Asisten Alex dan Susan sang sekretaris, nampak ikut berbahagia menyaksikan kebahagiaan tuan mudanya.
"Dan aku persembahkan pula bunga cantik π·πΉ ini untuk readers kesayangan,,, semoga mimpi indah," tertanda \_Rehan\_
So sweet,,, readers dapet bunga dari pangeran tampan π
Othor juga mau dong,,, di kasih bunga sama readers kesayangan, kalo bisa bunga deposito! ππ
__ADS_1
Ups,,, π€ jadi ketahuan klo othor matre π€¦ββοΈ