Ms. Perfect

Ms. Perfect
Michelle & Alexa


__ADS_3

Michelle menoleh melihat Axel, Nicholas, Xavier, dan Kyra lalu mengisyaratkan mereka untuk mendekatinya sementara Emily dan pengawal lainnya sudah setia memberikan penerangan sambil berjaga kalau-kalau sekutu musuh datang menyerang.


"Nonna, questi sono fratello Nicholas e fratello Xavier, noi tre siamo nipoti di Nonna


(Nonna, ini kak Nicholas dan kak Xavier, kita bertiga cucu Nonna)" ucap Michelle selembut mungkin


"Grandma, queste sono Kyra e Axel, sono i nipoti della Grandma e Axel è mio marito


(Grandma, ini Kyra dan Axel, mereka cucu Grandma, dan Axel adalah suamiku)" ucap Michelle memegang lembut tangan Axel


"Nonna e nonna non preoccupatevi, porteremo nonna e nonna a casa per incontrare Nonno Dom, nonno Hugo, papà Corre, papà Daniel, mamma Leonore, mamma Paula e altri


(Nonna sama Grandma jangan khawatir ya, kita akan bawa Nonna sama Grandma pulang ketemu sama Nonno Dom, Grandpa Hugo, Daddy Corre, Daddy Daniel, Mommy Leonore, Mommy Paula, dan lainnya)" ucap Nicholas menahan kesedihannya


Dengan hati-hati Michelle dan Kyra mengulurkan tangannya sambil tersenyum lembut membuat Michelle dan Alexa dengan tangan gemetarnya mencoba menerima uluran tangan Michelle dan Kyra.


Mereka pun menghubungi Liboria yang segera menjemput mereka untuk keluar dari sana.


..


"Michelle, non posso riportarti in Indonesia, ora devo andare a casa


(Michelle, aku nggak bisa antar kamu kembali ke Indonesia, aku harus pulang sekarang)" ucap Liboria


"Perché ? vieni con me, ti inviterò a conoscere direttamente la mia famiglia allargata, saranno molto felici e accetteranno la tua gentilezza


(kenapa ? ayo ikut aku, aku akan ajak kamu kenalan langsung sama keluarga besarku, mereka pasti seneng banget dan terima kebaikan kamu)" jelas Michelle


"scusa Michelle, mi sono ripromessa la pace sis Syls voglio rimediare a tutti i miei errori con te e dopo sparirò dalla tua vita


(maaf Michelle, aku udah janji sama diriku sendiri demi kedamaian kak Syls aku mau tebus semua kesalahanku sama kamu dan setelahnya aku akan menghilang dari kehidupan kalian)" jelas Liboria sedih


Michelle tersenyum lembut, dia tidak bisa memaksa Liboria.


"grazie mille Libs (makasih banyak Libs)" ucap Michelle memeluk Liboria


Liboria membalas pelukan Michelle dengan mata berkaca-kaca.


Setelahnya Michelle mengajak Liboria menemui Axel, Nicholas, Xavier, dan Kyra yang sedari tadi menonton mereka di dekat helikopter.

__ADS_1


Michelle juga mengijinkan Liboria untuk memeluk keluarganya itu, tidaka ada perasaan ingin memiliki bagi Liboria untuk Axel lagi, perasaannya jauh lebih tenang sekarang berkat tekadnya untuk mendamaikan semuanya.


..


Saat itu juga Michelle membawa keluarganya terbang ke Italia karena sebelum mereka kembali ke Indonesia membawa Michelle dan Alexa, kedua perempuan itu harus dibersihkan dan diajari beberapa percakapan karena selama ini mereka diisi oleh ketakutan dan cuma bisa bergumam memanggil nama Dominico dan Hugo serta memohon ampun sekalipun tidak dihiraukan.


Michelle dan Alexa cuma dimandikan, dibersihkan dan dimanjakan setiap inci tubuhnya ditemani Michelle dan Kyra karena keduanya masih takut melihat orang asing.


Untuk makan pun mereka harus lakukan di dalam jet pribadi sambil diselingi candaan agar Michelle dan Alexa cepat kembali sadar dari rasa ketakutannya.


Selesai makan, Michelle dan Kyra mengajak Michelle dan Alexa ke dalam kamar untuk menghabiskan waktu bersama.


"Nonna" panggil Michelle


"Iya, ada apa ?" tanya Michelle lembut


Michelle dan Kyra terkejut karena mereka sangka Michelle dan Alexa tidak bisa bahasa Indonesia seperti yang Jack ucapkan.


"Aku dan Michelle selalu mendengarkan ucapan orang-orang jahat itu selama puluhan tahun, perlahan kita tahu apa arti dari ucapannya" jelas Alexa


"Iya, dan lagipula kami sempat berteman dengan seorang penjaga, dia cukup baik sampai mau mengajari kami belajar bahasa Indonesia dan Inggris tanpa sepengetahuan orang jahat lainnya" ucap Michelle


"Lalu dimana dia ? aku mau ucapkan banyak terima kasih padanya" tanya Michelle penasaran


"Dia ketahuan berbuat baik pada kami dan dia dibunuh di depan kami" jawab Alexa lirih


"Aku masih bisa mengingat bagaimana wajahnya saat itu, dia sedih karena tidak ada lagi orang sebaik dia yang akan membantu kami" ucap Michelle lirih


"Udah, Grandma sama Nonna jangan sedih lagi, nanti kita shopping, yyeaayyyy" ucap Kyra penuh semangat


"Maaf ya Nonna, Grandma, anak itu emang super nyebelin" ucap Michelle memicingkan matanya menatap Kyra


"Tidak apa-apa, Kyra mengingatkanku dengan Daniel saat kecil" ucap Alexa tersenyum lirih


"Emang Daddy waktu masih kecil gimana Grandma ?" tanya Kyra penasaran


"Daniel super aktif, dia selalu merasa bosan kalau Hugo menyuruhnya duduk diam" jawab Alexa


"Lo banget Ra" ledek Michelle

__ADS_1


"Biarin, kan gue anak Daddy" ucap Kyra dengan bangganya


"Cih, emang lo aja ? gue juga anak Daddy Corre yang paling ganteng setelah kedua kakak gue" ucap Michelle tidak mau kalah


"Halah, lo tuh iri mau ikutin gue terus" ledek Kyra


Michelle langsung melempar bantal tepat mengenai wajah Kyra lalu tertawa puas membuat Kyra mendekatinya dan menggoyangkan kedua bahu Michelle sambil terus mengoceh mengeluarkan suara emasnya sementara Michelle masih terus tertawa.


"Kyra seperti anak menyebalkan yang selalu berada di sisiku" sindir Michelle


Mendengarnya menbuat jiwa Michelle dan Kyra penasaran, mereka menghentikan aksinya dan duduk serius mendengar kelanjutan cerita dari Michelle.


"Hei, Michelle yang terlalu mirip denganmu, ternyata yang namanya Michelle itu selalu menyebalkan" gerutu Alexa


Kyra menjulurkan lidahnya ke arah Michelle merasa dirinya dibela oleh Grandma nya.


Kedua perempuan beda generasi bernama Michelle itu cuma memutar bola matanya dan malas meladeni gerutuan Kyra maupun Alexa.


Mereka memilih tidur bersama di atas ranjang yang sama sambil menunggu jet mendarat di tanah Indonesia.


**


Sampai di landasan, Michelle dan Kyra layaknya anak kecil yang di ajak ke wahana bermain, mereka bersorak gembira bisa merasakan oksigen di negara kelahiran mereka lagi.


"Imut banget, gue mau cetak Michelle yang banyak" gumam Axel dengan gemasnya


"Heh anak lo baru aja lahir dan Michelle baru selesai nifas, enak aja main gencat senjata" gerutu Nicholas


"Awas sampai kebablasan, gue cincang lo" ancam Xavier


"Cih, kakak ipar bukannya dukung gue" keluh Axel


..


Mereka pun masuk mobil menuju ke kediaman Oliver karena Emily sudah dapat laporan akan kemurkaan keluarga Melviano maupun Oliver tentang hilangnya berlian dari keluarga mereka yang tidak lain adalah Michelle, Axel, Nicholas, Xavier, dan Kyra sendiri.


Sementara yang akan di sidang sedang sibuk tertawa bersama Michelle dan Alexa karena sepanjang jalan ada saja tingkah kakak beradik itu yang membuat Michelle dan Alexa tertawa lepas.


**

__ADS_1


__ADS_2