My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)

My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)
Eps.87 Kenapa dia?


__ADS_3

Semenjak hari itu. Kiki jadi lebih sering menemui Vlora. Dan Vlora lebih sering mengabaikan keberadaan Kiki. Ia engan untuk mengatakan ataupun bertanya lagi tentang apa yang sebenarnya tempo hari kemarin Kiki mimpikan.


Beberapa hari kemarin Vlora juga mendapatkan panggilan telfon dari Jiwan yang bertanya-tanya hal-hal aneh tentang nya. Tentang apakah ia baik-baik saja atau apakah dia sedang ada masalah, dan apakah sedang ada sesuatu yang mencurigakan.


Alhasil Vlora hanya membalas dengan tawa singkat belum akan ia tutup dengan ucapan singkat.


Next....


Di hari ini. Vlora ada tugas kerja keluar, ia harus pergi ke perusahaan ayahnya yang sangat sering ia abaikan. Walaupun terabaikan. Perusahaan Altrio tetaplah perusahaan terbesar kedua di dunia. Dengan saham puluhan triliun.


Vlora dengan pakaian rapi khas orang kantoran pada umumnya. Beranjak keluar dari dalam mobil berjalan masuk ke dalam gedung kantor Altrio untuk mengerjakan beberapa pekerjaan di kantor.


Tepat setelah menjelang sore hari. Vlora baru dalam perjalanan kembali pulang ke rumah. Mengendarai mobil BMW biru tua seorang diri tanpa membawa seorang supir yang menamainya.

__ADS_1


"Aaaaaaaaaaakkkkk..........",teriak kencang Vlora saat kedua tangan di paksa masuk ke dalam air yang mendidih.


Dua menit ada di dalam air mendidih bukalah waktu yang singkat. Vlora bahkan sudah merintih sangat kesakitan. Kedua sudut matanya juga sudah mengeluarkan bui bening air mata.


Hingga saat kedua tangan terangkat Vlora, ia dapat melihat jelas betapa memerahnya kedua tangannya yang beberapa daging kedua tangannya sudah mengelupas.


Tidak perduli dengan rasa sakit yang Vlora rasakan. Seorang pria ini langsung menarik tubuh Vlora untuk ikut bersamanya.


Vlora melawan namun mereka yang menonton juga ikut membantu pria ini. Sehingga sebuah pukulan keras benda tumpul ia rasakan. Bahkan dapat Vlora rasakan betul jika sela-sela surai rambut nya sampai mengeluarkan cairan merah pekat berbau anyir. Membuat Vlora akhirnya kehilangan kesadaran dan pingsan.


+++++±++++++++


Sudah tiga hari ini. Setiap kali pergi lewat balkon kamar Vlora Kiki tidak pernah melihat pemiliknya ada di dalam sana. Di Hari ini Kiki memutuskan untuk berkunjung lewat pintu utama sekalian berbincang-bincang dengan bibi asisten rumah yang basa-basi menanyakan betul keberadaan Vlora.

__ADS_1


Singkat cerita setelah yakin betul tentang hilangnya Vlora. Kiki langsung bergerak cepat, ia segera pergi tempat di mana ia bisa menemukan dan mendapatkan informasi tentang Vlora.


Tidak ada yang sulit untuk Kiki menerabas jalanan yang sangat macet. Yang saat ini tengah ia lalui. Dengan mengendarai motor kesayangan nya.


++++


Tibalah Kiki di markas kecil miliknya, menemui beberapa anggota nya sangat ia percayai untuk membahas tentang hilangnya keberadaan Vlora.


Memang dua rekannya tidak ada hubungan dengan hilang nya Vlora. Namun target yang saat ini kedua rekan Kiki incar adalah dia yang menurut mereka berdua telah menculik Vlora.


Oleh karena itu mereka berdua siap sedia membantu Kiki. Bahkan jika pun itu salah dugaan, seenggaknya mereka mendapatkan sedikit cela untuk menemukan target yang telah menjadi daftar hitam mereka berdua.


Selang beberapa menit berkecimpung di depan banyaknya komputer untuk me-restart beberapa data biodata orang lain. Akhirnya ketiga mulai bergerak sendiri-sendiri untuk mencari informasi secara langsung dari luar tentang keberadaan Vlora.

__ADS_1


Lalu bagiamana dengan Raka, Daniel, dan Kenan?Sejak kemarin mereka bertiga sudah menggerakkan anggota kecil untuk mencari keberadaan Vlora. Agar berita tentang hilangnya Vlora tidak sampai tersebar ke seluruh anggota yang lain.


Karena jika itu sampai terjadi tidak hanya jabatan Vlora yang hilang. Akan tetapi nyawa Vlora juga akan hilang. Vlora akan jadi target pembunuhan, karena hilangnya Vlora, berarti Vlora sedang berkeliaran seorang diri di luaran sana tanpa satupun pengawas.


__ADS_2