Ms. Perfect

Ms. Perfect
Perasaan Nicholas


__ADS_3

Malam hari Michelle tengah duduk di halaman belakang rumahnya yang dipenuhi bunga-bunga. Memikirkan hal yang selama ini dia cari tapi nihil, dan kini rasanya dia hampir mencapai hal itu.


Seseorang duduk di samping Michelle, dia adalah Nadine.


“Mikirin pulang ya ? kangen banget ya sama pacarnya ?” goda Nadine


“Kak Nadine..” panggil Michelle tiba-tiba membuat Nadine bingung


“Maksudnya ? kenapa manggil aku Kak ?” tanya Nadine mengernyitkan dahinya


“Nggak apa-apa, aku cuma pengen panggil Kakak aja, boleh kan ?” tanya Michelle tersenyum lembut


“Boleh” jawab Nadine tersenyum menatap Michelle


Suasana hening, Michelle maupun Nadine tengah memikirkan satu hal penting yang mendalam bagi diri mereka masing-masing.


“Michelle, aku mau tanya sesuatu” ucap Nadine membuka suara


“Tanya apa ?” tanya Michelle


Nadine membuka aplikasi sosial media di ponselnya lalu memperlihatkannya ke Michelle membuat Michelle benar-benar yakin orang yang dicarinya ada di sampingnya sekarang.


“Dia pacar kamu ? dia yang telefon kamu tadi pagi ?” tanya Nadine dengan tangan bergetar


“Kak..” panggil Michelle sendu


“Jadi bener kalau Nicho itu pacar kamu ? jadi.. jadi selama ini dia udah lupain perjanjian kita ?” gumam Nadine menitikkan air matanya


“Kakak salah, aku sama Kak Nicho nggak pacaran” ucap Michelle


“Terus apa Michelle ? foto-foto ini dan obrolan kalian di telefon tadi pagi buktinya” ucap Nadine membanjiri pipinya dengan air matanya


“Kak Nadine.. dia Kak Nicho, dia Kakak aku Kak” ucap Michelle menitikkan air matanya


“Kamu..” ucap Nadine terkejut menatap Michelle


“Aku adik kesayangannya Kak Nicho sama Kak Vier, Kak.. Kakak percaya kan sama aku ? aku anak bungsu Daddy Corradeo, keluarga Melviano” ucap Michelle memegang kedua tangan Nadine


Nadine langsung memeluk Michelle dan menangis dalam pelukannya.


“Aku.. aku nggak nyangka.. aku sayang Nicho, Cel.. aku nggak pernah bisa lupain dia dari hidup aku.. aku pikir.. kamu pacarnya Nicho, kalian deket banget, aku nggak kepikiran kalau kamu adik kesayangannya yang aku nggak pernah tahu itu, maafin aku Michelle” ucap Nadine


“Kakak, Kak Nicho juga nggak pernah lupain Kakak.. sekarang udah jelas, Kak Nicho kayak orang stres cari Kakak bertahun-tahun sampai akhirnya aku larang Kak Nicho cari Kakak lagi karena dia bener-bener kacau..


Aku alihin ke sosial media, itu baru buat Kak Nicho karena selama ini dia nggak peduli sama kehidupan sosial media, tapi aku nggak nyerah sampai akhirnya Kak Nicho gunain sosial media pertamanya itu cuma buat posting foto aku, karena bagi dia aku penyemangatnya” jelas Michelle


Nadine melepaskan pelukannya lalu Michelle membantu mengelap air mata Nadine.


“Kakak tahu ? awalnya Kak Vier iseng panggil aku honey honey kayak orang pacaran buat godain Kak Nicho dan akhirnya sampai sekarang mereka masih begitu, anggep aku pacar mereka demi sembunyiin identitas asli aku” ucap Michelle tersenyum haru


“Michelle, kabar Nicho gimana ?” tanya Nadine hati-hati


“Baik, walaupun dalam diemnya Kak Nicho masih mikirin Kakak, masih nunggu Kakak.. Kak Nicho nggak pernah pacaran lagi kok selama ini, sama aku pengecualian ya” jawab Michelle mengingatkan


“Kenapa Kakak nggak pulang ? padahal masih sama-sama sayang, paling nggak kasih kabar ke Kak Nicho” ucap Michelle sedih


“Michelle, keluarga kamu tuh orang baik semua, kalau aku pulang pas lagi berada di bawah banget aku malu sendiri, aku nggak mau dianggep kayak numpang hidup walaupun disini aku lakuin hal itu, maaf aku terlalu malu harus hubungin Nicho” ucap Nadine menundukkan kepalanya


“Tapi sekarang Kakak nggak gitu lagi kan ?” tanya Michelle lembut


“Tapi aku belum siap Cel” jawab Nadine


“Kapan Kakak siapnya ? udah sepuluh apa sebelas tahun loh Kak ngehindar dari kehidupan Kak Nicho” ucap Michelle khawatir


“Entah Cel, aku masih belum siap aja” ucap Nadine


“Kak, mungkin sebentar lagi aku bakalan pulang ke Indonesia lagi, Kakak yakin nggak mau pulang bareng aku ? ketemu Kak Nicho lagi ?” bujuk Michelle

__ADS_1


“Kalau aku nggak ikut, kamu nggak kasih tahu keberadaan aku ke Nicho kan ?” tanya Nadine hati-hati


“Sekarang pun aku bisa langsung kasih tahu Kak Nicho semua tentang Kakak, kalaupun Kakak nggak mau pulang bareng aku, Kak Nicho pasti langsung kesini buat temuin Kakak” jawab Michelle sungguh-sungguh


“Huuhhh.. kapan kamu pulang ?” tanya Nadine pasrah


“Akhir bulan ini” jawab Michelle


“Aku usahain selesain semuanya disini sebelum akhir bulan, termasuk kabarin keluarga angkatku” ucap Nadine menetapkan pilihannya


“Oke, mau aku bantuin Kak ?” tawar Michelle melebarkan senyumnya


“Nggak Cel, makasih banyak.. dan, kamu bisa kan rahasiain semua ini sebelum aku bisa ketemu sama Nicho ?” tanya Nadine penuh harap


“Bisa dong, aku nggak bakalan kasih tahu kalau aku udah temuin Kakak disini, tenang aja, aman sama Michelle” jawab Michelle dengan sombongnya


**


Di akhir minggu ini Michelle sengaja sudah melepas kendalinya di Malvs Hotel and Resort dan cuma memantau kinerja para karyawannya di depan ataupun dibalik layar bersama Emily yang setia berada di sisinya.


Michelle sengaja mau lihat bagaimana hasil para anak buahnya kalau Michelle tidak ikut serta mengerjakan dan membantu pekerjaan mereka.


“Nona, keadaan sudah stabil, bahkan kinerja mereka semua lebih baik dan lebih cepat berkali-kali lipat dari sebelumnya yang tentu saja hasilnya tidak mengecewakan” lapor Emily


“Oke bagus, akhirnya bisa pulang juga” ucap Michelle merasa lega


**


Tepat di akhir bulan, Michelle pulang bersama Emily, Noval, Alec, dan ketiga pengawal lainnya, serta Nadine yang masih dirahasiakan itu.


Nadine tampak gugup menanti pertemuannya bersama Nicholas untuk yang pertama kalinya setelah sekian tahun.


“Tenang Kak, rileks” ucap Michelle mencontohkan mengatur nafas di depan Nadine


“Atau mungkin Nona Nadine mau istirahat saja ? ada kamar disini, saya akan bangunkan Nona saat sudah mau sampai” tawar Emily


“Kak, Kak Nicho masih ganteng kok, malah tambah ganteng yang ada” ucap Michelle menghibur Nadine


“Dia emang selalu ganteng Cel” ucap Nadine tersenyum malu-malu


“Iyalah, Kakak kesayangannya Michelle gitu loh” ucap Michelle dengan bangganya


..


Jet pribadi itu telah mendarat di landasan pribadi keluarga Melviano. Sudah pasti kedua Kakak Michelle yang datang menjemput kepulangan adik kesayangannya itu bersama Gery juga.


“Kalian turun duluan aja, gue belakangan sama Kak Nadine” perintah Michelle


“Baik Nona Michelle” jawab Emily dan lainnya


“Kak, tenang dong, tangan Kakak dingin gini” ucap Michelle memegang tangan Nadine yang dingin


“Belum siap ketemu Nicho, Cel, kayaknya aku pulang ke Korea lagi aja deh” ucap Nadine tiba-tiba


“Nggak ada ya Kak, enak aja, ayo turun” ajak Michelle sedikit ketus


Michelle berdiri di depan pintu kabin melambaikan tangannya ke arah kedua Kakaknya sambil melebarkan senyumnya yang dibalas lambaian tangan dan senyuman kedua Kakaknya juga lalu Michelle terlihat tersenyum ke arah dalam jetnya dan tampaklah Nadine yang berdiri di samping Michelle membuat Nicholas seketika tercengang melihat perempuan yang selama ini dia tunggu.


Xavier merangkul bahu Nicholas melihat Michelle berjalan bergandengan tangan bersama Nadine ke arah mereka.


“Michelle berhasil Kak, Michelle temuin dia” ucap Xavier tersenyum haru


Michelle dan Nadine sudah berdiri di depan Nicholas dan Xavier, Nicholas langsung memeluk erat Nadine membuat Xavier segera memeluk Michelle menatap haru Kakaknya yang terlihat menitikkan air mata bahagianya bisa bertemu perempuan yang mengisi hatinya itu.


“Kamu kemana aja ? kenapa nggak kasih kabar ? kamu apa kabar ? aku cari kamu tapi nggak ketemu” tanya Nicholas dengan sederet pertanyaan ke Nadine


“Aku minta maaf Nick” jawab Nadine membenamkan wajahnya di dada bidang Nicholas

__ADS_1


“Selama ini kamu dimana Nad ?” tanya Nicholas


“Di Korea, aku juga ketemu Michelle disana” jawab Nadine


Mendengar nama adik kesayangannya, Nicholas merasa telah melupakan Michelle karena terlalu bahagia melihat Nadine.


Nicholas melepaskan pelukannya pada Nadine, menatap wajah yang selalu dirindukannya lalu berpaling ke Michelle.


“Kamu nggak mau meluk Kakak ?” tanya Nicholas mengulurkan tangannya


Michelle tersenyum lalu langsung menubruk dada bidang Nicholas. Memeluknya erat dan membenamkan wajahnya disana.


“Aku kangen banget sama Kakak” ucap Michelle


“Kakak juga kangen banget sama kamu” ucap Nicholas


Nicholas melepaskan pelukannya pada Michelle lalu mengecup lembut kening Michelle.


“Makasih banyak ya honey, makasih udah temuin perempuan yang Kakak tunggu selama ini” ucap Nicholas tersenyum haru


“Asal Kakak harus janji, Kakak harus selalu bahagia sama Kak Nadine, kayak Kak Vie sama Kak Amber” ucap Michelle tersenyum tipis


“Kakak pasti bahagia honey, Kakak nggak bakalan kecewain kamu, I love you my little princess” ucap Nicholas mengecup lembut kening Michelle lagi


“I love you too my first handsome boy” ucap Michelle mengecup pipi Nicholas


Michelle beralih ke Nadine, merangkulnya sambil tersenyum lembut.


“Jangan tinggalin Kak Nicho lagi ya Kak, kasihan kan Kak Nicho jomblo terus” ledek Michelle


“Kamu juga sama aja ya Cel” protes Nicholas


“Hehehe.. oh iya.. Gery” panggil Michelle


Gery segera menghampiri Michelle lalu menundukkan kepalanya sopan.


“Ya Nona” jawab Gery


“Tolong kerjain kerjaan Kak Nicho hari ini ya, dia butuh semangat buat mimpin meeting besok biar lo nggak ngantuk lagi” ledek Michelle menahan tawanya


“Lo ngantuk kalau gue yang presentasi ?” tanya Nicholas sedikit ketus


“Hahahaha, udahlah Kak, itu karena Gery kurang tidur doang” celetuk Michelle


“Nah, sekarang.. gih sana Kak Nicho ajak Kak Nadine temu kangen, tapi jangan yang bikin capek ya, soalnya Kak Nadine ini grogi banget dari semalem” ucap Michelle mengadu


“Tapi.. kamu pulangnya gimana ?” tanya Nicholas


“Gampang.. aku pulang sama Kak Vier my baby, aku juga kangen tahu sama Kak Vier” ucap Michelle dengan manjanya memeluk Xavier


“Kalau gitu ayo kita pulaaanggg.. senengnya nggak ada yang ganggu” ucap Xavier penuh semangat


“Xavier !” panggil Nicholas tajam


Xavier langsung menuntun tangan Michelle ke arah mobilnya.


“Ly, lo langsung pulang aja ya.. kalian ! anter Emily pulang, awas kalau dia kenapa-napa” ucap Michelle memicingkan matanya menatap ke empat pengawal setianya


“Baik Nona, kami akan mengantar sekertaris Emily pulang” jawab Alec


“Oke makasih.. dan Kak Nadine, awas aja kalau nyakitin Kak Nicho, aku bakalan cari Kakak terus minta Kak Vier operasi hati Kakak yang udah nyakitin Kak Nicho aku itu” ucap Michelle dengan nada mengancam


“Michelle !” panggil Nicholas datar


“Oke bye !!” jawab Michelle langsung kabur meninggalkan semuanya


**

__ADS_1


__ADS_2