Ms. Perfect

Ms. Perfect
Kembalinya Michelle & Alexa


__ADS_3

Mobil pun sampai di kediaman Oliver.


Michelle, Axel, Nicholas, Xavier, dan Kyra berjalan masuk saling beriringan dengan senyum tanpa dosa ke ruang tengah dimana keluarga besar mereka sudah duduk dengan semua kekesalan yang mereka pendam.


Mereka berlima langsung dapat jeweran di telinga mereka dari orang tua masing-masing layaknya anak kecil yang melakukan kesalahan.


"Kalian tuh kemana aja hah ? pergi berhari-hati lupain keluarga sendiri, kalian udah bosan hidup ?!!" bentak Corradeo


"Ampun Daddy" ucap Michelle, Nicholas, dan Xavier bersamaan


"Kalian juga ! jangan mentang-mentang keluarga kalian mau jagain anak-anak kalian jadi seenaknya ninggalin gitu aja !" bentak Daniel


Leonore dan Paula yang sedari tadi menjewer putrinya pun melepaskannya dan membiarkan suaminya yang melanjutkan hukumannya karena mereka lebih memilih duduk tenang bersama cucu-cucu mereka.


"Cepat lompat jongkok !" perintah Daniel


"Kalian juga" ucap Corradeo tajam


"Nonno" panggil Michelle, Nicholas, dan Xavier dengan wajah cemberut sedihnya


"Grandpa" panggil Axel dan Kyra bersamaan dengan Michelle, Nicholas, dan Xavier


Kedua laki-laki berumur itu menghela nafas pelan dan mengibaskan tangannya mengisyaratkan mereka tidak ikut campur karena mereka sendiri juga kesal.


Terpaksa kakak beradik itu mulai lompat jongkok sambil berucap 'aku minta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi' secara serempak.


Tiba-tiba sebuah tangan menjewer telinga Corradeo dan Daniel yang sejak tadi berdiri berkacak pinggang menonton hukuman yang mereka berikan ke anak-anak mereka.


"Apa itu yang Mamma ajarkan ?" tanya Michelle sambil berkacak pinggang


"Mamma !" panggil Corradeo dan Daniel saat melihat siapa pelaku yang menjewer telinga mereka


Prangg..


Cangkir berisi teh pun pecah saat Dominico dan Hugo melihat sang pujaan hati menjewer anak mereka.


"Kalian berhenti lakuin itu" ucap Alexa lembut


Kakak beradik itu pun bernafas lega, mereka langsung duduk berjajar menyandarkan kepala dan punggungnya di sofa panjang.


"Dan kalian anak nakal yang seharusnya lompat jongkok" ucap Michelle geram


"Ampun Mamma, Corre lakuin itu karena mereka kabur dari tanggung jawab mereka" ucap Corradeo memohon


"Mamma tega sama Daniel" ucap Daniel cemberut sedih


"Daddy" panggil Corradeo dan Daniel meminta pertolongan


Bukan mendapat jawaban, Dominico dan Hugo langsung bangun dan berjalan dengan tatapan mereka terfokus ke pujaan hati mereka masing-masing lalu memeluknya erat.


Namun dengan cepat Michelle dan Alexa melepaskan pelukan suaminya.


"Aku harus kasih anak kita pelajaran dulu" ucap Michelle

__ADS_1


"Ya, Michelle benar, anak-anak kita udah berani menghukum cucu-cucuku dan Michelle" ucap Alexa memicingkan matanya menatap Corradeo dan Daniel


Dominico dan Hugo langsung menatap tajam anaknya dan menyuruh mereka melakukan apa yang sang istri perintahkan.


"Hahahahaha, Grandpa dihukum" ledek Zeira


"Mamma udah ya, Corre malu dilihat sama cucu Corre sendiri" pinta Corradeo memelas


"Awas kalau kamu sampai berani menghukum cucu-cucu Mamma lagi" ucap Michelle tajam


"Mamma" panggil Daniel lirih


"Duduk" perintah Alexa


Kedua laki-laki paruh baya yang masih tampan dan gagah itu seperti anak kecil yang langsung menuruti perintah orang tuanya.


Bukannya duduk di samping istrinya lagi, mereka malah sengaja mengganggu keharmonisan orang tuanya yang baru merasakan indahnya cinta lagi dengan menyalip duduk di antara orang tuanya dan memeluk Mamma nya dari samping sambil menciumi pipinya bertubi-tubi.


"Mom, apa Daddy kebentur meja makan selama aku pergi ?" tanya Axel


"Gue rasa Daddy makan makanan El sama Greta" ledek Nicholas menahan tawanya


"Apa jangan-jangan asi ku yang diminum Daddy ?" tanya Michelle pura-pura terkejut


"Dasar anak nakal !" gerutu Corradeo dan Daniel yang langsung melempar bantal ke wajah anak-anaknya itu


"Daddy, aku kan ngeledekin Daddy, kenapa aku dilempar bantal juga ?" protes Kyra


"Mamma, ayo kenalan sama istri Corre yang paling cantik sedunia" ajak Corradeo dengan manjanya


"Cih" gumam Michelle, Nicholas, dan Xavier


"Mamma, istri Daniel juga nggak kalah cantik dari Leonore" ucap Daniel tidak mau kalah


"Heleh" gumam Axel dan Kyra


Corradeo dan Daniel sudah memicingkan matanya menatap anak-anak mereka yang menyebalkan sementara Dominico dan Hugo masa bodoh karena perasaannya sedang berbunga-bunga melihat kembalinya Michelle dan Alexa.


Satu persatu Michelle dan Alexa berkenalan dengan keluarga besarnya yang selama ini terpaksa mereka tinggalkan.


Mereka juga bergantian menggendong cicit-cicit menggemaskannya dan memamerkannya ke satu sama lain.


..


"Jadi, apa kalian mau cerita gimana bisa temuin Nonna dan Grandma kalian ?" tanya Dominico serius


Axel, Nicholas, Xavier, dan Kyra melirik Michelle yang tengah sibuk memakan semangkuk es krim di pangkuannya.


"Michelle" panggil Corradeo dengan suara rendahnya


Michelle pun langsung duduk tegap layaknya prajurit yang merasa terpanggil untuk menjalankan misi.


"Ah Dad, aku lagi nikmatin es krim ku" keluh Michelle

__ADS_1


"Kalau kamu lebih milih es krim daripada cerita jangan harap mulai besok bisa kerja lagi" ancam Corradeo


"Nggak adil" gerutu Michelle memicingkan matanya menatap Corradeo


"Anak ini ! dikit-dikit ngancam" bentak Michelle mencubit pinggang Corradeo


Corradeo meringis dan memilih pindah duduk di samping istrinya.


"Daddy emang gitu Nonna, Daddy sering banget ngancem aku padahal aku nggak salah apa-apa" ucap Michelle mengadu


Corradeo sudah membelalakkan matanya menatap putri bungsunya yang benar-benar mewarisi sifat Dominico itu.


"Apa kamu juga Daniel ?" tanya Alexa tajam


"Nggak dong Mamm, aku didik anak-anakku dengan baik" jawab Daniel penuh kebanggaan


"Apanya yang baik, dari kecil aku udah dituntut belajar bisnis dan ditunjuk sebagai penerus Oliver corp sampai-sampai aku nggak punya waktu buat main lagi sama Kyra" ucap Axel mengadu


"Nggak Mamm bukan gitu maksud Daniel" ucap Daniel karena Alexa sudah menatapnya tajam


"Kamu nggak punya hati Daniel" ucap Michelle menggelengkan kepalanya


"Nggak gitu Zia, aku cuma mau ajarin Axel kerasnya kehidupan aku sama Corre waktu kecil" ucap Daniel panik


"Aku nggak ngerasa kehidupanku waktu kecil keras tuh" ucap Corradeo dengan tenangnya namun dalam hatinya dia tersenyum sinis


Dominico dan Hugo sudah cukup puas menonton tingkah anak-anak mereka yang terlihat seperti anak kecil setelah kembalinya Michelle dan Alexa.


"Jadi Young Michelle.." ucap Dominico menggantung meminta penjelasan


"Oke, aku akan ceritain semuanya.." ucap Michelle


Michelle pun mulai menceritakan semuanya mulai dari pertemuannya dengan Liboria, semua penjelasan Liboria tentang Michelle dan Alexa sampai mereka terbang ke Amerika untuk menjemput Michelle dan Alexa yang ditahan selama puluhan tahun di dalam penjara bawah tanah di dekat markas Laurent.


"Jadi waktu itu kita udah deket banget tapi nggak sadar sama semua itu ?" tanya Hugo


"Iya Grandpa" jawab Michelle


"Terus dimana bajingan itu ?" tanya Dominico tajam


"Tenang aja Nonno, besok Nonno bisa dateng ke markas, Alec udah aku tugasin pimpin penjagaan dia disana" jawab Michelle dengan tenangnya


"Biar Nonno yang selesaiin" ucap Dominico tajam


"Silahkan, aku udah nggak peduli lagi" ucap Michelle


"Udah cukup hari ini, lebih baik kita istirahat" ucap Daniel


"Kalian nginap aja disini" ucap Hugo menatap Dominico dan Michelle


Dominico menggelengkan kepalanya pelan dan membawa Michelle keluar dari kediaman Oliver bersama keluarga besarnya.


**

__ADS_1


__ADS_2