
Terpaksa Michelle naik mobil Axel tapi tujuannya malah ke kediaman Oliver membuat Michelle naik darah.
Axel yang tanpa dosa itu mengajak Michelle masuk ke dalam rumahnya.
“Kakak ipaarrrr” panggil Kyra dengan riangnya
I hate you too queen !! -batin Michelle menggerutu
Kyra langsung memeluk Michelle dengan riangnya.
“Ayo kita ke kamar” ajak Kyra penuh semangat
“Lo lupa kamar lo itu udah privasi lo sama Ezra, nggak mau ah” tolak Michelle
“Sorry, lupa Cel” ucap Kyra
“Cucuku pulang” goda Hugo
Axel yang sudah tersenyum dan melihat Hugo berjalan ke arahnya langsung cemberut kesal karena ternyata Hugo menyambut Michelle.
“Kenapa nggak main kesini ? Grandpa kangen sama kamu” ucapnya
“Aku kan sibuk sama perusahaan Nonno, Grandpa” jawab Michelle
“Grandpa, udah dulu ya pinjem temen aku ini, sekarang aku mau puas-puasin ketemu Michelle” celetuk Kyra
“Enak aja, Kakak yang ajak Michelle kesini.. ayo Cel kita ke atas aja” protes Axel
“Kakakkkk, aku kangen Michellee..” rengek Kyra
“Gue pulang aja deh” ucap Michelle
“Nggak !!” jawab Axel dan Kyra
“Axel, kamu mandi dulu gih” ucap Paula
“No, Mom..” tolak Axel
“Axel, Michelle nggak kemana-mana, sana mandi” perintah Daniel
Axel memicingkan matanya menatap Michelle.
“Jangan kabur, dan pas aku udah selesai mandi nanti harus deket-deket sama aku terus, ngerti ?!” ucap Axel tajam
“Nggak” jawab Michelle datar
Geram, Axel menggendong paksa Michelle di bahunya dan membawanya ke kamarnya.
“Kaakkaakkk” teriak Kyra kesal
“Xel, lepassiinnnn” berontak Michelle memukuli punggung Axel
Axel sama sekali tidak mempedulikan ucapan mereka sampai akhirnya Michelle sudah berada di dalam kamar Axel.
“Sana mandi, gue mau turun” ketus Michelle
“Nggak boleh” ucap Axel
Michelle langsung berjalan ke arah pintu kamar Axel tapi Axel langsung menggendong Michelle lagi dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi.
“Gila ya !! gue mau keluar” teriak Michelle
“Baby, mandiin aku” pinta Axel
“Wah, bener-bener nih orang” ucap Michelle menggelengkan kepalanya
“Come on baby” bisik Axel lirih
“Nggak akan mau !!” tolak Michelle tegas
Michelle langsung keluar kamar mandi dan turun menemui Kyra dan yang lainnya.
“Lo diapain sama Kakak ?” tanya Kyra
“Kakak lo udah gila ! masa dia minta gue mand..” jawab Michelle terputus
Semuanya menatap Michelle sambil menahan senyumnya.
Hampir aja keceplosan, malu banget kalau sampai mereka tahu -batin Michelle
“Minta apaan sih Cel ?” goda Kyra
“Nggak tahu, lupa” ketus Michelle
“Michelle, apa kamu sama Axel udah.. ?” tanya Hugo menggantung
“Udah apa Grandpa ?” tanya Michelle mengernyitkan dahinya
“Udah lakuin itu” lanjut Kyra
“Gila ya !!.. sorry Grandpa, Uncle, Aunty, tapi aku masih sayang nyawa aku, masuk ke kamar cowok selain keluarga aja Kakak udah larang tegas apalagi lakuin itu” ucap Michelle
“Michelle, nginep ya” pinta Paula
“Sorry Aunty, tapi nggak dulu deh, aku mau habisin waktu aku sama Kak Nicho sebelum Kak Nicho nikah” ucap Michelle
__ADS_1
“Cel, gue punya hadiah buat lo” ucap Kyra melebarkan senyumnya
“Mana ?” tanya Michelle
“Disini” jawab Kyra mengelus perut ratanya
“Queen !! lo hamil ?” tanya Michelle
“Iya” jawab Kyra
“Huuu.. anak manja ini udah mau ngasih gue keponakan” ucap Michelle memeluk Kyra
“Si Ezra mana ?” tanya Michelle
“Dia keluar kota, lusa baru pulang” jawab Kyra
“Bisa-bisanya temen gue ditinggal gitu aja” gerutu Michelle membuka layar ponselnya
“Lo mau ngapain ?” tanya Kyra
“Telefon Emily suruh dia beliin kebutuhan lo selama hamil” jawab Michelle
“Nggak usah Cel, lo gila ya ? semuanya udah disipain disini” ucap Kyra
“Ya udah tunggu ya, gue bikinin lo makan malem dulu” ucap Michelle begitu antusias
Michelle langsung berjalan ke arah dapur dan meminta para pelayan menyiapkan bahan-bahan dan peralatan masaknya sementara dia sendiri memakai celemek dan cuci tangan.
Michelle mencuci brokoli dan beberapa bahan masakan lainnya sendiri.
“Emang Michelle bisa masak ?” tanya Hugo
“Bisa Grandpa, semua menu yang ada di restoran sama di kafenya dia sendiri yang bikin resepnya” jawab Kyra
“Kamu belajar dong Ra” celetuk Daniel
“Nggak bisa ah Dad” jawab Kyra
..
“Pacar Kakak mana ?” tanya Axel yang baru turun
“Di dapur” jawab Kyra
“Ngapain ? sendiri ?” tanya Axel
“Nona, Nona Michelle berpesan kalau sebaiknya Nona bersama Tuan Besar, Nyonya Besar, dan Tuan muda menunggu di meja makan” ucap Lu, kepala pelayan di kediaman keluarga Oliver
Akhirnya keluarga Oliver pun pindah ke meja makan.
..
Dia menaruh sepiring beef steak, potongan kentang goreng dan brokoli rebus, serta segelas susu ibu hamil.
“Ayo di makan Ra, gue udah telefon Kak Amber kok dan ini semua aman buat ibu hamil” ucap Michelle
“Aww, so sweet banget” ucap Kyra
“Jangan lebay, habisin semuanya ya” ucap Michelle tersenyum lembut
Michelle pun duduk di samping Kyra dan menonton temannya itu makan steak buatannya dengan lahap.
“Nih tambah lagi brokolinya, makan yang banyak” ucap Michelle mengambilkan beberapa potong brokoli dari atas piring lainnya
“Kebanyakan Michelle” protes Kyra
“Nggak banyak, ayo pelan-pelan aja makannya” ucap Michelle
“Michellee” rengek Kyra cemberut kesal
“Nih, gue makan juga” ucap Michelle
“Ih nyebelin” gerutu Kyra
“Tapi enak kan masakan gue ?” tanya Michelle
“Enak banget, gimana kalau setiap hari lo aja yang masakin buat gue ?” tanya Kyra
“Ya udah setiap hari gue masakin ya” ucap Michelle dengan tenangnya
“Nggak nggak nggak, gue bercanda” ucap Kyra panik
“Masakin aku aja baby” ucap Axel
“Emang kamu lagi hamil juga ?” tanya Michelle
“Bodo ah” ketus Axel
**
Hari ini adalah hari penting untuk Nicholas dan Nadine, mereka melangsungkan pernikahan mereka di sebuah gedung besar yang di desain semewah mungkin.
Michelle tidak henti-hentinya memeluk erat Niholas saat masih di dalam kamar. Dia masih begitu berat melepaskan Kakak kesayangannya menikah.
“Kakak kan nggak pergi kemana-mana honey” ucap Nicholas
__ADS_1
“Tapi aku udah kangen” rengek Michelle
“Hei, kamu nggak malu dilihat sama Nonno ?” tanya Nicholas
“Aku nggak peduli, aku cinta mati sama Kakak” ucap Michelle mengeratkan pelukannya
Nicholas tersenyum haru dan membalas pelukan Michelle sama eratnya sambil mengecup puncak kepala Michelle.
“Honey, udah waktunya Kak Nicho turun” ucap Xavier
“Nggak boleh !” ketus Michelle
“Honey..” bujuk Xavier
“Kak Nicho mau nikah Kak, Kak Nicho bakalan ninggalin aku kayak Kakak” ucap Michelle menitikkan air matanya
“Kamu masih punya Nonno loh, Nonno nggak akan ninggalin kamu” rayu Dominico
“Nggak mau ! maunya Kakak” tolak Michelle
“Kakak kan tinggal di rumah Daddy honey, kita masih ketemu setiap hari, Kakak nggak ninggalin kamu kayak Kakak kamu itu” sindir Nicholas
“Heiii.. aku nggak suka ya Kak jadi aku yang salah” protes Xavier
“Emang salah kamu, lihat nih my little princess sering ngeluh nggak bisa main PS dan fitness bareng kamu lagi padahal katanya dia pengen bikin tangan kamu gemeteran terus” adu Nicholas
“Kakak juga, aku tahu Kakak selalu nyuruh aku yang nge mitt karena pas awal-awal nge mitt sama Michelle ku gemeteran kan tangannya ? licik” gerutu Xavier
Michelle terkekeh dalam pelukan Nicholas membuat kedua Kakaknya merasa lega.
“Dont cry honey” ucap Nicholas mengelap air mata Michelle
“Aku bakalan kangen setiap Kakak berantem rebutin aku” ucap Michelle
“Aww so sweet honey” ucap Zavier tersenyum haru
“Aku turun duluan ya honey” ucap Nicholas
“Iya, nanti aku turunnya sama Nonno ya” ucap Michelle
“Terus aku ?” tanya Xavier cemberut kesal
“Kakak temenin Kak Nicho aja” jawab Michelle
“Gimana kalau Nonno yang nemenin Kak Nicho, aku nemenin kamu ?” tawar Xavier
“Il Nonno ha rifiutato (Nonno menolak)” jawab Dominco tegas
“Nyebelin” gumam Xavier ketus
..
Michelle sudah turun bersama Dominico menyapa para tamu yang hadir.
“Nonno, kenalin, mereka temen-temen aku, Saddam, Daffin, Fares, sama Josh” ucap Michelle
“Senang akhirnya bisa bertemu langsung dengan Tuan Besar Dom” sapa Fares dengan sopannya
“Jangan terlalu formal, biasa aja” ucap Dominico
“Kita nggak bisa begitu Tuan karena kita mengagumi Tuan” ucap Joshua
“Sorry deh, gue kudet nih, emang Nonno nya Michelle ini siapa ?” tanya Daffin bingung
“Lo nggak tahu KingDom ?” tanya Fares
“Kayaknya pernah denger” jawab Daffin
“KingDom itu King Dominico, bos mafia” bisik Saddam
“Oh-my-god !!” ucap Daffin tercengang
“Udah udah jangan bicarain hal itu lagi” ucap Dominico
“Hei Dom” sapa Hugo
“Hei buddy” sapa Dominico
“Oh my god Commander Hugo is here too” gumam Fares tercengang
“Lo kenapa ?” tanya Axel
“Kok lo bisa dateng sama Commander Hugo ?” tanya Fares
“Kenapa ? dia Grandpa gue” jawab Axel dengan tenangnya
“Oh no no no.. Ezra beruntung banget jadi bagian keluarga Commander Hugo” ucap Saddam
“Jadi.. jadi selama ini gue temenan sama cucu dari dua orang yang selama ini gue kagumin ? oh man Im crying” ucap Joshua
“Lebay” ketus Axel
“Kyra sama Ezra mana ?” tanya Michelle
“Kyra lagi lemah banget di rumah, hampir setiap hari muntah terus, aku udah minta tolong Amber buat cek keadaannya tadi siang dan dia minta Kyra buat istirahat aja di rumah” jelas Axel
__ADS_1
“Humm, my queen..” ucap Michelle cemberut sedih
**