
Sudah dua hari ini tiap habis melaksanakan ibadah sholat subuh Nabila melanjutkan tidurnya kembali, karena tidak ada aktifitas yang mengharuskan nya untuk terburu-buru berangkat kerja seperti hari-hari yang lalu.
Nabila terbangun ketika sorot sinar mentari menerobos masuk melalui celah-celah jendela kamarnya dan menyapu kulit wajahnya dengan hangat. Nabila menggeliat sambil mengerjap kan matanya, dia melirik kearah jam dinding yang menempel cantik menghiasi dinding kamar nya yang minim dekorasi. "Ah,,, ternyata sudah jam tujuh," gumamnya lirih, dan kemudian mulai beranjak dari tempat tidurnya.
Dia berjalan sedikit tergesa menuju kamar mandi yang berada di sudut kamarnya untuk membersihkan diri, setelah sepuluh menit berlalu Nabila pun telah menyelesaikan rutinitas mandi paginya itu.
Bergegas mengenakan kaos lengan panjang berwarna biru laut, dipadukan dengan celana kulot warna putih. Memoles sedikit wajahnya dengan sun block dan menaburkan bedak tipis-tipis ke wajahnya yang ayu, sentuhan lip balm mengakhiri kreatifitas simpel nya dalam menghias diri. Ya, Nabila tipe gadis yang tidak terlalu suka bersolek. "Nice,,," lirih nya sambil tersenyum simpul memuji dirinya sendiri.
"Sekarang tinggal pakai hijab," ucapnya bermonolog, "pakai warna apa ya? Yang ini aja deh, kayaknya cocok dan terlihat simpel," gumamnya pada diri sendiri, sambil mengambil hijab motif bunga sakura warna senada dengan kaos yang dia kenakan saat ini.
Mematut diri sebentar di depan cermin dan setelah dirasa cukup, Nabila mengambil tas selempang yang terletak di atas nakas. Mengambil sepatu warna navy senada dengan warna tas nya didalam rak di sudut kamarnya, dan segera keluar dari kamarnya.
Hari ini Nabila ingin sekedar jalan-jalan untuk merefresh pikirannya agar kembali segar, dan mengurangi sedikit penat di hatinya, setelah seharian kemarin dia hanya disibukkan dengan pencarian lowongan pekerjaan via online.
Nabila kini sudah masuk kedalam taksi online yang di pesannya tadi, sesaat setelah menunggu di gerbang rumah kos tempat dia tinggal.
Sopir taksi membawa Nabila ke tempat yang dia tuju sesuai alamat yang ada di aplikasi, sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta Pusat. Perjalanan memakan waktu hampir satu jam, dan kini tempat yang dituju sudah nampak di depan mata.
Setelah sopir memberhentikan kendaraannya, Nabila buru-buru keluar setelah sebelumnya membayar ongkos sesuai tarif di aplikasinya. "Makasih ya pak," ucap Nabila sopan dan tersenyum ramah, kemudian segera berlalu untuk masuk kedalam gedung yang berisi barang-barang branded yang memanjakan mata setiap pengunjungnya.
Setelah beberapa saat memasuki bangunan kokoh dan menjulang tinggi itu, Nabila terlihat mengedarkan pandangan matanya, menelisik setiap pengunjung yang tengah asyik bermain di arena permainan itu.
"Itu dia,,," serunya dalam hati, senyuman terbit di bibir tipisnya, "Alhamdulillah,,,dugaan ku benar, dia ada disini," lirih Nabila bergumam yang hanya bisa didengar oleh dirinya sendiri.
__ADS_1
Ya, Nabila memutuskan untuk mengunjungi Kevin dan memberi bocah itu kejutan dengan kehadirannya yang tiba-tiba, sesuai dengan permintaan Rehan kala mereka berdua sedang makan malam di luar kemarin.
***** Flashback On
Saat di perjalanan untuk mengantarkan Nabila pulang ke tempat kos nya,
"Bill,,, kalau besok kamu gak ada acara kemana-mana, bolehlah kamu temani Kevin bermain," ucap Rehan sambil melirik kearah Nabila, "dia pasti seneng banget," Rehan tersenyum membayangkan kebahagiaan putra kecilnya kala berjumpa dengan tante mommy nya sekaligus pujaan hatinya itu.
"Lihat besok ya bang," jawab Nabila lirih, "Billa gak berani janji," melirik sebentar kearah Rehan dan kemudian segera membuang pandangannya keluar kaca jendela, melihat lalu lalang kendaraan yang saling mengejar dan berebut untuk menjadi yang terdepan.
"Oke,,," ucap Rehan mengerti.
Suasana kembali hening, hanya terdengar alunan musik lirih yang menemani perjalanan malam mereka semakin menambah syahdu suasana di dalam mobil. Suara merdu dari seorang biduan yang menyanyikan lagu 'Ana Uhibbuka Fillah' seolah mewakili perasaan Rehan saat ini ;
Ku mencintaimu karena allah
Jika dia yang terbaik untukku
Dekatkanlah hati kami ya allah. . .
Rehan mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan rata-rata, sambil bibirnya terus ikut menyenandungkan lagu tersebut dengan suara yang lirih dan penuh penghayatan. Sesekali pandangan matanya mencuri-curi pandanh kearah Nabila, hanya sepintas dan kemudian segera fokus ke jalan raya.
Nabila yang duduk di sebelah Rehan menyimak lirik lagu tersebut dengan seksama, dan senyum simpul terbit di bibirnya. "Indah sekali syair lagu ini," gumamnya dalam hati, "betapa bahagianya wanita yang mendapatkan cinta seperti dalam lagu itu," tanpa sadar bibirnya telah ikut bersenandung.
__ADS_1
***** Flashback Off
Nabila terus melangkahkan kakinya kearah bocah laki-laki yang tengah sibuk bermain bersama teman-teman nya, "Assalamu'alaikum anak pintar,,," sapa Nabila ketika jarak kedua nya sudah sangat dekat. "Bi,,," sapa Nabila ramah dan tersenyum hangat kepada bi Ani, pengasuh Kevin, dan dijawab dengan anggukan kepala oleh wanita paruh baya tersebut.
Kevin mendongakkan kepala nya untuk melihat kearah sumber suara yang sudah tidak asing baginya itu, "tante mommy,,, Wa'alaikumsalam," seru Kevin dengan mata berbinar begitu bola matanya menangkap sesosok wajah yang sangat dia kenali dan selalu dirindukan nya itu, bocah kecil itu segera menghambur kearah Nabila yang sudah menyiapkan dirinya dengan berjongkok untuk menyambutnya.
'Kevin apa kabar? Sehat kan? Sudah makan belum?" cecar Nabila dengan banyak pertanyaan, dan masih memeluk Kevin dengan erat.
"Baik tante mommy, Kevin juga dah maem tadi," jawab Kevin sambil merenggangkan pelukannya. "Tante mommy gak kerja? Kok ada disini? Atau tante mommy mau ketemu daddy?" balas bocah itu dengan banyak pertanyaan, dan dengan suara khas Balita nya yang masih cedal.
"Enggak sayang,,, tante cuma mau ketemu kamu sayang, karena tante kangen banget sama kamu," balas Nabila sambil menoel hidung mancung bocah laki-laki itu.
Mendapatkan perhatian seperti itu membuat Kevin sangat senang, bi Ani yang memperhatikan interaksi mereka berdua sedari tadi ikut tersenyum bahagia. "Semoga Tuan Muda dan Non Billa berjodoh Ya Allah, aamiin," do'anya tulus dari lubuk hatinya yang terdalam untuk kebahagiaan majikannya.
Setelah beberapa saat menemani Kevin bermain di wahana permainan anak, "tante mommy, kita ke kantor daddy yuk,,," ajak Kevin tiba-tiba, "kita bawain daddy makan siang, pasti daddy senang,,, dan kita bisa makan siang bersama daddy di sana," lanjutnya dengan antusias, "pasti seru deh tante mommy,,," imbuhnya lagi dengan bola mata berbinar bahagia
Sejenak Nabila terdiam, rasanya dia gak tega kalau harus menolak keinginan bocah kecil itu karena khawatir akan menyakiti hati anak yang masih sangat polos. "Tidak perlu ke sana ya sayang, kita kan gak tahu pekerjaan daddy di kantor seperti apa? Takutnya daddy lagi sibuk banget dan kehadiran kita malah akan mengganggu pekerjaan daddy,,," tolak Nabila halus mencoba memberikan pengertian pada bocah kecil itu.
\_\_\_ Mencintai karena Allah, tidak akan merasakan sakit jika cinta kita di tolak,,, pun ketika orang yang kita cintai meninggalkan kita \_\_\_ (Rehan)
__ADS_1