My Arrogant Princess

My Arrogant Princess
Bab 121 Masih Masalah Rencana Pernikahan


__ADS_3

‘’Kalau begitu, segera adakan pernikahanku, lalu setelahnya pernikahan Pangeran Keempat Ayahanda,’’ kata Pangeran Ereri.


‘’Pangeran Pertama,aku mengerti bagaimana perasaanmu. Tapi Kaisar Helios juga memperhitungkan keselamatan kalian,’’ kata Raja.


Pangeran Ereri hanya berdecih.


‘’Tenanglah, Pangeran Keempat akan sembuh, itu pasti,’’ kata Raja sambil mengepalkan tangan.


‘’Aku juga sedang menunggu hasil para Ilmuwan di Eropa, mengenai penawar obat baru untuk Ramos,’’ kata Pangeran Shinsuke.


Perasaan mereka campur aduk sambil menatap iba ke Pangeran Keempat yang terbaring di kasur.


......................


Kerajaan Helios


Deg!


‘’Pangeran Keempat ditemukan tidak sadarkan diri di kamar?!’’ pekik Pangeran Kairi.


Kaisar Helios mengangguk membenarkan ucapan anak tertuanya. ‘’Ya, Raja Rivazreich baru saja mengabariku.’’


‘’Jadi bagaimana kondisinya sekarang?’’ tanya Permaisuri tak kalah cemas.


‘’Dokter Wo bilang, itu hanya kelelahan karena Pangeran Keempat sudah banyak memuntahkan darah, dan itu sudah melewati batas tubuhnya sehingga Pangeran Keempat tidak sadarkan diri,’’ jawab Kaisar.


Pangeran Kairi terdiam untuk sesaat. ‘’Jadi, bagaimana keputusan Ayahanda mengenai pernikahan Putri Rakia?’’


‘’Raja Rivazreich bilang kalau Pangeran Pertama mendesak agar pernikahannya segera dilaksanakan,’’ kata Kaisar.


‘’Kalau begitu kenapa Ayahanda tidak menyetujuinya?’’ tanya Pangeran Kairi.


Kaisar Helios menghela nafas panjang dengan mata terpejam. ‘’Sudah kubilang, aku dan Raja Rivazreich memprioritaskan keselamatan semua orang. Kita mengadakan 2 pernikahan sekaligus atau mungkin lebih tepat 3 pernikahan mengenai Putri Rakia. Tidak ada yang tahu penyerangan datang kapan saja, bagaimana kalau ada yang menyerang di tengah acara?’’

__ADS_1


Semuanya hanya diam tidak berdaya.


......................


Beberapa hari sudah berlalu sehingga kedua penguasa negara memutuskan untuk bertemu. Sebuah limousine terparkir bersama 3 mobil hitam di belakang membuat Putri Rakia yang menopang dagu di balkon kamarnya mengerutkan dahi.


‘’Siapa?’’ tanya Putri Rakia.


Pengawal Mori menuruni mobil bersama seorang pria.


Deg!


Putri Rakia tersentak melihat sosok yang datang itu. ‘’Raja Rivazreich? Kenapa dia datang?’’


Pandangannya beralih ke sosok pria yang menyusul menuruni limousine. ‘’Eh? Ereri dan Ren juga datang? Ada apa ini?’’


Ia pun langsung masuk ke dalam kamar setelah melihat kedatangan orang tadi.


......................


‘’Tidak kusangka Anda sendiri yang akan datang kemari,’’ kata Kaisar Helios.


‘’Maaf kalau kedatanganku mendadak,’’ kata Raja Rivazreich.


‘’Tidak. Aku yang seharusnya meminta maaf. Anda sampai mengambil penerbangan untuk datang kemari bersama Pangeran Pertama dan Pangeran Kesembilan,’’ kata Kaisar.


‘’Salam Yang Mulia,’’ kata Pangeran Ereri dan Pangeran Ren bersamaan memberi hormat.


‘’Kalau kita membahasnya lewat telepon, kurasa akan membuang-buang waktu. Jadi Anda tidak perlu merasa bersalah,’’ kata Raja.


‘’Baiklah, aku juga masih memikirkan solusinya,’’ kata Kaisar.


......................

__ADS_1


Kamar Putri Ketiga


Tok! Tok!


‘’Buka pintunya! Kalian di luar, kan?!’’ teriak Putri Rakia.


Tok! Tok! Tok!


‘’Beraninya kalian mengabaikan perintah Tuan Putri sepertiku!’’ seru Putri Rakia.


Bugh!


‘’Hei!’’ serunya memukul pintu dengan perasaan kesal.


Para prajurit yang berjaga di luar kamar hanya mengusap dada mereka sambil membungkuk berulang kali ke arah pintu. ‘’Kami mohon maaf Tuan Putri. Tolong ampuni hidup kami. Ini perintah Yang Mulia.’’


......................


Koridor Istana


‘’Benar! Aku tidak salah lihat. Aku melihat tunangan Kakak Ukii dan Kakak Yuriki tadi datang bersama Raja Rivazreich,’’ kata Putri Nikki.


‘’Nikki, kalau kau ingin membuat lelucon, ini tidak lucu,’’ kata Putri Yuriki.


‘’Benar. Jangan menambah masalah dulu,’’ kata Putri Ukii.


‘’Aku berkata benar!’’ seru Putri Nikki.


‘’Kalau memang begitu, untuk apa mereka datang kemari?’’ tanya Pangeran Kairi.


‘’Justru itu aku memberitahu kalian,’’ kata Putri Nikki.


‘’Aku jadi punya firasat buruk mengenai Kakak Rakia,’’ kata Pangeran Yuga merasa tidak enak.

__ADS_1


‘’Terakhir kali Yuga memiliki firasat seperti ini, kita benar-benar mendapatkan masalah. Aku jadi tidak tenang,’’ kata Putri Yuriki.


‘’Kalau begitu ayo cari tahu, kenapa Raja Rivazreich beserta kedua tunanganmu ada di sini,’’ kata Pangeran Kairi.


__ADS_2