
Lakukan tugasmu layaknya seorang pelayan. Jangan berbicara padaku seolah-olah kita berdua sudah akrab, dan satu lagi … Aku hanya memberimu izin masuk sampai siang, selain itu jangan masuk ke kamar tanpa izin dariku.
Okigeng yo(Salam). Dai San Hime(Putri Ketiga), Rakia de Gabrielle Helios, anak perempuan yang kau selamatkan 19 tahun yang lalu.
Jika aku benar-benar bisa sembuh dari penyakit ini, aku akan datang untuk melamarmu agar menjadi teman hidupku.
Aku yang akan menikahinya.
Takkan kubiarkan, Rakia adalah milikku.
Beraninya kalian menyentuh wanitaku.
Ramos!
Kenapa kau selalu bisa menemukanku?
Kau adalah jantungku, karena itulah dimanapun kau berada, aku akan selalu menemukanmu.
Aku menyukaimu jauh sebelum kau bertemu dengan Kakak Ramos! Kenapa me—
Aku menyukai Ramos!
Kakak Ramos sudah mendapatkan semuanya bahkan wanita yang kucintai, tidak bisakah satu kali ini saja Anda mengalah padaku?
Tolong jaga Rakia untukku.
Sudah aku bilang, semuanya juga mengatakan hal itu. Kakak Ramos akan sembuh! Jangan membuatku berubah pikiran terhadap Rakia.
Rakia, aku juga sama terlukanya saat paman memberitahuku mengenai pernikahan kita yang dibatalkan. Tapi yang lebih membuatku lebih terluka kenapa kau nekat bunuh diri? Apakah kau ingin menyiksaku? Bahkan jika akhir bulan ini hidupku akan berakhir, aku akan melawannya sekuat tenaga demi dirimu, agar kita berdua resmi menikah. Tapi jangan lakukan tindakan bodoh seperti ini
Ezekiel.
__ADS_1
E-Ezekiel?
Itu nama tokoh pria yang kau cintai dalam manhwa favoritmu, One day I became a Princess. Ezekiel memiliki arti Kekuatan Tuhan. Itu akan menjadi nama putra kita.
Ba-Baka! Dari mana kau tahu anak kita akan berjenis kelamin laki-laki? Aku bahkan belum mengandung. Sebenarnya yang akan menjadi ibu itu kau atau aku?!
Deg!
Ramos terbangun dengan keringat dingin yang sudah membasahi tubuhnya disertai nafas tersengal. “Haa, huha, semenjak aku bangun, kenapa mimpi itu selalu saja muncul?”
......................
Kerajaan Rivazreich
Semua orang semakin pusing melihat kondisi Putri Rakia yang tidak tenang sampai Raja turun takhta.
“Sepertinya otak Putri Rakia sudah dicuci oleh pria yang menyamar sebagai Pangeran Keempat,” kata Kaisar.
“Benar. Tidak mungkin orang yang sudah meninggal, hidup kembali. Aku tidak akan melepaskan orang yang melakukan kejahatan seperti ini!” tegas Raja Rivazreich.
“Saya sudah memberinya obat penenang Yang Mulia,” jawab Dokter Wo.
“Pangeran Ezekiel harap sabar. Putri Ketiga akan sembuh. Dengan begitu Anda bisa berkumpul kembali dengannya,” kata Ratu Rivazreich.
Semenjak kejadian di restoran, Pangeran Ezekiel muda hanya bisa melihat ibunya dibalik celah pintu. Tentu saja perasaannya sangat kesal dan sedih saat semua orang menganggap ibunya gila padahal psikisnya masih normal.
Pangeran Ezekiel muda menuju ke sebuah kamar.
“Kurasa kalian semua membohongiku. Kalau ayahku memang kecelakaan dan amnesia, ibuku seharusnya tidak dianggap berhalusinasi. Aku adalah putra dari Pangeran Keempat, jadi aku punya hak untuk mengetahui kebenaran dari kedua orangtuaku,” kata Pangeran Ezekiel muda.
Pria itu memegang tengkuk hidungnya “Anda sungguh ingin mengetahui kebenarannya?”
__ADS_1
Pangeran Ezekiel muda mengangguk tanpa rasa ragu.
“Kalau begitu aku akan memperlihatkan kebenarannya,” kata sosok pria.
......................
Dokter Wo yang menemani Putri Rakia hanya menatap wanita yang terbaring itu dengan tatapan sendu. Tidak lama kemudian, ponselnya bergetar. Mata Dokter Wo membulat besar setelah membaca pesan itu.
Ia menatap Putri Rakia dengan tatapan kaget.
......................
Apartemen
Ramos dan Mezool menatap ponsel mereka yang menerima notif pesan. Keduanya terbelalak. Meskipun begitu mereka bersiap-siap lalu segera pergi.
......................
Kamar Pangeran Kelima
Deg!
Pangeran Rui spontan berdiri setelah membaca pesan itu. Tangannya mengepal dan segera bergegas keluar.
......................
Di depan sebuah pintu, sosok pria menyuruh Pangeran Ezekiel muda untuk masuk ke dalam ruangan itu. “Masuklah ... Semua kebenaran ada di dalam kamar ini.”
“Anda tidak masuk?” tanya Pangeran Ezekiel muda.
“Tidak, aku hanya bisa mengantar Anda sampai di sini. Semoga Pangeran Ezekiel diberkati Tuhan.”
__ADS_1
Pangeran Ezekiel muda bingung karena melihat pria itu menangis dan berjalan pergi. Ia berbalik menatap pintu itu dan masuk ke dalam.
“Eh?”