My Arrogant Princess

My Arrogant Princess
Bab 155 Sosok Misterius Kembali


__ADS_3

“Wa-Watashi no seida(Ke-Kesalahanku)?” tanya Putri Rakia.


“Semua perhatian yang aku berikan kepada Tuan Putri, kenapa Anda tidak pernah menyadari keberadaanku? Sejak kecil sampai sekarang, aku menemani Tuan Putri, tapi kenapa? Kenapa Anda memilih Pangeran Keempat dan menikah dengannya?!”


Dokter Wo menggertak gigi sambil mengepalkan tangan. “Tuan Putri sudah berjanji kepadaku saat Anda masih kecil, kalau Anda hanya akan menikah denganku ketika tumbuh dewasa, tapi Tuan Putri melanggar janji!”


Flashback on


“Tidak mau! Aku bilang tidak mau!” seru Putri Rakia muda.


Dokter Wo yang melihatnya hanya menghela nafas. “Tuan Putri, ada apa dengan Anda? Kenapa tidak ingin menatap saya?”


“Aku sedang marah karena kau selingkuh di belakangku!”


Dokter Wo dan para pelayan tersenyum kaku.


“Se-Selingkuh? Kapan saya selingkuh Tuan Putri?” tanya Dokter Wo menahan malu.


“Aku melihatmu berbicara dan tersenyum kepada pelayan itu tadi!”


“Tuan Putri salah paham. Saya hanya menyuruh pelayan tadi menyiapkan sarapan untuk Anda,” kata Dokter Wo.


“Baiklah. Aku akan memberimu hukuman karena sudah selingkuh di belakangku! Saat aku tumbuh dewasa, kita akan menikah dan kau harus menemaniku setiap saat. Aku tidak akan menikah kalau bukan denganmu,” kata Putri Rakia muda.


Dokter Wo tersenyum. “Baiklah. Saya akan menerima hukuman Tuan Putri.”


Flashback off

__ADS_1


“Sejak saat itu, aku menolak semua wanita yang mendekatiku dan tetap sabar menunggu Tuan Putri tumbuh dewasa. Tapi Anda melupakan janji itu dengan mudah,” kata Dokter Wo.


Putri Rakia tidak menyangka Dokter Wo menyukainya dari dulu, sejak ia kecil sampai sekarang. “Tapi kenapa kau tidak memberitahuku?”


“Tuan Putri, saya juga memiliki harga diri dan sadar dengan status saya. Anda seorang Tuan Putri, sedangkan saya hanya seorang dokter. Jadi saya hanya menunggu Tuan Putri sendiri yang datang kepada saya. Tapi hal itu tidak akan pernah terjadi. Heh, kalau tahu akan seperti ini, seharusnya aku menembak Pangeran Ramos muda yang datang waktu itu.”


Deg!


“Kamiya-kun, ini bukan dirimu. Kenapa semuanya tiba-tiba seperti ini?” isak Putri Rakia.


“Perasaan sukaku selama 19 tahun ini hanya sia-sia. Humphehe,” kekeh Dokter Wo.


Putri Rakia dan Pangeran Ezekiel muda menoleh ke arah sosok yang datang.


Wanita itu membulatkan mata.


Flashback on


Gaun mewah pink glitter terbalutkan mawar pink miliknya sudah kotor karena lantai bangunan tua itu. Tubuhnya mulai gemetar sambil memeluk lututnya.


“Kamiya-kun tolong aku. Aku tidak suka tempat menakutkan ini,” isak Putri Rakia muda.


“Hiks … Hiks ... Tasukete(Tolong aku).’’


Dari balik pintu, muncul sosok misterius sambil tersenyum.


“Kau bukan Kamiya-kun, siapa kau?” tanya Putri Rakia muda gemetar.

__ADS_1


Sosok itu tersenyum dengan mata menyipit. “Aku adalah malaikat pencabut nyawamu.”


Deg!


“Kenapa kau mau mengambil nyawaku? Aku ingin bersama Kamiya-kun.”


Sosok itu tersenyum. “Di masa depan, kau adalah salah satu kunci keberhasilanku. Kalau sampai gagal, maka kau akan aku buang bersama kunci yang lainnya.”


Putri Rakia muda mengerutkan dahi tidak mengerti.


“Kita lihat apakah takdir memihak kepadaku.”


‘’Hiks … Hiks,’’ tangis Putri Rakia muda melihat sosok itu mengeluarkan alat pemantik dari balik saku blazernya.


‘’Adieu(Selamat tinggal),’’ kata sosok misterius.


Mata Putri Rakia muda membulat besar saat ruangan itu dipenuhi kobaran api. Sosok itu berjalan pergi meninggalkannya sambil melambaikan tangan.


‘’Ya-mero(Hen-tikan). Yamero(Hentikan), yamero(hentikan)!’’


Flashback off


Akhirnya Putri Rakia mengingat sosok misterius itu.


“Ka-Kau … Tidak mungkin,” tatap Putri Rakia terpaku.


Pangeran Ezekiel muda mengepalkan tangan.

__ADS_1


__ADS_2