
Dua hari telah berlalu. Tepat di hari ini. Kiki akan melangsungkan pernikahan nya dengan Vlora. Setelah Kiki menyakinkan atau menjelaskan ke keluarganya. Kiki langsung mendapatkan persetujuan untuk menikah dengan Vlora. Karena dari awal keluarga Kiki memang sudah banyak yang suka dan menerima Vlora sebagai anggota keluarga nya. Jadi tidak butuh waktu lama untuk keluarga Kiki menyetujui pernikahan Kiki dan Vlora.
Di hari Senin inilah. Kiki dan Vlora melangsungkan pernikahan kecil-kecil yang hanya di hadiri orang-orang tertentu di kediaman rumah Vlora. Hanya beberapa orang yang hadir, akan tetapi tidak sedikit orang yang berjaga. Hal itu juga atas perintah Kiki agar tidak sampai terjadi sesuatu yang tidak mengenakan selama pernikahan terlaksana.
Mereka yang hadir adalah keluarga besar Kiki, Daniel, Ifan, Vania, dan pak Haki. Dan teman-teman Kik, hanya Fazlur, sementara Jay tidak menghadiri acara karena harus berbagi tugas dengan Raka untuk memastikan situasi Kota dalam keadaan aman.
Untuk dari pihak Vlora yang menghadiri acara, Nona Aska, dan Jehan yang menyempatkan secepatnya pulang ke kota G untuk sahabat terbaik nya Vlora. Dan juga keluarga Ana, kedua orang tua Ana.
Dengan gaun pengantin sederhana, rambut panjang yang ia gerai bergelombang. Vlora yang sangat cantik dan bahagia, turun ke lantai bawah di gandeng oleh Jehan sahabat nya.
Selesai resepsi tadi pagi. Di sore menjelang malam ini hanya tinggal merayakan makan-makan dan acara pesta kecil-kecilan.
"Tidak ku sangka kamu akan datang Jeh",aku kagum juga bahagia melihat Jehan yang menyempatkan menghadiri pernikahan ku.
"Mana mungkin aku tidak datang. Toh sekarang sahabat tinggal kamu Yun",kata Jehan sedikit memanyunkan bibirnya masam."Ngomong-ngomong kamu masih tau kabar Jay?".
"Ha?".
Berjalan mendekat membawa kursi,"Yun",panggil Kiki yang sudah berdiri di samping Yuna. Menuntut Yuna untuk duduk di kursi yang Kiki bawa,"Jangan berdiri kelamaan Yun".Sebelum akhirnya berlalu pergi meninggalkan keduanya kembali.
"Ki, cuma Yuna saja. Aku tidak?".
"Sudah habis kursi nya".
"Anjing kau".
Aku memerhatikan sembaring tergelak menahan tawa.
"Untung dia sudah jadi suami mu, coba tidak aku bunuh dia. Sikapnya tidak berubah, ngeselin",kata Jehan terfokus melihat Vlora kembali."Sampai mana tadi?".
"Masih tau kabar Jay apa tidak?".
"Aduh Yun, jangan terlalu jujur".
__ADS_1
Aku hanya menanggapi dengan raut wajah cengengesan memperhatikan raut wajah malu Jehan yang memerah. Padahal tidak ada yang menyadari topik obrolan kita berdua.
Singkat cerita acara telah selesai. Seluruh keluarga yang hadir telah kembali pulang. Hanya tersisa nona Aska seorang saja yang masih ada di sini. Vlora meminta Nona Aska untuk menginap di sini, akan tetapi Nona Aska menolak dengan alasan banyak pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan.
"Maaf, karena aku teledor kamu hampir terbunuh oleh keluarga kita lagi",Nona Aska sembaring memegangi tangan kanan Vlora dengan kedua tangan nya."Seharusnya aku menjaga mu dengan baik, tapi ternyata aku....",menghela nafas,"Ayah pasti sangat marah jika beliau ada di sini pada ku".
"Tidak papa kak",kata ku."Terima kasih selalu menjaga ku, dan terima kasih telah membantu Bang Xana melindungi ku".
"Sama-sama Vlora".Dengan manik mata yang berkaca-kaca bahagia karena Vlora memangil nya kembali dengan sebutan kakak.
Nona Aska berpaling the fokus pada Kiki yang memang saat itu sedang berdiri di samping Vlora,"Jaga adik ku baik-baik. Jangan sampai dia lecet. Sampai terjadi sesuatu habis kau",
"Kak Aska".
"Aku harus sedikit posesif karena kau sedang hamil Vlora".
'Seharusnya aku yang di posisi itu',pikir Kiki yang manggut-manggut saja mengiyakan. Terlalu malah jika Kiki harus membalas dengan perkataan. Akhirnya pasti akan memunculkan perdebatan panjang, karena lawan bicara nya adalah perempuan.
Next...
Selang beberapa waktu kemudian. Kiki berjalan mendekati Vlora yang masih terduduk di tempat yang sama.
"Kenapa tidak naik duluan?",Kiki yang sudah berdiri di depan Vlora.
Mendongak melihat lawan bicara,"Menunggu kau",beranjak bangun dari tempat duduk.
Yang akhirnya di bantu oleh Kiki."Aduh ini gaun apa kain pel, bersih lantai yang kau lewati Yun",
".....".
"Panjang kali, bahaya ini".
".......".
Kiki yang sibuk sedikit menaikan gaun yang Vlora kenakan. Seenggaknya sampai Vlora bisa berjalan dengan baik tanpa terganggu dengan kain gaun pengantin nya. Ataupun ribet mengangkat gaun yang ia kenakan saat berjalan. Intinya Vlora tidak di perbolehkan ribet.
__ADS_1
Menyadari sikap Kiki yang jauh lebih perhatian dari biasanya yang hanya mencari ribut saja,"Aneh",gumam ku.
Kedua mulai berjalan naik ke lantai atas. Vlora yang memimpin jalan, dan Kiki yang berjalan di belakang nya memegangi gaun yang Vlora kenakan.
Mengekor Vlora yang sibuk menutup gorden dan pintu kaca pintu balkon,"Yun, Yun, Yun, Yun".
"Apa anjing??".
"Jangan marah-marah Yun kasihan anak kita".
"Lu yang buat gue marah anjing".
"Aku iya".
"........",menatap jengkal yang marah.
Terfokus pada koper besar yang ada dekat tempat tidur,"Ini pakaian ku di taruh mana iya Yun?",
"Pembuangan sampah",cuek ku."Tata di lemari, aku sudah menyisihkan ruang untuk pakaian mu".
Vlora di susul berlalu masuk ke ruang ganti pakaian yang sudah jadi satu dengan kamar mandi dan lemari pakaian.
Berdiri di ambang pintu,"Tata rapi! Jangan sampai berantakan".
Mengangkat tangan hormat,"Siap",Kiki yang mulai menarik koper nya pergi ke ruangan ganti menyusul Vlora.
Di dalam Kiki mulai membuka koper nya, dan menata pakaian dengan baik di ruang yang sudah Vlora sediakan untuk pakaian Kiki.
Vlora yang baru saja selesai berganti pakaian dan cuci muka di kamar mandi. Menggeser pintu kamar mandi yang langsung membuat Vlora bisa melihat Kiki yang masih sibuk menata pakaian nya.
Vlora yang selesai menggantung gaun pengantin nya di depan pintu lemari,"Kalau sudah taruh saja di atas lemari kopernya. Bungkus dengan plastik besar di laci itu agar tidak kotor".
"Okay, selamat malam",tanpa melihat lawan bicara, karena masih terlalu sibuk menata pakaian dengan rapi dan baik.
Aku tersenyum tipis untuk Kiki,"Lekas selesai kan dan beristirahat",pesan ku sebelum berlalu pergi meninggalkan Kiki.
__ADS_1