My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)

My Name Is Crazy (Si Pecundang Telah Kembali)
Season.153 di kerja bersama orang misterius


__ADS_3

Dua Minggu setelah nya. Di hari Rabu yang cerah. Afif berjalan kaki seorang diri di tengah keramaian mol mengenakan pakaian santai. Jaket hitam dengan celana jeans panjang hitam sepatu hitam bertali.


Seakan-akan tengah menunggu seseorang untuk menemui nya. Namun di tunggu kala tunggu belum juga ada seseorang yang menghampiri Afif.


Hingga akhir ia berlalu pergi meninggalkan tempat itu dengan langkah kaki terburu-buru. Pergi ke parkiran mobil masuk ke dalam mobil nya. Sampai akhirnya tancap gas meninggalkan area parkiran mol.


Di malam yang suntuk. Sunyi sepi di pelabuhan penitipan kotak-kotak besar barang-barang ekspor impor siap kirim ataupun proses pengiriman. Afif berdiri seorang diri di balik salah satu kotak untuk mengintip salah seseorang yang akan melakukan pertemuan dengan seseorang yang menjadi incaran nya.


Melalui alat komunikasi tanpa kabel berupa anting. Rekan Afif yang bersiaga jarak jauh berkata,*Hati-hati mereka membawa banyak pengawal. Mereka semua otw berjalan mendekat",memberikan peringatan pada Afif.


'Sudah sejauh ini, sialan!!',umpat Afif terdiam di tempatnya.


Namun tiba-tiba datang seseorang misterius dari arah tidak terduga melumpuhkan hampir seluruh orang yang melakukan pertemuan rahasia itu. Seseorang misterius itu hampir di tembak oleh pria yang masih selamat. Akan tetapi hanya sekedar hampir karena Afif dengan sigap melumpuhkan pria itu sebelum melukai seseorang misterius berpakaian hitam-hitam tertutup rapat itu.

__ADS_1


"Ada mata-mata! Habis mereka!!",teriak lantang seorang pria menyuruh anak buah nya yang langsung berhamburan berlari mendekat.


"Jangan biarkan mereka hidup",teriaknya kembali.


Sementara Afif juga seseorang misterius itu segera berlari satu arah bersama-sama untuk menghindar dari kejaran mereka yang jumlahnya sangat banyak.


Aaaaaaaaaaakkkkk.........


Angin malam semakin dingin membuat nafas tersengal-sengal Afif berasap-asap, ia membungkuk memegangi lututnya sembaring memikirkan cara untuk keluar dari kejaran mereka.


Di kala ia masih bisa melihat dengan jelas juga teriakan juga langkah kaki mereka yang semakin mendekat.


Afif yang mulai lari kembali tidak menyadar ada seseorang juga yang berlari berlawanan arah dengan nya. Karena itulah tabrakan tidak bisa di hindarkan terjadi.

__ADS_1


Tubuh kecil seseorang misterius itu terpental cukup jauh dari Afif. Namun Afif yang juga sama lekas bangkit dan membantu seseorang misterius itu beranjak dari tempat nya.


"Ayo ku bantu naik ke atas sana",kata Afif hendak membantu seseorang misterius ini untuk naik ke atas kotak-kotak besar ini agar tidak lagi di kejar-kejar oleh mereka. Lebih tempat untuk bersembunyi.


Seseorang misterius ini menerima uluran tangan Afif. Dan Afif dengan ringan nya mengangkat tubuh seseorang misterius ini ke atas bahunya agar seseorang misterius ini bisa meraih pegangan di atas kotak.


Setelah berhasil hal tidak terduga kembali terjadi. Seseorang misterius yang di bantu Afif mengulurkan tangannya dari atas sana untuk mempermudah Afif naik ke atas kotak ini bersama dengannya.


Di kala sudah tidak ada cara lain, dan suara langkah kaki itu semakin mendekat. Afif pun menerima uluran tangan seseorang misterius itu sebelum para orang-orang yang mengejar mereka berdua mendekat.


Dan benar saja baru juga beberapa menit Afif dan seseorang misterius ini ada di atas atap kotak besar para grombolan yang mengejar mereka berdua berdatangan dan berkerumun tepat di bawa mereka berdua bersembunyi.


Sementara mereka berdua hanya bisa tiduran terlentang di atas kotak besar sembaring menunggu mereka semua yang ada di bawah pergi membubarkan diri. Keduanya hanya bisa tiduran tanpa bisa berbuat apa-apa selain terlihat diam mendengarkan kebisingan di bawah sana.

__ADS_1


__ADS_2