My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)

My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)
Eps.25 Bolos Sekolah


__ADS_3

"Yuna". Panggil suara perempuan dari belakang ku berjalan cepat mendekati ku yang baru saja keluar dari dalam mobil.


"Lu kemarin kenapa tidak masuk lagi?",tanya Jehan belum sempat di jawab oleh Yuna."Mentang-mentang sudah tidak ada Ana lu mengabaikan sekolah ninggalin gue sendirian".Sambungnya.


"Hehehaha....bukan tidak mau sekolah. Tapi gue ada urusan yang tidak dapat gue tinggalkan".Merangkul bahu layu Jehan."Cepat jalan keburu pak MTK masuk sebelum kita ancur kita nanti".


"Hemm".


+++++


Titik selesai bertempur dengan pelajaran kami tutup dengan makan bersama di kantin. Bersama dengan yang lain, Vernon, Anzel, dan Hanai, juga Jay. Sementara Kiki. Hari ini ia izin tidak masuk sekolah entah karena apa. Tanpa surat keterangan.


Jehan bilang, Kiki sudah tidak masuk sekolah sejak aku tidak masuk sekolah juga. Berarti sudah lima hari ini Kiki tidak masuk sekolah tanpa keterangan.


Mencicipi kuah bakso pesanan,"Makanan gratis emang mantap".Ujar Anzel penuh kebahagiaan memakan makanan gratis traktir Vernon.


"Btw ada yang mau bantu gue bolos?".Tanya ku membuat ke lima teman ku mendongak menatap ku.


"Bau-bau perasaan tidak enak".Timpal Anzel.


Mengatupkan kedua tangan memohon bantuan,"Pliss bantu".


"Emang mau kemana sih?".Tanya Jehan heran baru masuk sudah cari cara untuk bolos sekolah.


"Gue harus pulang, pliss,"merapatkan kedua tangan memohon."Pengin jalan-jalan mood buruk".


"Hemm...pergi sendirian lu?".

__ADS_1


"Iyalah kalian semua juga mau ikut".


"Tak, tak, tak".


"Yasudah bantu gue saja",beralih fokus hanya pada Vernon."Lu paling tau tempat termudah untuk keluar dari sekolah".


"Uhahh.....inilah kenapa gue harus menutup seluruh indentitas masa lalu gue".Lelah rasanya selalu di mintai bantuan berbuat dosa. Di kala teman-teman nya mengenal dia sebagai pendosa kelas kakap yang selalu punya seribu cara untuk bolos jam pelajaran. Sayang itu berlaku saat dulu, sekarang sudah tidak katanya.


"Oke".Balasan yang sangat ditunggu-tunggu oleh Yuna."Kalian kembali saja ke kelas duluan, gue akan pergi berdua sama Yuna".


"Lu juga tidak ada niatan bolos Ver? Waktunya pel....".Anzel yang secepatnya di tarik paksa oleh Hanai untuk menjauh dari Vernon. Iblis penghasut ini sangat berbahaya jika di biarkan berdekatan dengan pemuda lemah iman seperti Vernon.


Menepuk bahu Vlora,"Gue duluan, besok lu harus masuk awas saja sampai izin lagi".Jehan terlihat tidak rela membiarkan Vlora bolos sekolah.


"Masuk gue besok".Balas santai ku.


"Tas lu kan belum di ambil". Vernon menyela pembicaraan.


"Iya".


"Gue bakal masuk besok, lu jangan lecet gitu Jehan. Gue baik-baik saja",aku beranjak dari tempat duduk ku."Gue duluan".Aku berlalu pergi menyusul Vernon yang sudah lebih dulu meninggalkan meja kantin.


++++


Di belakang gudang gedung sekolah. Vernon mempersiapkan diri berjongkok di sana. Membiarkan Vlora mengunakan bahunya sebagai pijakan untuk melompat dinding pagar yang mengelilingi pekarangan sekolahan.


Duduk di atas pagar,"Thanks Ver".Sebelum tergerak loncat keluar pajar sekolahan.

__ADS_1


"Biasanya dua kali gue jadi pijakan sampai patah pundak gue".Gumam Vernon menatap atas dinding pagar tempat Yuna melompat tadi.


+++++


Vlora berjalan cepat menyebar jalanan Kota. Setelah ia selesai mengambil tas yang berada di sisi lain luar sekolah. Masuk ke dalam mobil yang sudah terhenti di tepi jalan sebrang jalan menunggu kehadiran nya.


"Persiapan sudah selesai?".


"Sudah".Balas Kenan yang duduk di kursi pengemudi mobil.


Kenan telah lulus sekolah di tahun kemarin, ia bukan lagi siswa SMA Garuda Sayap Emas. Sehingga ia memiliki banyak waktu untuk fokus pada organisasi yang ia ikuti sejak SMP.


Kenan bergabung dengan organisasi Mafia bukan hanya untuk sekedar bergabung mencari intensitas diri agar di takuti banyak orang. Melainkan karena memang ia memiliki keinginan kuat terjun ke dalam organisasi gelap. Di kala kehidupan nya sudah terlalu gelap untuk ia kembali ke jalan kebenaran yang sudah lama jauh dari kehidupan nya.


Bisa di simpulkan. Kenan melakukan karena sesuatu yang ia alami di masa lalu. Sesuatu yang sangat tidak ingin Kenan rasakan lagi. Yang membuat dirinya berkeinginan kuat menutup diri dari dunia luar. Bergabung dengan organisasi Mafia baginya dapat menutupi identitas sebenarnya tentang dirinya. Sekaligus tentang masa lalu nya.


Next......


Mobil yang di kendarai Kenan mulai tancap gas meninggalkan pekarangan ini. Untuk segera menempuh perjalanan pergi ke tempat tujuan.


Di lain sisi Vlora yang duduk di kursi penumpang, di sibukkan dengan pistol yang akan ia pergunakan. Seperti merakit dan menyimpan beberapa peluru sebagai persediaan.


+++


Mencengangkan leher sesosok pemuda yang sudah penuh luka pukulan,"Beraninya kau menyelinap masuk ke dalam daerah ku".Brugkk....membanting kasar tubuh pemuda ini sampai terbentur cukup keras ke lantai.


"****...",merintih menahan sakit luar biasa di sekujur tubuh nya.

__ADS_1


Suasana malam hari ini. Sungguh sangat mencekam juga mengerikan untuk Kiki yang ketahuan menyelinap masuk ke dalam daerah kekuasaan musuh.


Alhasil posisinya saat ini hanya memiliki dua pilihan. Berusaha melawan dan selamat namun cacat seumur hidup, atau mati di tangan para anggota mafia ZCBlack saat berusaha menyelamatkan diri ataupun hanya diam saja.


__ADS_2