My Arrogant Princess

My Arrogant Princess
Bab 64 Pangeran Pertama Generasi 7


__ADS_3

7 jam kemudian...


Kamar Pangeran Pertama


Pangeran Ereri menatap adiknya dengan tatapan malas. ‘’Sampai kapan kau akan mengikutiku?’’


‘’Sampai kakak tertua pulang, kita harus menunggunya,’’ jawab Pangeran Ren.


Ceklek!


‘’Pangeran Ren?’’ tatap Pangeran Ereri palsu.


‘’Kakak tertua tidak perlu memanggilku seperti itu. Lagi pula Rakia sudah berhasil membantu kita,’’ kata Pangeran Ren sambil merangkul Pangeran Ereri yang asli di sampingnya.


Pangeran Ereri palsu terkekeh pelan. ‘’Kau belum memberitahunya? Kalau begitu biar aku saja.’’


‘’Ra-Rakia?! Kalau kau Rakia berarti....’’


Pangeran Ren menelan saliva sambil melirik Pangeran Ereri yang sudah melontarkan tatapan dingin. ‘’Kakak tertua? Ehe.’’


Ia melepaskan rangkulan tangannya sambil menjaga jarak.


‘’Jadi, siapa yang mengataiku lemah dan membuatku terbatuk saat di mobil?’’ tanya Pangeran Ereri.


Wajah Pangeran Ren pucat pasi. Ia telah salah mengira Pangeran Ereri yang asli adalah Rakia. ‘’Hehe, kakak tertua?’’


‘’Keluar!’’


‘’Baik! Aku keluar.’’


Pangeran Ereri menghela nafas, lalu menatap Rakia yang terkikik. ‘’Terima kasih.’’


‘’Ayahmu begitu marah dan hampir melayangkan pukulan padaku, tapi beruntung Ayahanda mencegahnya,’’ kata Rakia.


‘’Kau pantas mendapatkannya,’’ senyum Pangeran Ereri.

__ADS_1


‘’Mm~ dibandingkan dirimu yang memilih lari, bukankah bisa dianggap sebagai pecundang,’’ balas Rakia tersenyum.


Pangeran Ereri tersenyum lembut. ‘’Aku berhutang kepadamu.’’


‘’Ternyata kau masih bisa tersenyum dengan tulus seperti itu,’’ tatap Rakia meledek.


‘’Aku ini juga manusia. Hanya karena wajahku terlihat dingin bukan berarti aku tidak bisa tersenyum,’’ kata Pangeran Ereri.


‘’Ya sudah, aku ingin istirahat, tugasku sudah selesai.’’


‘’Aku benar-benar berterima kasih,’’ kata pria itu.


Rakia yang berjalan pergi hanya membalasnya dengan lambaian tangan tanpa berbalik.


‘’Pada akhirnya, dia tetap angkuh seperti biasa,’’ senyum Pangeran Ereri.


......................


Rakia menyusuri koridor istana sambil mengelus dada. ‘’Haa, syukurlah aku tidak ketahuan, dan masalahnya sudah dibereskan.’’


Ia mendengar suara seseorang saat melewati kamar Pangeran Ramos. ‘’Eh, siapa? Bukankah Ramos pernah bilang tidak pernah mengizinkan orang lain masuk ke kamarnya?’’


Ceklek!


Rakia terbelalak mellihat seorang pria berdiri di samping kasur. ‘’Aa, ****-surei shimasu(Eh, per-misi).’’


Kedua pria itu menoleh ke arah pintu.


‘’Oh, Rakia, kebetulan sekali kau datang,’’ tatap Pangeran Ramos.


Rakia berjalan pelan menghampiri. Entah kenapa perasaannya sedikit tidak nyaman.


‘’Siapa?’’ tanya pria yang berdiri itu.


‘’Rakia, dia adalah pamanku yang selama ini aku ceritakan kepadamu, sekaligus saudara kandung Ayanhanda,’’ kata Pangeran Ramos.

__ADS_1


Rakia menunduk. ‘’Mohon maaf karena tidak mengenali Anda.’’


‘’Tidak apa-apa. Kau pelayan baru di sini, ya? Wajar saja kau tidak mengenaliku.’’


Dia ramah juga, sepertinya dia orang baik, kata Rakia dalam hati.


Pria itu tersenyum. ‘’Aku Pangeran Pertama Generasi Ketujuh, Shinsuke von Rivazreich.’’


‘’Saya Rakia.’’


‘’Rakia? Nama itu terdengar familiar,’’ kata Pangeran Shinsuke.


Rakia dan Pangeran Ramos bersamaan tersentak.


‘’Namamu mirip dengan Putri Ketiga Kerajaan Helios.’’


‘’Um, semua orang juga berkata seperti itu saat mengetahui nama saya. Saya merasa tersanjung mendengarnya Pangeran Shinsuke, tapi ini hanya sebuah kebetulan.’’


‘’Benar juga. Semua orang memiliki nama yang sama di berbagai penjuru dunia, tidak mungkin Putri Ketiga ada di sini dan menyamar sebagai seorang pelayan,’’ senyum Pangeran Shinsuke.


Kalimat itu telak mengenai perasaan Rakia.


Kenapa aku merasa dia mengetahuinya, ya? Tidak, tidak, ini hanya pasti kebetulan dia berkata seperti itu, kata Rakia dalam hati.


......................


Kamar Pangeran Shinsuke


"Kenapa kembali begitu lama?" tanya Putri Kagura.


"Berhenti cemberut. Aku lelah, mungkin istriku tahu cara memuaskanku," senyum Pangeran Shinsuke.


...Visual Pangeran Pertama Generasi Ketujuh, Shinsuke von Rivazreich...


__ADS_1


...Visual Putri Kagura...



__ADS_2