Pendekar Mata Dewa

Pendekar Mata Dewa
001. Kehidupan Damar Sasongko


__ADS_3

Damar Sasongko seorang anak kecil yang malang, ia seorang anak yatim yang hanya tinggal bersama ibunya saja, ayahnya meninggal sa'at ia masih berusia 1 thn. Ayahnya meninggal karena kecelakaan sa'at bekerja di pabrik cengkeh milik juragan Broto.


Keluarga Damar Sasongko termasuk keluarga yang kurang mampu, di tambah kini ayahnya sudah tiada. Mau tidak mau mak Surti (ibu Damar Sasongko) yg menjadi tulang punggung demi kelangsungan hidup hingga Damar Sasongko besar. Sejak kematian Sardi (suami mak Surti) entah kenapa ia tidak mau menikah lagi hingga sa'at ini.


Damar Songko mulai tumbu dan kini usianya genap lima tahun. Ia tumbuh normal layaknya anak anak lainya yang membedakan hanya postur tubuh yg lebih besar dari anak seumurannya karena mewarisi gen dari ayahnya yang berbadan besar dan kekar.


"Damar... Damar... ayo pulang sudah sore nak" teriak mak surti yg memanggil Damar sasongko yg sedang bermain dengan teman temanya.


"Baik Bu...!!" lalu Damar Sasongko bangkit dan berlari menghampiri ibunya, namun tiba tiba kakinya tersandung batu dan jauh.


"ADUUUUH.... AAAAH.... Hu.. Hu.. huuuu". Damar Sasongko pun menangis karena lututnya berdarah


Mak Surti pun panik dan menghampirinya untuk mengangkat tubuh Damar Sasongko


setelah dekat dan membantunya bangun.


" Sudah diam masa anak laki laki jauh begitu saja menangis" kata Mak surti dengan lembut sambil tersenyum.


"Iya Bu... lain kali klo jatu ngga nangis, Damar kan kuat seperti ayah... " jawab Damar Sasongko sambil tersenyum dan memperlihatkan deretan gigi mungilnya.


Setelah sampe didepan rumah Mak Surti pun mendudukan Damar Sasongko di atas kayu bulat yg d susun rapih seperti bangku yg panjang untuk memeriksa lukanya.


"Hanya luka kecil nanti juga sembuh... " kata Mak Surti yg sedang memeriksa lukanya

__ADS_1


"Ayo masuk dan cepat mandi sebentar lagi mau magrib" ajak Mak Surti pada Damar Sasongko


******


(ke'esokan hari)


Di sore hari ketika mak Surti selesai merapihkan ramah yang kecil dan sederhana ia kedatangan tiga orang tamu, satu orang berbadan kurus dan sedikit tua sekitar umur 45 thn dan mengenakan topi Coboy dan duduk di atas kuda dan dua orang berbadan kekar dan bermuka garang kedua lelaki itu masing masing membawa golok bak seorang pendekar yang tidak lain adalah pengawal pak tua yg ad di atas kuda. pak tua pun turun dan d bantu salah satu pengawalnya lalu berjalan kearah pintu rumah mak Surti.


"Kalian berdua tunggu di sini jaga kudaku.!" kata pak tua.


"Iya gan" jawab mereka kompak.


tok... tok... tok.. (suara pintu d ketuk)


ngeeeek... (suara pintu di buka)


Author: Maklum gan pintu jaman dulu klo di buka pasti ad suaranya pokonya bayanyangin aj dah bagemana pintu jaman dulu jaman


kuda gigit besi


(ok lanjut ke cerita)


"Jj juragan... aa ada apa yyaah juragan datang kemari..?" tanya mak Surti yang sebenarnya sudah tau maksud dan tujuanya.

__ADS_1


Tanpa permisi lagi pak tua itu langsung nyelonong masuk dengan santainya sambil berkata


" Hhhhhhh.... Surti... Surti... sudah berapa kali aku katakan kepadamu hah....? Tapi kamu masih saja keras kepala".


Lalu pak tua itu duduk di kursi kayu satu satunya di rumah itu dan mengangkat satu kakinya dan membuka topi coboynya.


"Ma'afkan saya juragan saya tidak bisa...."


Air matanya mulai keluar karena takut pada pak tua itu.


mak Surti mengusap air mata yang mulai turun dan hampir jatuh sambil memeluk Damar Sasongko.


"Kenapa... apa penawaran saya masih kurang menarik...?"


tanya pak tua dengan sedikit mengejek


Baiklah kalau begitu, saya kasih waktu satu minggu lagi, kalau minggu depan jawabanmu masih sama saya akan memaksamu.... "ingat itu. " lalu ia bangkit dari duduknya dan keluar dari rumah mak surti'.


Mak Surti pun hanya bisa pasrah dan sedih


"Duh gusti kenapa nasibku seperti ini,,, (batin mak Surti)


Author: Aduh Surti kasian banget nasibmu seandainya aq bisa bantu kamu aq ikhlas deh tpi kan aq g tau ap masalahmu dengan pak tua. ya mungkin aj klo aq bisa bantu trus kmu mau gitu jadi istriku hehehe.... g ap ap biar janda juga.

__ADS_1


Sebenarnya ada masalah ap ya si Surti sama juragan tua itu. trus siapa sih juragan tua itu, maksud dan tujuannya kerumah Surti. katanya mmberikan penawara, ap yg d tawarkan rahasia amat kayaknya sampe sampe author juga penasaran


__ADS_2