Ms. Perfect

Ms. Perfect
Pembalasan Ke Laurent


__ADS_3

Malam hari, Michelle sudah bersiap bersama Axel, Dominico, Hugo, dan yang lainnya.


Michelle memeluk erat Kyra.


“Jaga diri baik-baik ya Cel, jangan sampai kenapa-napa” pinta Kyra


“Iya Ra, lo juga ya.. gue titip Zeira” pinta Michelle


“Dam, gue berharap banyak sama lo” ucap Michelle memeluk Saddam


“Kita nggak pernah gagal Cel” ucap Saddam


“Thank Dam.. Simon, makasih banyak” ucap Michelle


“Yang penting kalian selamat” ucap Simon


Michelle tersenyum lalu berjalan keluar bersama yang lainnya menuju markas.


Dominico dan Hugo juga menambahkan pengawalan ketat di sekitar rumah demi keamanan cucu dan cicitnya.


..


Di markas, Michelle mulai memilih senjatanya lalu menarik nafas panjang.


“Nona gugup ?” tanya Emily


“Ya nggaklah, mana ada sejarahnya seorang Michelle gugup” jawab Michelle penuh keyakinan


“Nona, saya akan selalu bersama Nona” ucap Emily


“Thanks Ly” ucap Michelle


“Sudah tugas saya Nona.. dan ini” ucap Emily memberikan benda kecil terbungkus kain


“Thanks, gue bakalan tanam cincin sialan ini di tubuh Laurent itu !” ucap Michelle dengan aura gelapnya


“Cel..” panggil Ezra


“Hemm” gumam Michelle


“Kita akan nemenin lo sampai akhir” ucap Ezra


Michelle langsung memeluk Ezra dan Daffin.


“Makasih banyak, sorry Daf lo jadi harus kayak gini” ucap Michelle melepaskan pelukannya


“Nggak masalah, kita kan temen, janji ya habis ini kita makan bakso bang Joko kayak dulu lagi” ucap Daffin


“Janji” ucap Michelle dan Ezra bersamaan


“Xel, lo jangan khawatir, gue sama Fares bakalan berjuang demi persahabatan kita sama Nicho, juga Xavier” ucap Joshua


“Yaa walaupun gue kena tikung tapi nggak apa-apa yang penting pertemanan kita utuh” ucap Fares


“Thanks buddy” ucap Axel


..


Sementara di Amerika sana, keluarga Melviano dan Oliver sudah duduk berlutut dengan tangan dan kaki mereka dirantai.


“Wow.. jadi kalian para keturunan keluarga bajingan KingDom dan Commander Hugo hah ?!!” bentak Mario


“Gimana kamu bisa tahu ?” tanya Corradeo terkejut


“Gue bakalan ceritain sejarah kelam keluarga gue” ucap Mario tersenyum sinis


Mario pun menceritakan awal mula terjadinya perang di antara keluarga mereka yang pastinya dia tetap menyalahkan Daddy Dominico dan Daddy Hugo dulu.


“Kalian tahu ? gue ini keluarga Laurent ! Daddy berhasil selamat dari bantuan seorang pelayan waktu masih kecil, dia hidup susah payah sampai akhirnya bisa ninggalin kekayaan kayak sekarang ini tanpa bantuan dari orang lain, karena apa ?


Karena KingDom dan Commander Hugo bunuh semua sekutu Laurent !! selama ini gue ganti nama dan nutupin nama Laurent biar mereka nggak bisa nemuin gue..


Michelle, padahal dia sempurna, kalau aja dia bukan musuh gue mau jadiin dia sekutu gue” jelas Mario sambil memainkan belatinya


“Jadi.. keluarga kamu yang bunuh Nonno sama Nonna ?!!” teriak Corradeo kesal


“Hemm, yaa..” jawab Mario


“Brengsek !!” bentak Corradeo


“Oh, kalian masih inget sama Michelle dan Alexa ?” tanya Mario


Deg !!

__ADS_1


“Apa kamu juga bunuh Mommy ?!!!” teriak Daniel


“Bukan gue, tapi sekutu yang berkhianat sama KingDom dan Commander Hugo, mereka supir Michelle dan Alexa sendiri..


Kalian tahu ? sebelum mereka dibunuh, mereka diperkosa, hahahaha !!” Ucap Mario


“Bajingannn !!!” teriak Corradeo menitikkan air matanya


“Cih.. tenang aja, sebentar lagi pesta dimulai, seluruh keluarga KingDom dan Commander Hugo berkumpul disini dan gue bakalan bales kematian keluarga Laurent !!” ucap Mario tersenyum sinis


Mario keluar meninggalkan mereka bersama para penjaga.


“Dad, calm down” ucap Nicholas


“Ini gara-gara pak tua itu ! udah dibilang berhenti tapi masih ngotot bales dendam juga” gerutu Corradeo


“Itu udah terjadi, jangan dibicarain lagi” ucap Daniel


“Kalau udah begini, Daddy sama Uncle harus tahu Dan” ucap Corradeo tajam


..


KingDom, Commander Hugo, dan pasukannya pun terbang ke Amerika.


Saat tiba di kediaman keluarga Melviano yang berada di Miami, mereka masuk cuma untuk mengecek ulang persiapannya.


Axel juga sudah membagikan mini wireless earpiece ke masing-masing tim yang akan bertugas.


“You ready guys ?!!!” teriak Dominico


“Ready !!!!!” jawab semuanya serempak


Mereka masuk ke dalam mobil menuju titik lokasi yang berada jauh dari pemukiman warga, tepatnya hampir di tengah hutan.


..


“Be ready spy team” ucap Saddam


“Take care guys” ucap Michelle


“Nonno, janji pulang harus dalam keadaan kayak sekarang” pinta Michelle


“Kamu ngeraguin Nonno ?” tanya Dominico


Dominico tersenyum lalu memeluk Michelle dari samping dan mengecup lembut puncak kepala Michelle.


..


Mereka tiba di lokasi saat tim nya berhasil mengganti posisi mata-mata musuh.


Boommm !!


Bazooka ditembakkan untuk membuka gerbang membuat para penjaga langsung berkumpul.


Sesuai rencana Michelle, tim nya yang lain berhasil masuk dari sisi kanan, kiri, maupun belakang.


“Xel” panggil Michelle


“Apa ?” tanya Axel


“Aku cinta mati sama kamu” jawab Michelle


“Kalau gitu habis ini kita nikah ya” ucap Axel


“Nggak jadi cinta kalau gitu” gerutu Michelle


Axel terkekeh melihat wajah cemberut kesal Michelle. Dia menariknya dalam pelukan lalu mencium bibir Michelle.


“Aku juga cinta mati sama kamu Michelle, kita harus tetep hidup ya” ucap Axel


“Iya baby” jawab Michelle tersenyum lembut


..


Michelle, Axel, Emily, Roy, dan dua orang kepercayaan Dominico dan Hugo membuat tameng melindungi Dominico dan Hugo.


Dor.. Dor.. Dor.. Dor..


Baku tembak pun terjadi.


Michelle saling melindungi satu sama lain sampai mereka berhasil masuk ke dalam rumah bersama para anak buahnya.


“Gue udah masuk nih” lapor Fares

__ADS_1


“Gue juga, tapi sebentar ya, banyak musuh” ucap Joshua


“Guys, sorry, gue sama Daf nggak bisa mendarat nih, ternyata ada musuh yang jaga di landasan, gue lagi coba tembak dari atas” lapor Ezra


“Alec, bawa tim lo ke atas, bantu Ezra sama Daf disana” perintah Michelle


“Tapi Nona..” ucap Alec


“Nona Michelle bersama saya” ucap Emily


“Baiklah..” ucap Alec


Tembakan demi tembakan menggema memekak telinga sampai akhirnya para penjaga musuh sudah mati di tempat.


“Its awesome” ucap Hugo


“Pasti dong, karena ada aku sama my baby Michelle” ucap Axel dengan bangganya


“Whatever buddy” gumam Dominico


“Kumpulin para mayat di halaman rumah musuh, jangan sampai ada yang terlewat” ucap Michelle


“Jangan lupa penjagaan di sekitar rumah” ucap Axel


Mereka berpencar, Michelle bersama Emily, Axel bersama Roy, dan Dominico bersama Hugo dan dua orang kepercayaan mereka.


..


“Michelle, Kak Axel, Nonno sama Grandpa berhasil dibekuk” ucap Kyra


“What !!” ucap Axel kaget


“Kita susul kalian ya” ucap Fares


“Oke !” jawab Michelle


“Zra..” panggil Michelle


“Aman Cel, thanks berkat Alec sama pengawal lo yang lainnya” lapor Ezra


“Saddam, Simon, tolong cari jalan keluar buat ke landasan, selametin keluarga gue sama keluarga Oliver” pinta Michelle


“Siap Cel” jawab Saddam


“Jangan mereka doang ! lo sendiri gimana sama Kak Axel ?” gerutu Kyra


“Jangan khawatirin Kakak, Kyra” jawab Axel


“Apanya yang jangan khawatirin Kakak ? aku disini sendirian Kak, keluarga aku, suami aku, kalian semua jauh dari aku dan aku takut kalian kenapa-napa” ucap Kyra lirih


“Maaf Kyra, Kakak akan pulang sama keluarga kita, utuh” ucap Axel


“Cengeng” celetuk Michelle


“Argh !! gue benci lo Michelle !!!!” teriak Kyra


“Iya, gue juga, love you too” goda Michelle


“Cel, jangan bikin istri gue stress” ucap Ezra


“Cih..” gerutu Michelle


“Guys, bisa fokus ? gue nahan ketawa ini daritadi” celetuk Joshua


“Masih mending lo Josh, gue daritadi nahan ke kamar mandi” jawab Michelle


“Sialan Michelle bikin ngakak” ucap Fares


“Sorry ganggu, tapi bisa balik fokus ? Mario udah ambil earpiece KingDom sama Commander Hugo, dan nggak langsung dibuang gitu aja” ucap Simon


“Ehem, oke guys kita serius lagi” ucap Michelle tegas


“Daritadi juga kita udah serius, kamu yang nggak serius” gerutu Axel


Michelle terkekeh pelan dan kembali fokus menyelamatkan keluarganya.


Michelle dan Axel bergegas bertemu bersama Fares dan Joshua untuk masuk ke ruangan dimana keluarganya disekap.


Brak !!


Pintu di dobrak keras karena terkunci dari dalam.


**

__ADS_1


__ADS_2