Ketulusan Cinta Nabila

Ketulusan Cinta Nabila
Dari Kue Bulan ke Lawang Sewu


__ADS_3

Keluarga besar Rehan dan keluarga besar Nabila tengah bersiap menuju bandara Ahmad Yani ketika panggilan dari Nabila masuk ke ponsel Ilham, buru-buru adik laki-laki Nabila itu mengangkat nya, "assalamu'alaikum nang,,, tadi telfon mbak ya? Ada apa? Apa kalian sudah mau berangkat? Oh ya, Kevin mana?" Nabila mengucap salam dan langsung memberondong sang adik dengan banyak pertanyaan.


"Wa'alaikumsalam mbak,, satu-satu dong nanyanya? Ilham kan bingung mau jawab yang mana dulu?"


"Iya,, iya,, tadi kamu telfon mbak kan? Ada apa?"


"Tadi Kevin yang minta mbak,, langsung ma Kevin nya aja ya, kebetulan kita satu mobil dan ini dah mulai jalan menuju bandara."


"Nang, alihkan ke VC ya?" Pinta Nabila pada sang adik.


"Oke mbak,,,"


"Mommy,,," seru Kevin dengan mata berbinar.


"Sayang nya mommy,,," balas Nabila dengan tersenyum hangat pada putra kecil nya.


"Sayang nya daddy juga,,," timpal Rehan yang nyelonong ikut masuk ke layar


"Mommy sama daddy liburannya sampai kapan?"


"Seminggu nak, gak apa-apa kan?" Jawab Rehan cepat.


Nabila mengernyit, "lama amat bang?" Protes nya.


"Iya, gak apa-apa dad... Kevin sudah ditemani sama om ganteng, sama tante pacar nya om Alex juga."


"Nak, Kevin tahu kata-kata itu dari mana sayang?" Tanya Nabila menyelidik.


"Om Alex yang bilang,, tuh, om Alex nya lagi pacaran," jawab bocah itu polos seraya mengarahkan kameranya kearah jok belakang, dimana Alex dan Nisa duduk berdua.


Rehan melotot kearah Asistennya itu, "jangan ngajari yang aneh-aneh," ucapnya lirih.


Alex hanya mengangkat bahu nya.


"Oke mommy,, daddy,, selamat honeymoon ya," ucapnya dengan nada lucu.


Rehan dan Nabila saling pandang,,,


"Mbak, jangan live dong honeymoon nya!" Seru Ilham yang melihat kakak perempuan dan abang iparnya saling pandang.


"Nang,,, kamu itu ngomong apaan sih, gak jelas banget!" Nabila menggerutu.


"Lah tadi, si mbak sama abang saling pandang memandang secara live di ponsel Ilham,,, aku masih kecil mbak, mataku ternodai," ucapnya asal.


Alex terkekeh mendengar kekonyolan Ilham, begitupun dengan Nisa yang tak kuasa menahan tawanya.


"Udah ah,, mbak tutup ya, tolong jaga Kevin dan jangan ngajari yang gak benar!" Titahnya pada sang adik dengan sedikit mengancam. "Assalamu'alaikum."

__ADS_1


"Siap mbak,,, wa'alaikumsalam," jawab Ilham dan kemudian menutup ponselnya.


Untuk sejenak suasana di dalam mobil yang ditumpangi oleh Ilham dan Kevin yang duduk di samping pak sopir dan Alex serta Nisa yang duduk di belakang nampak hening.


"Om ganteng, honeymoon itu apaan?" Tanya Kevin polos.


Ilham yang tidak menyangka Akan mendapat pertanyaan seperti itu dari anak sekecil Kevin menjadi gelagapan, "Em,, apaan ya?" Dia nampak bingung dan kemudian mengusap tengkuknya, "om Alex tahu jawabannya," Ilham mencoba berlindung kepada Alex.


Alex melotot, "kok gue dek?"


"Ya iyalah bang,, tadi yang ngajarin kan abang," Ilham tak mau kalah.


Alex menggaruk kepalanya yang tidak gatal,, "pantesan si bos bilang jangan ngajari yang aneh-aneh, ternyata susah nyari penjelasan buat anak kecil," lirih nya bergumam.


Nisa yang memahami kebingungan tunangannya itupun berinisiatif, "Kevin tahu gak artinya honey sama moon?" Tanya Nisa pada Kevin dengan gaya sok imut.


"Tahu tante, honey itu madu. Kalau moon, bulan," jawab Kevin dengan cepat.


"Anak pintar,,, jadi honeymoon itu kita makan kue bulan sambil di celupin ke dalam madu," jawab Nisa asal.


"Kue bulan itu kayak apa tante?" Tanya Kevin yang makin penasaran.


"Kue nya bulat seperti bulan tapi gak ada rasa nya, makanya biar manis cara memakannya harus dengan di celupin ke madu... nah, jadilah namanya honeymoon."


Kevin mengangguk, nampak mengerti... namun sedetik kemudian bocah kecil itu bertanya kembali, "emang yang ada kue bulan cuma di tempat liburan daddy aja ya tante?" Kevin nampak masih penasaran.


Alex nampak mengusap keningnya seraya tersenyum kecut,,, "susah juga ya kalau punya anak cerdas," lirih nya bergumam. "Kevin, kamu enggak mau lihat pemandangan diluar... ini beda lho sama di Jakarta." Alex mencoba mengalihkan perhatian Kevin.


Kevin menurut, dia arahkan pandangannya keluar kaca jendela. "Om, itu bangunan apa? Kenapa banyak pintunya?" Dan benar saja, matanya yang jeli langsung menangkap objek bangunan tua yang memiliki banyak pintu yang baru saja dilewati.


"Oh, itu tadi namanya Lawang Sewu," jawab Ilham.


"Lawang Sewu itu tempat apa om? Kenapa namanya aneh?" Tanya Kevin sangat kepo.


"Jaman dulu itu kantor, tapi sekarang jadi museum kereta api. Dan tentang nama, itu karena kantor nya punya banyak pintu jadi orang-orang tua jaman dahulu memberi nama bangunan itu lawang sewu. Itu bahasa jawa yang artinya pintu seribu," jawab Ilham dengan bahasa yang sederhana.


"Banyak sekali pintunya ya om,,, emang benar ada seribu?" Nampak Kevin masih penasaran.


"Ya enggak sayang,, itu hanya istilah, karena saking banyak nya pintu yang terdapat di sana." Nisa membantu menjawab.


"Jumlah pintu yang sebenarnya berapa tante?" Kevin masih menuntut jawab karena merasa belum puas.


Nisa melirik kearah Alex, yang dilirik pura-pura masa bodoh...


"Bang, bantuin jawab dong,,," rajuk Nisa memohon.


"Browsing aja dik," jawab Alex santai seraya tersenyum simpul.

__ADS_1


Sedang kan Ilham, hanya nyengir kuda.


"Berapa tante?!" Kevin masih menuntut...


"Mbak Billa,,, anakmu bikin aku pusing...!!" Gumam Nisa dalam hati.


Tanpa mereka sadari mobil yang membawa mereka telah memasuki bandara.


*****


Rehan dan Nabila nampak tengah bersantai di balkon, menikmati hangat nya sinar mentari pagi.


"Yang, mau jalan-jalan enggak?" Tanya Rehan pada sang istri yang duduk di samping nya dengan menyandarkan kepalanya di bahu sang suami. "Kamu kan dah paham daerah sini, emang kamu gak mau ngajak suami tampan mu menikmati keindahan alam di tempat ini?"


"Keindahan yang mana lagi bang,,, apa menurut abang Billa kurang indah?" Ucapnya pura-pura polos dengan mendongak menatap sang suami dan tersenyum menggoda.


Rehan membalasnya dengan tersenyum,,, "makin pinter aja ya godain abang?" Seraya mencubit pipi sang istri dengan gemas.


"Sebenarnya Billa juga pengin sih bang bisa jalan-jalan, tapi abang tahu kan Billa jalan nya lucu,,," protes nya seraya mengerucutkan bibirnya.


Rehan terkekeh,,, "maafin abang ya?" Lirih nya dengan menatap mata sang istri dengan penuh cinta, dan kembali menyambar bibir sang istri dengan cepat.


Nabila yang sudah mulai terbiasa dengan kelakuan sang suami menyambutnya dengan sukarela, dan ikut menikmati permainan sang suami yang sangat lembut meski sesekali akan sangat liar.


Setelah puas menyesap manis nya bibir sang istri, Rehan menghentikan aksinya dan kembali menatap sang istri dengan tatapan penuh damba.


Nabila yang mengerti bahwa sang suami lagi dan lagi menginginkan dirinya, hanya bisa pasrah dan ikhlas menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri yaitu melayani suami dengan baik. Apalagi suami nya selalu memperlakukannya dengan sangat lembut, dan memberikan hak nya sebagai istri dengan penuh cinta dan kasih.


Tak henti Nabila mengucap syukur atas semua kenikmatan yang dia dapatkan, kenikmatan hakiki yang menentramkan jiwa karena dilakukan bersama pasangan halal nya sekaligus bernilai ibadah. Benar-benar ibadah yang sangat menyenangkan bukan?




Hari ini sudah up 3x ya,,, dan jam tayang nya lebih pagi untuk menemani hari libur kalian, semoga bisa ikut merasa kan kebahagiaan pasangan pengantin baru.



Aku juga mau liburan dulu,,, seminggu ini up 3x sehari membuat jempol ku jadi ramping, hi hi hi.



Ambil hikmah yang dapat dipetik dan abaikan saja yang tidak bermanfaat... salam hangat dan penuh cinta untuk kalian 🌷😍😘



Vote dan Like kalian adalah sebuah kebahagiaan πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2