My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)

My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)
Eps.10 Aku kira pria lembut


__ADS_3

Dua hari telah berlalu. Dan suasana rumah tetap sama seperti biasa. Di pagi hari. Jam 6 pagi. Vlora melangkahkan kaki jengkal nya menuruni tangga rumah sembaring menenteng tas ransel sekolah nya.


Berjalan pergi ke ruang makan. Yang di sana sudah bi Nur tengah sibuk menyimpan kan menu sarapan untuk. Yang padahal makanan sarapan Vlora hanyalah Nasi goreng dan teh hijau.


"Pagi bi".Berlalu duduk di kursi tengah meja makan yang luas. Saking luasnya yang mengunakan nya setiap hari hanya satu orang.


"Pagi Non".Balas Bi Nur,"Saya belum membangun kan Nona Vlora sudah turun saja".


"Harusnya bangga dong Bi. Hari ini aku bangun lebih awal tanpa bantuan bibi nihh".Kata Ku Sembaring mengunyah makanan dalam mulut ku.


+++++


Selesai memarkir mobil BMW nya dengan baik. Vlora bergegas beranjak dari dalam mobil nya, bersamaan dengan itu Vlora berpapasan dengan Kiki yang baru datang berlalu masih dengan mengendarai motor Yamaha R25 ABS hitam nya. Tepat di depan Vlora berdiri.


Vlora sempat terdiam sejenak memperhatikan nya yang banyak berubah sejak kejadian di waktu itu. Sayangnya Vlora hanya memperhatikan tanpa ada perasaan tertarik dengan perbedaan Kiki yang dulu.


Sampai di ambang pintu kelas,"Welcome to braii!!!".Teriak ku bersemangat memberi salam.


"Aduh, aduh, kenapa kau hancurkan era perdamaian kami, Tuhan!!!".Anzel terlalu mendalami perannya.


Jay yang duduk si samping nya,"Sudah diam wibu".


"Gue jadi wibu karena lu memperkenalkan gue dengan Naruto, sama kap...cap...apa lah anjing lupa".


"Iye!!".Ujar Ana,"Kalian berdua sama-sama Wibu jangan berisik gue mau belajar".


"Lu salah makan tadi pagi?".Pertanyaan aneh terlontar dari mulut Hanai pada Ana yang duduk di tidak terlalu jauh dari bangkunya.


"Mata mu o'on, anggota OSIS tapi....,"Aku mendekap mulut Ana,"Shutt.....lanjut, lanjut belajarnya anak baik".

__ADS_1


"Hemm".


"Untung Yuna sudah masuk".Ujar Vernon yang duduk di belakang Hanai,"Habis lu".


Sesaat kemudian. Aura kelas berubah menjadi dingin. Karena apa?Karena kehadiran Kiki sebagai cowok dingin memasuki kelas 11 C Bahasa asing.


Semua siswa siswi mendalami perannya yang kedinginan. Akan tetapi,"Jedorrr...... party nya mas Venon!!Ayo Nyalakan!!".Teriak Kiki sangat bersemangat di dukung oleh siswa cowok lain. Berjoget-joget tidak jelas.


Membuat yang lain kaget bukan ngajak main hahahaha.....


Vernon yang awalnya adalah anak rajin dan tidak nyeleneh. Seketika menjadi siswa yang paling aneh di kelas.


"Sungguh sakit hati ini....".


"Asek serr.....".


Buku itu jatuh bersamaan dengan sedikit cairan merah pekat yang keluar dari dalam hidung keduanya.


"Berisik anjing!!!Emang kelas ini milik bapak lu!!".Bentak Ana sangat emosi.


"Lah!Sekolah ini kan emang punya bokap nya Vernon".Benah ku yang justru mendapatkan tatapan tajam dari Ana yang berkata,"Diam bang***sat!!".


Jika sudah begini mereka semua tidak akan ada lagi yang mau ikut campur. Dan diam adalah cara terbaik untuk mereka semua tidak menjadi sasaran amarah Ana.


+++++++


Bel pulang sekolah telah berbunyi. Seluruh siswa siswi bergegas berkemas-kemas untuk pulang. Vlora yang sudah berada di parkiran mobil bergegas menuju mobil nya untuk segera pergi dari sini.


Namun kegiatan ku terhenti oleh,"Gue sudah selesai pelajari, thanks".Kiki menyodorkan sebuah buku catat rumus-rumus matematika pada ku.

__ADS_1


"Hem".Aku mengambil buku ku dari nya.


"Soal lembaran soal-soal nya masih gue bawa".


"Hem".


"Besok pak MTK menyuruh kita menghadap beliau".


Lagi-lagi ku balas hanya dengan berdehem,"Hem".


Aku yang masih terfokus pada lawan bicara ku,"Sudah tidak ada lagi".


"H?Ti..tidak".


"Permisi".Aku berlalu membuka pintu mobil. Menyalahkan mesin mobil berlahan-lahan keluar dari area parkiran mobil sebelum akhirnya tancap gas meninggalkan Kiki yang masih terdiam berdiri di dekat mobil ku tadi terparkir.


+++++


"Sudah berjalan normal kembali?".Tanya ku pada Daniel, Kenan, dan Raka yang berdiri di depan meja kerja ku.


"Perbatasan sudah berjalan normal, semua berkat ide Nona. Kota G lagi-lagi berhutang budi kepada anda".Kata Kenan.


"Keamanan di dalam kota sangat terkendali. Walaupun begitu aku akan terus waspada, memperketat keamanan".Daniel yang bertugas sebagai bayang pelindung gelap dalam kota.


"Bagus".


"Walaupun begitu kita tidak bisa tetap seperti ini. Karena mafia ZCBlack masih berkeliaran bebas di luaran sana dengan beranggotakan yang semakin hari semakin....".Ucapan belum terselesaikan Raka,"......Kau urus saja tugas mu. Sisa nya biarkan aku sendiri yang menyelesaikan".Kata ku.


"Jangan pernah berbuat ceroboh dengan Mafia ZCBlack, jika kau masih ingin hidup".Kata Ku perhatian sorot mata yang dingin suram penuh kebencian.

__ADS_1


__ADS_2