
Jam makan siang tiba, Axel membangunkan Michelle yang masih tertidur pulas itu namun nihil.
“Baby, bangun..” ucap Axel
“Baby.. your brothers is here” ucap Axel lagi
Mata Michelle langsung terbuka, Michelle segera mengucek matanya dan melihat sekitar.
“Mana ?” tanya Michelle
“Giliran bilang mereka aja bangun” gerutu Axel
“Baby, seriuussss, mana kakak ?” rengek Michelle
“Di rumahnya lah” ketus Axel
“Kamu bohongin aku” gerutu Michelle mengerucutkan bibirnya
“Lagian kamu nyebelin, aku udah bangunin daritadi tapi nggak bangun-bangun” gerutu Axel
“Aku ngantuk, sorry” rayu Michelle
Axel mendengus lalu beranjak ke kamar mandi membuat Michelle menyusulnya dengan balutan selimut tebal menutupi tubuh polosnya.
“Baby..” rengek Michelle
“Baabbbyyyyyy..” rengek Michelle menjejakkan kakinya
Axel langsung tersenyum merasa gemas melihat sikap Michelle yang menggemaskan itu dari pantulan cermin.
Dia langsung berbalik dan merentangkan kedua tangannya sambil tersenyum membuat Michelle langsung melepaskan pegangan tangannya dari selimut tebal lalu masuk ke dalam pelukan Axel.
“Baby, kamu godain aku ya ?” goda Axel
“Nggak kok” jawab Michelle
Gemas, Axel menggendong tubuh Michelle ke bathup, mandi bersama dengan berbagai kesempatan yang dia ambil.
..
Selesai mandi mereka turun lalu makan siang bersama.
“Aunty Michelle !! Uncle Axel !!” teriak Zeira
Michelle dan Axel menjeda makan siangnya dan menoleh ke arah suara itu.
Terdengar teriakkan dari Zeira lagi yang semakin dekat sampai menunjukkan dirinya yang berlari kecil dengan wajah gemasnya diikuti Nicholas, Nadine, Xavier yang tengah menggendong Elfata, dan Amber di sampingnya.
Iihhhhh, ganggu banget -gerutu Axel
Michelle langsung memeluk Zeira lalu memangkunya dan menyelesaikan makan siangnya.
“Udah punya keponakan terus kakaknya dilupain ya ?” sindir Nicholas
“Nggak kok kak, sini duduk, udah makan belum ? makan siang bareng yuk” ajak Michelle
“Michelle.. Michelle.. kamu nggak lihat sekarang udah jam dua siang, kenapa kamu makan siangnya telat ?” tanya Nadine
“Mungkin capek kak semalem, atau tadi makannya telat makan siang ?” goda Amber
“Kakak-kakak ipar ini kok seneng banget ya godain aku, lihat tuh kak istri kakak pada nyebelin” gerutu Michelle mengadu
“Terus apa alesan kamu telat makan siang ?” tanya Xavier
“Axel nggak bangunin aku” jawab Michelle
“What ?” ucap Axel tercengang
“Berarti kamu nggak sarapan ?” tanya Nicholas khawatir
“Sarapan kak” jawab Michelle
“Terus kenapa tadi bilang Axel nggak bangunin kamu ?” tanya Nicholas lagi
__ADS_1
“Yaa itu.. pokoknya tadi aku tidur lagi terus Axel nggak bangunin aku, gitu” jawab Michelle pelan
“Ehem” dehem Nicholas dan Xavier menatap Axel
Axel cuma menjawab dengan tatapan malas bercampur kesal karena merasa terganggu.
“Xel, kalau udah pagi tuh bangun, jangan tidur lagi” ucap Xavier
“Lagian bukannya fitness aja sama Michelle kenapa malah tidur lagi ?” gerutu Nicholas
“Udah fitness, di kamar” jawab Axel
“Tuhkan kak bener, aku rasa dari semalem mereka nggak tidur” goda Amber
“Aku rasa juga kalau kita nggak kesini habis makan siang yang telat ini mereka lanjut lagi” goda Nadine
“Annoying” ketus Michelle memicingkan matanya menatap Nadine dan Amber
“Tapi emang bener kan ?” goda Amber menaik turunkan alisnya
“Nggak !” jawab Michelle tegas
“Nggak salah lagi” ucap Nadine
Nadine dan Amber pun menertawakan Michelle sementara Nicholas dan Xavier memilih bermain bersama Elfata yang duduk di atas meja makan dan Axel yang masih kesal itu menyelesaikan makan siangnya.
Kakak mulai nyebelin kayak istrinya sendiri, punya suami malah nggak belain gue yang diledekin ini -batin Michelle menggerutu
“Aunty” panggil Zeira
“Hemm” gumam Michelle sebelum menghabiskan minumannya
“Aku mau belajar main piano lagi” ucap Zeira
“Yuk !” ajak Michelle melebarkan senyumnya
Michelle menurunkan Zeira dari pangkuannya lalu berdiri.
“Main piano sama Zeira” jawab Michelle
“Tunggu honey” ucap Nicholas
“Kakak semua kesini mau minta tolong sama kalian” ucap Nicholas menatap Michelle dan Axel bergantian
“Apaan ?” ketus Axel
“Tolong jagain anak gue sama El, kita berempat mau kencan” jawab Xavier
“What !!” ucap Axel menahan kesal
“Ya udah tinggal aja, kasih tahu Axel keperluan Zeira sama El apa aja” ucap Michelle dengan tenangnya
“What ? tapi baby, aku mau ajak kamu kencan juga” ucap Axel
“Lain kali aja ya” ucap Michelle sambil berlalu bersama Zeira dan Elfata dalam gendongannya
Axel tercengang melihat Michelle yang dengan mudahnya menerima permintaan kedua kakaknya itu.
“Pftt, sabar ya Xel, segala keperluan anak gue sama Zeira udah gue kasih Elma” ucap Nicholas
“Cih, emang kalian mau kencan dimana sih sampai mesti nitipin anak disini ?” gerutu Axel
“Deket kok, ke Lombok” jawab Xavier
Axel cuma memutar bola matanya lalu berdiri.
“Ya udah sana pergi biar cepet pulang juga” ketus Axel
“Xel, kita nginap dua hari disana” ucap Nadine
“What ??” ucap Axel tercengang
“Nah sekarang karena kita udah diusir, ayo kita berangkat sekarang” ajak Nicholas penuh semangat
__ADS_1
Nicholas dan Xavier pun bangun dari duduknya dan berjalan pergi meninggalkan Axel sambil merangkul mesra istri mereka.
Lebih nyebelin jadi kakak ipar daripada temen sialan !! -gerutu Axel
..
“Honey” panggil Xavier
Michelle yang tengah memangku Elfata sambil memainkan piano dengan satu tangannya bersama Zeira berbalik menghadap kedua pasang kakaknya.
“Kakak titip El ya” ucap Nicholas lembut
“Sama Zeira” tambah Xavier
“Iya kak” jawab Michelle
“Kita nginap di Lombok dua hari, keperluan mereka udah kita kasih Elma ya” ucap Amber mengingatkan
“Nggak apa-apa kan ?” tanya Nadine memastikan
“Aku sih nggak apa-apa, tapi kalau mereka nangis nyariin kalian gimana ?” tanya Michelle bingung
“Zeira, Daddy udah bilang kan kalau kamu nginap sama Aunty Michelle dua hari ini ?” tanya Xavier lembut
“Udah Dad, aku akan jadi anak yang baik dan nggak ngerepotin Aunty, nanti aku temenin Aunty jagain baby El juga” jawab Zeira
“Honey, kalau El nangis kasih susu aja atau mainan mobil-mobilannya” ucap Nicholas
“Ya udah” jawab Michelle sekenanya
“Nggak bisa !” protes Axel
“Kalian tega nggak ngasih gue waktu buat berduaan sama Michelle ?” gerutu Axel
“Emang itu tujuan gue” jawab Xavier tersenyum licik
“Udah ya, bye honey, kakak tinggal ya” pamit Nicholas
Nicholas dan Xavier pun berjalan keluar rumah bersama Nadine dan Amber disisi mereka meninggalkan anak mereka ke Michelle dan Axel.
“Baby..” panggil Axel lirih
“Udah nggak apa-apa, kita pasti bisa jaga mereka bareng-bareng” ucap Michelle tersenyum lembut
Aww she is so cute, jadi pengen buru-buru punya baby yang banyak -batin Axel melebarkan senyumnya
..
Mereka duduk di ruang tengah dengan Efata di pangkuan Michelle dan Zeira duduk di antara Michelle dan Axel.
Elfata sudah tertidur dalam pangkuan hangat Michelle, begitu juga dengan Zeira yang sudah beberapa kali menguap mengingat mereka harus tidur siang.
“Baby, tolong gendong Zeira ke kamar ya, kita tidur siang dulu” ucap Michelle
“Oke” jawab Axel
Mereka pun pindah ke kamar. Michelle maupun Axel merebahkan tubuh mungil Zeira dan Elfata di atas tempat tidur mereka dengan hati-hati lalu berbaring di tepi tempat tidur agar keponakan mereka tidak jatuh dari sana.
“Baby” panggil Axel
“Kenapa ?” tanya Michelle sambil mengelus lembut tangan mungil Elfata yang menggenggam erat jari telunjuknya
“Kamu nggak marah mereka nitipin anaknya ke kita ?” tanya Axel
“Nggak” jawab Michelle
“Kenapa ?” tanya Axel bingung
“Karena buat aku yang penting kakak seneng walaupun aku mesti repot disini” jawab Michelle
“Baby, kamu kok sweet banget sih ?” tanya Axel tersenyum manja
**
__ADS_1