
Hampir satu jam lamanya Axel mencari susu yang diminta Michelle namun tetap pulang dengan tangan kosong dengan perasaan gelisah dan khawatirnya demi permintaan istrinya itu padahal Michelle sendiri sudah lupa kalau dia minta dibuatkan segelas susu karena dongeng yang sangat seru dari Dominico dan Hugo baginya yang membuatnya seringkali tertawa, bersedih, sampai marah-marah mengikuti alur ceritanya.
“Susunya mana kak ?” tanya Ezra
“Nggak ada, gimana dong ?” tanya Axel menghempaskan tubuhnya di sofa
Tidak lama Dominico dan Hugo turun saling merangkul dengan senyum sejuta wattnya menghampiri keluarganya.
“Nonno sama Grandpa kok tinggalin Michelle sendirian ?” tanya Kyra dengan polosnya
“Young Michelle udah tidur” jawab Hugo dengan senyum harunya
“Young Michelle ku tidurnya gemes banget kayak anak kecil” ucap Dominico gemas membayangkan wajah Michelle
Sontak Axel, Nicholas, dan Xavier langsung bangun dari duduknya dan berdiri di anak tangga menghadang seakan Dominico dan Hugo akan mengambil posisi mereka dari Michelle nya.
“Hei kalian kenapa ?” tanya Dominico bingung
“Aku larang Nonno sama Grandpa bacain dongeng dan temenin Michelle ku tidur lagi” ucap Nicholas penuh penekanan
“Ya, dilarang lakuin itu” ucap Xavier tegas
“Dan jangan berharap bisa ambil Michelle ku” ucap Axel tajam
Siapapun yang mendengar ocehan ketiga laki-laki dewasa itu cuma menghela nafas pelan sambil menggelengkan kepalanya merasa frustasi dan pasrah dengan kelakuan mereka bertiga.
**
Pagi membangunkan Michelle, dia langsung bangun dari tidurnya dan keluar kamar menemui keluarganya yang sudah berada di meja makan padahal suaminya sendiri masih berada di ruang pakaian setelah baru selesai mandi.
“Selamat pagi semuanya” sapa Michelle dengan riangnya
“Pagi juga aunty Michelle” sapa Zeira sambil melambaikan tanannya
“Cel, lo nggak salah masih pakai piyama udah keluar kamar aja ?” ledek Ezra
“Emang kenapa ?” jawab Michelle dengan pertanyaan menyebalkannya
“Biarin aja Zra, Young Michelle imut pakai piyama gitu” ucap Hugo tersenyum lembut
“Michelle, Nonno beliin piyama bermotif yang lucu-lucu kayak punya Zeira mau nggak ?” tanya Dominico melebarkan senyumnya
“Mmaauuuu” jawab Michelle dengan senyum riangnya
“Nggak ada ya Nonno” ucap Nicholas memicingkan matanya menatap Dominico
“Nggak ada ya Grandpa” ucap Xavier bersamaan sama Nicholas
“Kakakkkk” rengek Michelle cemberut sambil menjejakkan kedua kakinya
“Nggak mempan” ucap Nicholas dan Xavier bersamaan yang menolak menatap tingkah menggemaskan adik kesayangannya
..
“Baby !!” teriak Axel mencari keberadaan Michelle
Axel pun menuruni tangga dan menemukan Michelle yang masih berdiri di ruang makan.
Dia langsung memeluk Michelle dan menciumi puncak kepala Michelle membuat Nicholas dan Xavier cemberut kesal.
__ADS_1
“Kenapa kamu cemberut ?” tanya Axel setelah melepaskan pelukannya
“Kakak nyebelin” jawab Michelle mengadu
Axel langsung memicingkan matanya menatap kedua kakak Michelle yang tidak kalah dengan tatapan tajamnya menatap Axel.
“Apa yang kalian lakuin sama istri gue ?” tanya Axel penuh penekanan
“Grandpa bilang Michelle imut pakai piyamanya itu” jawab Xavier memalingkan wajahnya malas
“Nonno mau beliin piyama kayak punya Zeira buat Michelle” jawab Nicholas memicingkan matanya menatap Dominico yang dengan tenangnya sarapan
Axel langsung memalingkan wajahnya memicingkan matanya menatap Dominico dan Hugo.
“Nggak akan aku biarin kalian lihat keimutan istriku” ucap Axel tajam
“Fix kalian bertiga nyebelin” gerutu Michelle yang langsung menyalip duduk disamping Corradeo dan Daniel
Dengan lembut Corradeo dan Daniel mengeleus rambut Michelle yang terurai sementara Michelle mempertahankan wajah cemberut kesal sambil melipat kedua tangan di dadanya.
“Mau sarapan apa darling ?” tanya Corradeo lembut
“Mau croissant Dad” jawab Michelle langsung tersenyum
“Mau susu apa mint tea ?” tanya Daniel
“.. mint tea aja Dad” jawab Michelle setelah tampak berpikir
Corradeo langsung memerintahkan pelayan rumah bak istana itu untuk menyiapkan sarapan untuk Michelle sesuai permintaan Michelle tadi.
..
“Dad, nanti temenin aku belanja yuk” ajak Michelle melebarkan senyumnya
Semua langsung menatap Michelle dengan wajah terkejut dan tidak percaya dengan hal yang baru mereka dengar dari mulut Michelle.
“As you wish darling” jawab Corradeo melebarkan senyumnya
“Aku temenin ya” ucap Axel
“Nggak ! aku cuma mau ditemein sama Daddy” jawab Michelle dengan wajah kesal gemasnya
Imut banggeetttttt -batin Axel, Nicholas, dan Xavier
“Cel, bareng ya sama gue” ucap Kyra
“Nggak ! lo belanja aja sendiri” ketus Michelle
“Idih tuh anak nyebelin banget” gerutu Kyra
“Sabar ya sayang, apa kabarnya Mommy yang dicuekin ini” keluh Leonore
..
Michelle benar-benar pergi belanja bersama kedua Daddynya membuat suami dan kedua kakaknya cemberut kesal menonton kepergiannya.
..
Saat di mall Michelle membeli beberapa mini dress casual yang tetap membuatnya terlihat cantik untuk memakainya, dan beberapa pasang sepatu flat untuk penampilan barunya.
__ADS_1
Corradeo maupun Daniel begitu antusias menemani dan memilihkannya untuk Michelle, tentu saja karena mereka sama-sama tahu bagaimana kepribadian anak itu selama ini.
Bagi mereka ini adalah kesempatan yang mungkin tidak akan ada lagi di masa depan.
..
Puas berbelanja, Michelle mengajak kedua Daddynya makan siang lalu membeli es krim cone dan menikmatinya sendiri.
“Mau kemana lagi darling ?” tanya Corradeo lembut
“Udah Dad, aku mau pulang mau fitness” jawab Michelle
Mereka pun masuk mobil dan bergegas pulang.
..
Sampai di kediaman Dominico, Michelle berjalan dengan riangnya sambil bersenandung lalu menarik kedua kakaknya untuk duduk bersamanya.
“Kak, fitness yuk” ajak Michelle
“Okay lets go !” jawab Xavier penuh semangat
“Baby aku ikut ya” pinta Axel sedikit merengek
“Nggak, tunggu kamar aja sana” jawab Michelle bangun dari duduknya
Mendengar ucapan Michelle membuat pikiran Axel terbang bebas dengan sendirinya dan membuatnya bergegas ke kamar dengan senyum sejuta wattnya.
“Gila gila gila Michelle udah dewasa banget pikirannya” ucap Joshua
“Tapi gue yakin bukan itu yang Michelle maksud” ucap Saddam yang tahu bagaimana seorang Michelle
..
Michelle menghabiskan waktu untuk fitness bersama kedua kakaknya seperti dulu selama tiga jam lamanya.
Mereka bersenang-senang di dalam ruang gym itu seperti merasa dunia kembali berjalan mundur dimana mereka belum memiliki pasangan dan saling menghabiskan waktu bersama.
Sementara Axel di kamar begitu gelisah, dia bolak balik di dalam kamar bahkan seringkali memeriksa penampilannya.
..
Michelle masuk kamar dengan tubuh mandi keringat itu membuat Axel segera mendekati istrinya.
“Baby, lama banget” keluh Axel
“Kamu udah siapin air hangat buat aku ?” tanya Michelle tanpa mempedulikan keluhan suaminya
Axel cemberut kesal, dia langsung melengos dan menyiapkan air hangat beserta aromaterapi dan sabun ke dalam bathup.
Michelle masuk ke kamar mandi membuat Axel mau keluar dari dalam sana namun Michelle menahan langkah suaminya dan memintanya untuk memandikannya membuat Axel kembali melebarkan senyumnya walaupun benar-benar cuma memandikan istrinya itu.
..
Selesai mandi Axel sudah bersiap untuk makan malam bersama keluarga dan teman-temannya namun Michelle menolak keluar kamar, dia meminta untuk makan malam berdua suaminya di dalam kamar.
Lagi-lagi senyum Axel bertambah satu tingkat, baginya Michelle lebih memilih bersama dirinya saja daripada keluarga maupun teman-temannya yang sudah menunggu di ruang makan.
**
__ADS_1