Ketulusan Cinta Nabila

Ketulusan Cinta Nabila
IKLAN


__ADS_3

Promo Novel yang kedua ya kak,,,


Yuk, intip kisah perjalanan rumah tangga Didi dan Angga


Like, Vote dan Komen nya aku tunggu πŸ₯°πŸ˜˜


Jangan lupa klik pula tombol hati/ favorit πŸ€—πŸ€—


🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Tengah malam Diandra merasakan ada beban berat menimpa perut nya, diapun mencoba membuka mata nya dan terkejut saat mendapati seorang pria dewasa tidur di atas ranjang yang sama dengan nya. Hampir saja Diandra berteriak, tapi untung saja kesadaran nya cepat kembali bahwa dia telah menikah dengan pria dingin yang saat ini tengah memeluk nya tanpa sadar.


Diandra tersenyum, "semoga kak Angga selalu khilaf dan enggak sadar-sadar, Didi senang di peluk seperti ini,,, rasa nya hangat dan nyaman," gumam nya dalam hati sambil tersenyum, seraya membalas pelukan sang suami yang masih terlelap dalam mimpi nya.


Diandra terus memandang dengan lekat, dan mengagumi pahatan sempurna dari sang pencipta di wajah ganteng sang suami yang hampir tanpa cela. Rahang nya yang kokoh, alis nya tebal, bulu mata nya lentik meski pendek, dan hidung nya mancung serta bibir nya sangat seksi.


Tak henti Diandra mengagumi wajah ganteng suami nya, dan saat dia menyadari ada pergerakan dari sang suami, Diandra langsung pura-pura tidur.


Diandra yang masih terpejam, pura-pura mengigau, "kak,, kak Angga.. jangan lepasin Didi ya? Terus peluk Didi seperti ini,," lirih nya sambil memeluk guling.

__ADS_1


Angga mengernyit,, "apa, dia tahu ya, kalau tanpa gue sadari sudah memeluk nya?" Lirih Angga.


"Kak Angga,, kakak tadi bilang, kalau kakak merasa nyaman saat tidur sambil meluk Didi.. rasa nya hangat-hangat empuk," balas Diandra tiba-tiba sambil membuka mata nya.


"Kamu?!"


"Kenapa kak? Kayak lihat kunti aja.. sampai melotot gitu mata nya?!" Tanya Diandra tanpa dosa, "eh.. mana ada coba kunti yang cantik dan seksi seperti Didi?" Ucap nya seraya terkekeh pelan, sambil memainkan rambut panjang nya. Paha nya yang terekspos sempurna dia biarkan tanpa tertutup selimut, sedangkan kancing baju nya yang bagian atas sengaja dia lepaskan tadi.


Angga melengos, tidak berani berlama-lama menatap gadis ingusan di samping nya. Apalagi dengan pakaian tipis dan seksi seperti itu, ditambah dengan temaram nya cahaya lampu yang membuat lekuk indah tubuh Diandra semakin menggoda. Susah payah Angga menelan saliva nya, dengan buru-buru Angga melangkah menuju kamar mandi.

__ADS_1


Cukup lama Angga berada di kamar mandi, entah apa yang dia lakukan hanya dia yang tahu. Dan saat keluar, mulut nya tak berhenti ngedumel, "sialan, ini gak bisa di biarkan. Gue harus jaga jarak sama gadis ingusan itu! Gue harus bisa menahan perasaan gue,, semua wanita sama saja, gak ada yang bisa di percaya! Pengkhianat! Gue tidak boleh jatuh untuk yang kedua kalinya.. tidak!"



__ADS_2