
Bunyi notifikasi dari ponsel Nicholas, dia segera membukanya.
Pesan berisi foto Michelle dengan darah di sudut bibirnya dan bekas tamparan yang masih jelas membekas di pipi Kyra.
Xavier dan Axel langsung mendekat dan melihat apa yang membuat Nicholas bergetar dengan mata berkaca-kaca.
“My Michelle !” ucap Xavier mengepalkan kedua tangannya
“Kyra” ucap Axel penuh emosi
Pesan berikutnya muncul lagi.
“Kalau mau mereka selamat dateng ke alamat ini tanpa ada pengawalan dan lapor polisi !”
“Kamu tunggu sini, biar Kakak yang kesana” ucap Nicholas tegas
“Gue bakalan ikut Nick” ucap Axel tegas
“Ada apa Nick ? kamu udah nemuin Michelle sama Kyra?” tanya Corradeo
“Kirim ke aku aja Kak, biar aku yang jelasin ke Daddy” ucap Xavier
Nicholas menganggukkan kepalanya cepat dan langsung pergi begitu saja bersama Axel sementara Xavier menuntun Corradeo kembali duduk ke dalam ruang keluarga bersama keluarganya, Daniel, dan Paula.
Xavier menunjukkan foto Michelle dan Kyra yang baru dia dapat dari Nicholas membuat ke empat orang tua itu syok.
Nicholas menghubungi Fares dan Joshua untuk menyusul mereka ke lokasi penculikan dan melarang mereka untuk kasih tahu orang lain.
..
“Hahahaha ! kita tunggu sebentar lagi pestanya dimulai” ucap Christian tersenyum licik
“Lo brengsek Chris !” bentak Kyra
“Kyra stop, jangan kayak gitu” ucap Michelle pelan
Michelle berharap Kyra lebih baik diam dan memendam amarahnya sepertinya daripada harus memberontak dan mengeluarkan kata-kata yang akan menyinggung Christian dan kembali menyakitinya.
Tapi Kyra tidak paham dan malah terus menerus menyinggung perasaan Christian dengan sengajanya membuat Christian memukul Kyra yang mengakibatkan sudut bibirnya berdarah seperti Michelle.
“Chris, please stop, jangan sakitin Kyra lagi” pinta Michelle memohon
“Kenapa hah ? lo sedih lihat temen lo ini gue pukulin ?” tanya Christian mencengkeram rahang Michelle
Seorang penjaga masuk memberitahukan adanya keributan di luar dan langsung keluar lagi.
“Denger sendiri kan ? empat orang cowok dateng kesini demi kalian ! kita lihat apa mereka sanggup ngalahin orang suruhan gue” ucap Christian dengan geramnya
“Kalian lakban lagi mulut mereka dan kalian berlima keluar, hadang mereka” perintah Christian
__ADS_1
Mulut Michelle dan Kyra sudah dilakban lagi. Di dalam ruangan kosong dengan pencahayaan mengandalkan satu lampu tepat di atas Michelle dan Kyra tersisa Christian yang duduk dengan angkuhnya menatap Michelle dan Kyra juga ada tiga penjaga lainnya yang berada di sisi Christian.
..
Tiba-tiba pintu terbuka dengan kasarnya menampakkan Nicholas, Axel, Fares, dan Joshua dengan nafas terengah-engah, sedikit luka di wajah, mandi keringat, dan pakaian yang sudah berantakan.
Mereka fokus menatap Michelle dan Kyra, dan seketika itu juga para penjaga memukul tengkuk mereka menggunakan tongkat baseball dengan kencang sampai mereka pingsan.
..
Satu persatu ke empat laki-laki itu terbangun dari pingsannya dan mendapatkan dirinya duduk di kursi kayu dengan tangan terikat di belakang dan mulut dilakban seperti Michelle dan Kyra. Terlebih dada mereka ikut diikat agar tidak bisa berontak sama sekali.
Christian kembali membuka lakban di mulut Michelle dan Kyra.
“Kak, dia Christian, dia..” ucap Kyra berusaha melaporkan tentang Christian ke Axel
Plak !
Christian menampar pipi Kyra.
Brengsek !! -batin Axel marah
“Chris, please.. Kyra nggak salah apa-apa” ucap Michelle kembali memohon
Clara masuk dengan angkuhnya lalu tersenyum sinis.
“Hai Nicholas sayang” ucap Clara membelai lembut pipi Nicholas
“Balesin dendam Kakak” ucap Clara menatap tajam Michelle
“Kakak tenang aja, selain itu aku punya dendam sama mereka ini” ucap Christian menatap Michelle dan Kyra
“Oke thanks, Kakak balik lagi, Kakak kesini cuma mau lihat Nicholas” ucap Clara menatap Nicholas dengan centilnya
Kakak ? jadi dia Kakaknya cowok itu ? tapi siapa cowok itu ? kenapa dia punya dendam sama Michelle dan Kyra ? -batin Nicholas
Sepeninggal Clara keluar ruangan, Christian kembali duduk di depan Michelle dan Kyra.
“Jadi.. selera lo tinggi juga ya Cel ! sampai sampai ngerebut cowok yang bernama Nicholas itu dari Kakak gue” ucap Christian menatap nanar Michelle
“Gue nggak rebut, Nicho emang milik gue ! selalu milik gue !” ucap Michelle datar dan tegas
Plak !
Tamparan keras di pipi Michelle membuat Nicholas berteriak di balik lakbannya dan memberontak namun sia-sia.
Gue bunuh lo sialan ! -batin Nicholas penuh emosi
“Michelle” panggil Kyra dengan bibir bergetar menahan air matanya kembali keluar
__ADS_1
“Gue nggak apa-apa” ucap Michelle memalingkan wajahnya dari Kyra
“Hahahaha ! ternyata lo bener-bener berlagak jadi pahlawan ya Cel.. habis ini apa lagi ?” tanya Christian mengelus lembut pipi Michelle
“Gue bukan pahlawan, tapi gue bakalan jagain orang-orang yang gue sayang” jawab Michelle menjauhkan wajahnya dari tangan Christian
“Cih, sekarang lo bisa apa sih hah ? gue bisa lakuin apa aja sekarang” ucap Christian
“Chris ini bukan salah Michelle, please lupain semua kejadian itu” pinta Kyra memohon
“Bukan salah Michele ? lupain gitu aja ? jelas-jelas ini salah Michelle yang bikin gue terlanjur sayang dan harus dapetin dia, tapi apa ? dia selalu nolak gue dan nggak ngasih gue kesempatan sedikitpun !” bentak Christian mencengkeram rahang Kyra
“Oke gue salah gue minta maaf, please jangan sentuh Kyra lagi, dia nggak salah apa-apa” pinta Michelle
“Lo nggak pantes minta maaf sama orang kayak dia Cel, gue bersyukur lo nolak cowok brengsek kayak dia !” bentak Kyra
Christian sudah melayangkan tangannya hendak menampar pipi Kyra lagi tapi..
“Jangan ! please Chris jangan sentuh Kyra lagi, tampar gue aja nggak apa-apa” ucap Michelle menitikkan air matanya
Michelle.. -batin Kyra, Nicholas, Axel, Fares, dan Joshua lirih
“Please jangan sakitin Kyra lagi, gue.. gue bakalan lakuin apapun yang lo minta” ucap Michelle menegarkan dirinya
“Oh ya ? kalau gitu gue minta lo balikin kerjasama perusahaan Melviano Corp. sama perusahaan keluarga gue lagi, dan.. lo jadi pacar gue” ucap Christian tersenyum licik
“Nggak akan ! Michelle nggak akan terima permintaan busuk lo itu !” ucap Kyra tajam
Para laki-laki pun memberontak dan berteriak di balik lakban tapi tetap sia-sia karena memang ikatannya sangat kencang.
“Lepasin ikatan dia” perintah Christian menunjuk Michelle dengan ujung dagunya
Michelle mengusap pergelangan tangannya yang terasa kram lalu Christian menyuruh ketiga penjaga itu keluar ruangan dan langsung mengunci pintu itu.
Michelle membersihkan darah di sudut bibir Kyra yang mulai mengering dengan ibu jarinya.
“Sorry Ra” ucap Michelle sendu
“Jangan minta maaf terus, lo nggak ada salah sama gue” keluh Kyra menitikkan air matanya
Christian langsung menarik tangan Michelle dan melemparnya sampai terjatuh tepat di depan Nicholas.
“Dia Nicholas kan ? buruan kasih tahu dia kalau dia harus jadian sama Kakak gue, dan lo jadi pacar gue” perintah Christian
“Aku nggak apa-apa, aku sayang banget sama kamu my first handsome boy” ucap Michelle dengan mata berkaca-kaca
Nicholas berusaha bicara dari balik lakbannya tapi gagal.
Christian langsung menarik paksa Michelle dan membantingnya ke dinding membuat Michelle meringis karena Christian cukup kuat mendorong punggungnya.
__ADS_1
“Makannya jangan sok jual mahal sayang, kalau lo jawab iya dari dulu kejadiannya nggak akan kayak gini.. sekarang kita tunjukkin apa yang orang pacaran lakuin” ucap Christian tersenyum licik
**