Ms. Perfect

Ms. Perfect
Liburan Ke Seoul


__ADS_3

Hari ini Michelle berangkat ke Seoul bersama keluarga dan teman-temannya.


Emily dilarang ikut oleh yang lainnya tapi Corradeo tetap memberikan libur bagi Emily dan Gery.


Dominico dan Hugo harus kembali ke Roma karena ada pekerjaan yang tidak bisa mereka tinggalkan padahal sebelumnya mereka sudah membuat rencana bersama Michelle dan Kyra kalau mereka akan menyusul ke Seoul tanpa sepengetahuan Corradeo dan Daniel.


..


Sampai di rumahnya, Michelle langsung kabur masuk ke dalam kamarnya sebelum Kyra memaksanya jalan-jalan.


Benar saja, Kyra langsung menggedor pintu kamar Michelle yang terkunci itu sementara pemilik kamar tengah main game dengan lagu bervolume kencang di headphonenya.


“Kyra, kamu mau pecahin lampu di rumah ini ?” keluh Axel kesal


“Aku cuma mau ajak Michelle jalan-jalan Kak, tapi dia langsung kunci pintu kamarnya” gerutu Kyra


“Pinter, dia tahu kalau lo bakalan kayak gini” ledek Saddam sambil berjalan kabur


“Iihhhhh !!” gerutu Kyra lagi


“Udahlah Ra, biarin Michelle istirahat dulu, kamu juga, temenin Ezra sana” usir Axel


Kyra cemberut kesal dan langsung berjalan kasar ke kamarnya.


..


Michelle mematikan lagunya lalu membuka pintu kamarnya perlahan, sepi. Dia mengendap-endap turun ke dapur untuk cari cemilan.


“Michelle Melviano !!” panggil Kyra dengan tanduk iblisnya


“O’ow..” gumam Michelle


Michelle berbalik dari pintu kulkas dengan beberapa snack dan sebotol baekseju di pelukannya dan sepotong gimbap menyumpal mulutnya.


Michelle tersenyum tanpa dosa melihat keluarga dan teman-temannya berdiri menatapnya sambil berdecak menggelengkan kepalanya.


“Aunty” panggil Zeira


Michelle segera menarik masuk gimbapnya dengan mulutnya sendiri karena kedua tangannya sudah penuh memegang cemilannya.


Dia hendak berjalan naik tangga meninggalkan yang lainnya tapi langsung dihadang sama Ezra.


Sudah mencari celah sana sini tapi tetap gagal membuat Michelle berbalik dan menaruh cemilannya lagi di atas meja.


“Ra, gue mau istirahat Ra, please” mohon Michelle setelah gimbapnya sudah berhasil tertelan


“Nggak ada ya Cel, ayo jalan-jalan” ajak Kyra ketus


“Lo aja deh, anggep aja ini honeymoon lo sama Ezra, sana jalan-jalan berdua Ezra” usir Michelle


“Kamu nggak mau jalan-jalan honey ?” tanya Xavier


“Nggak deh Kak” jawab Michelle


“Kalau gitu ikut duduk sini, kita lagi ngobrolin rencana liburan” ajak Axel


“Ya udah tapi nggak jalan-jalan ya” ucap Michelle mengingatkan


“Aunty ayooo..” ajak Zeira menarik tangan Michelle


“Tunggu sebentar” ucap Michelle


Michelle segera mengambil sepotong gimbap dan langsung memasukkannya ke dalam mulutnya lalu mengikuti langkah Zeira.


“Cewek lo bar-bar Xel” ledek Fares


“Biarin, gue cinta sama Michelle” ketus Axel


Michelle tengah duduk di sofa bersama Zeira sambil makan tteokbokki yang sausnya belepotan di sekitar bibir mereka.


“Jadi kita mau ke mana aja nih ?” tanya Nicholas


“Aku percaya sama Kakak, sekalipun kita kesini cuma di dalem rumah aja aku terima” jawab Michelle


Axel yang duduk di samping Michelle mengambil selembar tissue lalu mengelap saus yang belepotan di sekitar bibir Michelle.


“Lo nggak asik” ketus Daffin

__ADS_1


“Bukan gitu, gue sih bebas mau kemana aja yang penting have fun” ucap Michelle


“Aunty, aku mau ke pulau Nami” ucap Zeira dengan gemasnya


“Okee..” jawab Michelle sambil mengelap saus yang belepotan di sekitar bibir Zeira


Selesai makan tteokbokki, Zeira memilih duduk dalam pangkuan Michelle dan menyandarkan pipinya di dada Michelle.


Semuanya fokus membicarakan tentang liburan sementara Michelle sudah tertidur sambil memeluk Zeira yang ikut tertidur dalam pelukannya.


Gemas, Axel meminta Kyra memfotonya yang pura-pura tidur bersama Michelle dan Zeira.


“Kasihan adik kesayangan gue bisa-bisanya suka sama lo” ucap Nicholas prihatin


“Emang gue kenapa ? kita tuh cocok Nick” ucap Axel menaik turunkan alisnya


Xavier pun mengambil Zeira dari pelukan Michelle tanpa membangunkan keduanya sementara Nicholas sudah bersiap menggendong Michelle.


“Gue aja Nick” pinta Axel penuh semangat


“Nggak usah” ketus Nicholas


“Kalian istirahat dulu deh, nanti malem kita lanjutin lagi” ucap Nicholas


Nicholas dan Xavier menggendong Michelle dan Zeira di masing-masing gendongannya naik tangga meninggalkan yang lainnya.


“Pengen deh punya Kakak kayak Kak Nicho” ucap Kyra


“Aku lebih pengen jadi Daddy kayak Kak Vier” ucap Ezra


“Sini Kakak gendong” ucap Axel


“Ogaahhh” tolak Kyra


“Nggak jelas, tadi nyindir giliran dipekain malah nolak” sindir Axel


..


Malam harinya mereka kembali berkumpul untuk makan malam lalu bercanda dan berbincang ringan mengakrabkan diri mereka satu sama lain.


Michelle mengambil ponselnya yang berdering di atas meja lalu menjawab telefon dari Emily.


“Kangen Ly ?” goda Michelle


“Astaga Nona, iya sih.. tapi bukan itu, besok ada pertemuan bersama klien penting di Melvs Hotel and Resort” lapor Emily


“Siapa ?” tanya Michelle


“Saya sudah mengirim data lengkapnya ke email Nona” jawab Emily


“Oke sebentar gue buka email dulu” ucap Michelle


Michelle bangun duduknya lalu berjalan ke sisi ruangan dimana ada komputer dilengkapi headphone, speaker, printer, dan mesin scanner.


“Kenapa Cel ?” tanya Kyra


“Kerjaan, sebentar ya” jawab Michelle


“Aunty, aku mau ikut” ucap Zeira yang langsung menyusul Michelle


Michelle duduk di kursi kerjanya bersama Zeira yang duduk di pangkuannya lalu mengarahkan jemari mungil Zeira mengetikkan alamat email dan kata sandinya di keyboard.


Agar Zeira bisa mendengar dengan jelas ucapan Emily, Michelle sudah meminta Susan untuk mengambil headphone lainnya lalu menyambungkan ke kabel audio splitter.


“Emily.. spoke politely because my nephew was listening” ucap Michelle


“Baik Nona.. selamat malam Nona Zeira yang cantik” sapa Emily


“Malam Aunty Emily, aku mau kelja kayak Aunty Michelle” ucap Zeira


“Oh ya ? apa Nona Zeira sudah siap mendengarkan saya menjelaskan ?” tanya Emily


“Aunty siap nggak ?” tanya Zeira melihat Michelle


“Siap dong” jawab Michelle mengecup lembut kening Zeira


“Aunty Emily, aku siap” jawab Zeira

__ADS_1


“Baiklah.. besok Tuan Yo Han selaku CEO dari Models Management in Seoul ingin mengajukan kontrak kerjasama dengan Melvs Hotel and Resort” ucap Emily


“Okee, Liam udah tahu kan ?” tanya Michelle


“Sudah Nona, sebelumnya mereka sudah membicarakan hal ini tapi Tuan Yo Han ingin bertemu langsung dengan Nona Michelle terlebih Liam masih ragu untuk menyetujui kerjasamanya mengingat agensi besar yang mengajukannya dan ini kali pertama baginya” jelas Emily


“Oke, disini gue lihat lo ngirim beberapa lokasi yang ada di hotel, ini permintaan mereka buat kerjasama apa emang pilihan lo ?” tanya Michelle


“Cuma rekomendasi dari saya Nona” jawab Emily


“Aunty, itu buat foto model ya ?” tanya Zeira


“Iya sayang” jawab Michelle


“Malam ini saya akan menyusul Nona agar besok bisa menemani Nona” ucap Emily


“*Hem, atur aja” jawab Michel*le


“Baiklah selamat beristirahat Nona Michelle dan Nona Zeira” pamit Emily


Zeira langsung melepaskan headphonenya dan berlari ke pangkuan Xavier meninggalkan Michelle yang masih membaca isi email dari sekertarisnya.


“Mommy.. its so cool.. Aunty mau keljasama sama model” lapor Zeira


“Oh ya ? gimana ? seru nggak kerja jadi CEO kayak Aunty ?” tanya Amber dengan lembutnya


“Selu banget Mommyyyy.. besok Aunty mau kelja” jawab Zeira


“Mmiichhelleee !!” teriak Kyra


“Apaan sih ?” ketus Michelle memutar kursinya


“Ini liburan ya, masa lo mesti kerja ?” gerutu Kyra


“Nggak lama, cuma ketemu klien” jawab Michelle dengan tenangnya


“Aunty, aku mau ikut boleh yaaa..” pinta Zeira memasang wajah imutnya


“Jangan dong sayang, nanti kamu gangguin Aunty lagi kerja” ucap Xavier


“Aku janji Daddy aku jadi anak yang baik, aku cuma mau lihat Aunty kelja” rengek Zeira


“Approve ! kalau kamu besok mau ikut Aunty, sekarang kamu harus istirahat” ucap Michelle


“Yyeeaayyyy !! come on Mom kita ke kamal” ajak Zeira menarik tangan Amber


“Kamu serius ?” tanya Nicholas


“Why not ?” tanya Michelle menaikkan kedua bahunya


“Michelle, gimana kalau mereka batal kerjasama ?” tanya Joshua khawatir


“I really dont care, there are still many large companies that are interested in working together with Melvs Hotel and Resort” Jawab Michelle dengan tenangnya


“Michelle..” panggil Axel gelisah


“Oh come on, my nephew happiness is more important than corporate coorperation” ucap Michelle mendengus kesal


“Kakak cuma khawatir Zeira ngerepotin kamu” ucap Xavier


“Nggak Kak, Kakak tenang aja ya” jawab Michelle


“Nah sekarang jangan ganggu, aku mau lanjutin baca email dari Emily” ucap Michelle memutar kursinya lagi


“Lama nggak Cel ?” tanya Kyra


“Nggak” jawab Michelle


“My baby so georgeous when she is on focus like that” ucap Axel tersenyum tipis


“Terserah lo aja Kak” celetuk Ezra


“Oh ya by the way besok kita kemana aja ?” tanya Saddam


“Kita ke pulau Nami sesuai permintaan keponakan kesayangannya Nona Michelle” ucap Kyra


**

__ADS_1


__ADS_2