
Di kantor, Michelle juga menggoda Emily karena dia makan siang bersama Roy.
“Ehem ehem Emily” goda Michelle
“Nona, saya tidak ada hubungan apa-apa sama Roy” ucap Emily berusaha menutupi wajah malu-malunya
“Halah, terus kalian ngapain makan siang bareng ? tumben banget” tanya Michelle curiga
“Roy minta maaf karena waktu itu Nona Michelle yang mengirimi saya pesan dari ponselnya, dia baru sempat bilang hari ini Nona” jawab Emily
“Terus habis itu apaan lagi ? masa habis minta maaf langsung baikan gitu aja ? kenapa nggak deket terus ?” tanya Michelle menggerutu
“Roy sudah pasti tidak suka sama saya Nona” jawab Emily
“Terus lo suka kan ? lagian masa iya Roy nolak lo, idiihh rugi banget” gerutu Michelle
“Nona tidak mau cari pacar ?” tanya Emily mengalihkan pembicaraan
“Males, nanti juga dateng sendiri” jawab Michelle dengan tenangnya
“Mau saya bantu carikan Nona ?” tawar Emily
“Gila ya ! udah sana kerja lagi, gue males ngomongin pacar-pacaran” gerutu Michelle mengusir Emily
“Baik Nona” jawab Emily
Emily berbalik dan tersenyum puas karena obrolan itu membuatnya bisa kembali bekerja tanpa harus membicarakan tentang laki-laki.
..
Pulang kerja, Michelle dibuat terkejut mendengar dari Arya kalau ketiga teman Nicholas datang untuk menjenguknya sekalian main. Michelle langsung keluar rumah dan meminta kunci motor.
Michelle langsung mengendarai motornya ke rumah Xavier. Tentu saja para pengawal Michelle mengikutinya di mobil belakang.
..
Sampai rumah Xavier, Michelle langsung disambut pelukan hangat keponakannya.
“Kenapa kamu baru pulang langsung kesini ? nggak bilang dulu lagi” gerutu Xavier
“Aku baru mau masuk rumah tadi Kak terus Pak Arya bilang ada temen-temennya Kak Nicho, langsung aja aku kabur kesini” jawab Michelle dengan lemasnya
“Nginep disini aja Cel, tidur sama Zeira di box bayi” ucap Amber menahan tawanya
“Haha, Kakak lucu banget, aku tidurnya duduk gitu” gerutu Michelle cemberut kesal
“Kalau mau nginep disini kan ada kamar kosong, nanti Kakak minta buat bersihin” ucap Amber serius
“Sayang, Michelle ini mana bisa tidur di kamar yang biasanya bener-bener kosong” ucap Xavier
“Aku mau main doang kesini, nanti aku pulang Kak” ucap Michelle sambil bermain sama keponakannya
Michelle mandi lalu memakai satu set pakaiannya yang pernah dia tinggal di rumah Xavier saat baju dan celananya terkena liur Zeira lalu makan malam bersama Xavier dan Amber.
“Kapan kamu nikah Cel ?” tanya Amber
“Nggak tahu Kak, lagian calonnya aja belum ada” jawab Michelle sedikit mengeluh
“Nggak ada yang deketin kamu lagi ?” tanya Xavier
“Banyak, tapi aku sama sekali nggak tertarik” jawab Michelle menyuap sesendok makan malamnya
__ADS_1
“Siapa ? kapan ? kenapa nggak kasih tahu Kakak ?” tanya Xavier memicingkan matanya
“Aku sama sekali nggak tertarik Kakaakkk.. mereka rata-rata CEO” jawab Michelle
“Wahh enak dong Cel, kenapa ditolak ? pasti ganteng-ganteng kan ?” goda Amber
Xavier langsung memicingkan matanya menatap Amber yang langsung tersenyum menahan tawanya melihat suaminya cemburu.
“Nggak suka Kak, lagian nggak ada yang seganteng Kak Nicho sama Kak Vier ku” ucap Michelle cemberut sedih
“Iihhh gemes banget” ucap Xavier mencubit gemas pipi Michelle
“Aduuhhh, sakit Kak” keluh Michelle mengelus pipinya
“Lagian ngegemesin, Kakak jadi nggak rela kamu punya suami” ucap Xavier
..
Selesai makan malam Michelle terpaksa pulang karena Corradeo menelefonnya.
Maklum, Michelle lupa mengabari Corradeo kalau dia ke rumah Xavier, karena yang Corradeo tahu Michelle langsung pergi lagi mengendarai motornya, itu pun dari laporan Arya.
..
Michelle memakai topi dan melepas ikat rambutnya menutupi wajahnya dari sisi kanan dan kirinya karena Arya bilang kalau teman-teman Nicholas masih ada, begitu juga dengan mobil ketiga laki-laki itu yang mengisi halaman parkirnya.
Michelle berjalan mengendap-endap menaiki tangga. Baru hampir sampai di lantai atas, pintu kamar Nicholas terbuka membuat Michelle setengah berlari menaiki tangga dan langsung berjalan ke arah kamarnya.
“Itu pasti adik kesayangan lo kan Nick ?” tanya Fares penuh semangat
“Mau apa lo ?” tanya Nicholas tegas
Fares langsung berjalan ke arah pintu kamar Michelle diikuti Axel dan Joshua yang ikut penasaran sama adik kesayangan Nicholas itu yang jelas-jelas adalah Michelle.
Pintu kamar Michelle terketuk beberapa kali namun Michelle tetap diam dan merebahkan tubuhnya di sofa kamarnya.
“Hei adik kesayangannya Nicho, keluar dong, kita mau kenalan nih” ucap Fares
“Udahlah, jangan ganggu dia, udah sana kalian pulang” usir Nicholas
“Lo jahat banget Nick, ayolah mumpung adik lo ada nih, kenalin dong” bujuk Axel
“Tahu, udah temenan bertahun-tahun tapi lo masih nutupin adik lo itu” gerutu Joshua
“Belum saatnya, sana pulang pulang” usir Nicholas mendorong tubuh teman-temannya menjauh dari kamar Michelle
“Tega banget lo Nick” keluh Axel
“Pelit” gerutu Joshua
Nicholas menghiraukannya dan masih mengusir ketiga temannya itu sampai mobil mereka meninggalkan halaman rumahnya.
Nicholas langsung masuk kamar Michelle setelah Michelle membukakan pintu kamarnya.
Mereka berdua berbaring di tempat tidur Michelle.
“Kamu kemana dulu tadi ?” tanya Nicholas
“Ke rumah Kak Vier, Kakak kenapa nggak bilang kalau mereka kesini ?” gerutu Michelle cemberut kesal
“Sorry ponsel Kakak di ruang kerja” jawab Nicholas mengelus lembut pipi Michelle
__ADS_1
“Huhh.. Kakak tahu nggak ? Kyra sama Ezra jadian” lapor Michelle
“Oh ya ? akhirnya Ezra bisa move on juga dari kamu” ucap Nicholas
“Iya Kak, aku juga ikut seneng mereka jadian” ucap Michelle membenamkan wajahnya di dada Nicholas
“Kamu sendiri kapan honey ?” tanya Nicholas mengelus lembut punggung Michelle
“Nggak tahu, udah ah, Kakak sama Kak Amber sama aja pertanyaannya” keluh Michelle
“Kalau Vier emang bilang apa ?” tanya Nicholas
“Kak Vier bilang malah nggak rela aku punya suami” jawab Michelle
“Ya udah Kakak kayak Vier aja deh, Kakak nggak rela kamu diambil cowok lain” ucap Nicholas mengecup lembut puncak kepala Michelle
**
Selama beberapa hari ini Michelle menginap di kediaman keluarga Oliver karena sudah janji mau nonton film sambil makan es krim dan keripik kentang seperti dulu bersama Kyra. Tapi kali ini Axel sesekali ikut nonton walaupun film kartun.
Axel merasa hangat berada di dekat Michelle dan Kyra terlebih melihat pertemanan mereka yang kadang seperti anak kecil dan kadang bertingkah seperti orang dewasa.
Michelle sampai di antar jemput langsung sama Axel untuk kerja mengingat mereka pulang ke rumah yang sama.
Seneng banget gue sih, rasanya kayak.. aaaaa gue udah gila.. tapi kayak suami istri.. astaga Axel, inget si bar-bar ini punya Nicho.. tapi.. setelah kenal beberapa hari ini gue seneng, ternyata Michelle nggak sejahat itu, malah baik dan kelihatan tulus banget sama Kyra.. Mommy sama Daddy juga kelihatan deket banget kayak sama anak sendiri.. -batin Axel labil
..
Sampai di kediaman keluarga Oliver, Michelle langsung mandi mengingat dia punya janji sama Kyra untuk belanja sebelum Michelle harus pulang ke rumahnya.
“Kakak ikut ya” pinta Axel
“Nggak boleh, lain kali aja ya Kak” tolak Kyra
“Pelit banget” gerutu Axel
“Biarin, sesekali.. aku pergi ya Kak, nanti aku pulang Kakak tunggu di kamar aku aja, aku bakalan beliin hadiah buat Kakak” ucap Kyra penuh semangat
“Oke Kakak tunggu ya, cepet pulang, jangan pulang malem-malem” ucap Axel mengingatkan
“Iya Kak, nanti habis belanja terus anterin Michelle pulang dulu ya” ucap Kyra
“Iya, yang penting hati-hati di jalan” ucap Axel penuh penekanan
Kyra menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lalu menyusul Michelle yang sudah duduk di dalam mobil.
..
“Gue seneng banget Cel, sikap Kak Axel udah berubah nggak kayak dulu lagi” ucap Kyra tersenyum haru
“Gue ikut seneng Ra, sekarang lo lebih bahagia dari sebelumnya, terus kayak gini ya Ra” ucap Michelle memegang tangan Kyra
“Iya Cel, ini semua karena lo juga, lo harus bahagia juga Cel” ucap Kyra menatap haru Michelle
“Gue udah bahagia Ra, bagi gue kebahagiaan orang-orang di sekitar gue lebih penting daripada diri gue sendiri” ucap Michelle terdengar tulus
“Tapi lo nggak harus selalu sendirian Cel, lo butuh temen hidup, lo nggak bisa bergantung sama Kakak lo terus” ucap Kyra menatap sedih
Michelle memilih diam dan menatap ke luar kaca mobil.
**
__ADS_1