My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)

My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)
Eps.103 Titik terang


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu. Vlora belum pernah lagi bertemu dengan Kiki sejak terakhir kali pertemuan waktu itu. Bukan tidak ingin bertemu tapi keduanya memang enggan untuk bertemu sampai masalah masing-masing selesai. Dan saat itu tiba masih belum dapat di katakan kapan.


Karena sudah selama ini. Anak buah yang Vlora suruh untuk menangkap seseorang yang ada hubungan dengan Sion gagal. Alhasil selama satu minggu usahanya. Vlora belum mendapatkan hasil apapun.


Vlora pernah sekali mendapatkan informasi yang sangat penting tentang seseorang yang berhubungan sangat dekat dengan Sion. Namun di saat ia akan mengerahkan anak buahnya untuk mencari tau lebih dalam atau menangkap nya. Seketika itu juga informasi yang ia cari-cari hilang.


Informasi yang Vlora dapat seakan-akan hanya laporan cuaca hoax (tidak benar atau tidak pernah terjadi). Padahal saat mendapatkan informasi itu sudah jelas di perkuat dengan buktinya juga. Akan tetapi tetap saja nihil, informasi itu semacam tidak benar saja.


Hingga akhir setelah berminggu-minggu mencari informasi. Akhir Vlora mendapatkan informasi yang sangat matang. Dan informasi yang kali ini benar-benar bukan informasi tidak benar.


Dengan pergerakan hati-hati. Vlora yang tidak mengutus orang luar. Ia yang mengutus anggota kelompok inti organisasi nya untuk mencari tau langsung kebenaran informasi yang telah ia dapatkan.


Sekian lama menunggu. Akhirnya tibalah waktunya ia mendapatkan informasi yang seharusnya secepatnya Vlora dapatkan.


Bahwa, saat Kenan. Seseorang yang Vlora suruh untuk mengali informasi lebih dalam mengatakan atau menjelaskan. Jika seseorang yang selama ini telah membantu Sion adalah.....


Suatu kebenaran yang sangat membutuhkan Vlora marah juga semakin terluka. Karena lagi-lagi orang yang menginginkan kematian nya adalah anggota keluarga nya sendiri.

__ADS_1


Tanpa basa-basi. Vlora langsung mengutus anak buahnya untuk menangkap seseorang itu. Tanpa berpikir panjang terlebih dahulu di kala seseorang yang akan berusaha dengan nya masih dalam anggota keluarga nya.


++++++


"Nik",panggil Kiki pada rekan sesel nya.


Nik menghentikan langkah nya dan berpaling melihat ke arah sumber suara yang memanggil namanya. Dan melihat Kiki heran tidak percaya juga bingung penuh pertanyaan, bercampur aduk.


Kiki yang sudah berdiri tidak terlalu jauh dari Nik langsung merangkul bahu Nik. Mengajak Nik melanjutkan perjalanan untuk pergi ke kantin yang memang adalah tujuan Nik untuk sarapan.


Nik menurut saja. Walaupun sebenarnya ia sedang memiliki banyak sekali kesibukan berkelahi dengan isi kepala.


"Bagaimana kau?",tanya Nik masih menatap Kiki heran tidak percaya.


"Apa? Bicara yang jelas",


Nik yang masih terfokus melihat lawan bicaranya,"Setiap narapidana yang masuk ke dalam ruang isolasi pasti akan berakhir di kotak jenazah atau di keluar dari penjara ini dengan keadaan cacat seumur hidup",jelasnya.

__ADS_1


"Tapi kau baik-baik saja. Aneh kau beneran Kiki kan?",heran Nik tidak mempercayai jika di harapan nya memang Kiki. Karena selama Nik dipenjara di sini. Ia belum pernah melihat ada orang yang keluar dalam keadaan baik-baik saja dari ruang isolasi.


Perlu kalian ketahui. Tempo hari Kiki tanpa sengaja membuat kesalahan di tempat ia bekerja, di sini. Di karena kesalahannya yang sangat fatal. Kiki pun di kurung di ruang isolasi sampai batas yang tidak di tentukan. Padahal kesalahan Kiki hanya karena Kiki salah mengungkap atau menumpahkan drum besar berisikan lem kayu. Karena kesalahan itulah Kiki masuk ruang isolasi dan baru di keluarkan hari ini.


"Tidak ada apa-apa di sana",kata Kiki sembaring mulut tetap santai mengunyah makanan."Hanya ruangan hampa, kasurnya. Bickkkk...... seperti besi, apalagi bantalnya bau apekkk!!! Terus wc nya. Astaga!! kotor sekali!".


"Jadi aku suruh mereka untuk membersihkan ruangan itu sampai kinclong. Yakali aku harus menempati ruangan kotor seperti itu selama seminggu tidak boleh keluar".


"Kau serius?",Nik menatap tidak percaya.


"Hem".


"Mereka penjaga nya",tebak Nik.


"Iya seperti".


".......",menatap heran dengan terselip sedikit pandangan mulai ketakutan di sana.

__ADS_1


"Yasudahlah cepat selesai kita harus kembali bekerja. Aku tidak mau kembali ke ruangan itu",kata Kiki mengabaikan Nik yang ngefreeze mematung di tempat nya duduk. Entah karena apa? Yang jelas Kiki mengabaikan keadaan Nik. Makanannya jauh lebih penting harus segera ia habiskan dari pada harus melihat ketakutan tidak jelas Nik.


__ADS_2