Pendekar Mata Dewa

Pendekar Mata Dewa
003.Kakek Misterius


__ADS_3

...Damar Sasongko terus berlari semakin jauh dari rumahnya hingga keluar desa karena takut. Damar Sasongko merasa sangat ketakutan melihat amukan Juragan Broto. kini Damar Sasongko tidak tau lagi harus ke mana. perutnya mulai lapar ia tidak tau harus meminta makan pada siapa, karna tidak ada satu orang pun yang ia kenal....


...Damar Sasongko terus berjalan hingga menemukan sebuah warung makan dekat pasar. Namun Damar Sasongko tidak berani masuk karna tidak memiliki uang satu keping pun. Damar hanya duduk di depan warung sambil memegangi perutnya yang lapar....


...Belum berapa lama Damar Sasongko duduk di depan warung makan datang lima orang berwajah seram dan masing masing membawa golok. Salah satu dari mereka ada yang berbadan besar, mungkin itu adalah ketua mereka. lalu mereka pun masuk, ketika hendak duduk ternyata tidak ada satu meja pun yang kosong, hingga akhirnya salah satu dari mereka menarik kerah baju orang yang sedang duduk menikmati makanan di sebelahnya....


..."Matamu buta ya...???! kita orang mau duduk... sekarang pergi sana...!!! orang tersebut pun di lempar ke luar warung. Beberapa orang yang sedang makan ditempat itu pun keluar karena takut dan sebagian ada yang masih makan dengan perasaan was was. Namun tidak bagi kakek tua yang sedang menikmati makanan dimeja paling ujung pojok belakang, kakek tua itu menikmati makan dengan santainya seolah olah tidak terjadi apa apa. setelah melempar orang tadi ia pun kembali teriak. "Pelayan cepat kemari....!!!" tidak lama kemudian pemilik warung pun datang "Iiiiya tuan... mau pesssan apa tuan....?" taya pemilik warung dengan sedikit ketakutan...


..."Saya pesan makanan yang paling enak disini CEPAT....!!!" bentak ketua kelompok dengan sedikit mendorong agar secepatnya diambilkan makana. setelah berbalik badan dan hendak melangkah tiba tiba pemilik warung d tarik lagi bajunya....


..."Tunggu dulu...!!!" pemilik warung pun membalikan badanya "Ingat makanan yang paling enak dan jangan lupa kedua anak gadismu yang harus membawa makanannya kemari MENGERTI....!!! " Baik tuan... mengerti tuan... " jawab pemilik warung...


...Pemilik warung pun kembali masuk kedalam dan menemui kedua anak gadisnya untuk membawakan makanan pada tamunya tadi. sebenarnya pemilik warung itu pasti kelima tamunya akan berbuat yang tidak tidak terhadap kedua anaknya. tapi mau bagaimana lagi, kalau permintaanya tidak di turuti pasti warungnya akan di acak acak yang membuatnya rugi....


...Beberapa sa'at kemudian dia gadis cantik pun datang dengan membawa makanan yang dipesan tadi. "Ini tuan pesanannya silahkan... " ketika hendak kembali masuk, tangan kedua gadis itu pun di tarik sehingga jatuh dan duduk tepat disebelah ketua mereka....

__ADS_1


......"Mau kemana manis duduklah dulu dan temani kang mas makan...? " Ma'af tuan kami ingin melayani tamu tamu yang lain". jawab salah satu gadis tersebut dengan sedikit takut"......


..."Hhhehehe.... di sini saja dulu temani kang mas makan, biar yang lain ayahmu yang mengurus" jawab pria itu yang masih menggoda kedua gadis yg berada d sebelah kiri dan kanannya yang kini sudah ia peluk secara bersamaan. Kedua gadis tersebut terus saja memberontak melepaskan pelukan pria tersebut dan menyingkirkan lengan yang berada di bahunya. Namun apalah daya tenaganya sangat lemah, jangan kan melepaskan pelukan pria tersebut menyingkirkan lengan yang berada di bahunya pun tidak mampu....


...Melihat kedua gadis tersebut tidak dapat melepaskan pelukannya pria itu semakin senang dan terus menggoda dan kadang ingin menciumnya, namun kedua gadis itu pun memalingkan wajahnya agar tidak bisa ia cium "Lepaskan tuan kami ingin kebelakang dan ingin melayani tamu yang lain" begitulah ocehan kedua gadis itu dan terus memohon...


Tetapi pria itu tidak mau melepaskan justru malah semakin menjadi dan terus ditertawakan keempat kawanya seakan itu adalah tontonan yg lucu.


...Kelima pria itu semakin lama semakin kurang ajar salah satu dari mereka ada yg mencolek pipi dagu hidung bahkan ad yang berani memegang bawah pinggulnya bagian belakang. ketika salah satu dari mereka ingin meraih bagian yg lebih sensitif bagian dada tiba tiba saja ad benda kecil melesat dengan cepat mengenai punggung tangannya....


..."Aaaaah..... Ba****t siapa yang sudah mengganggu kesenangan ku hah...!! " teriak pria itu dengan sangat marah sekaligus menahan rasa sakit akibat benda yang mengenai tangannya tadi. pria itu terus mencari siap pelakunya sekaligus ingin menghajarnya karena telah mengganggu kesenangannya. Semua yang ada ditempat itu tidak ada yg berani bersuara karena takut takut akan menjadi sasaran amukannya....


...Keempat kawannya pun bersiap untuk menyerang kakek tua itu. Dengan aba aba sang ketua tiga kroco itu pun langsung menyerang secara ber sama sama "Serang..!!!" kata sang ketua. Dengan santainya kakek tua itu menghindari serengan dan tebasan yang terkadang menangkis nya. tanpa bangkit dari kursi nya kake tua itu dengan sangat mudah mematahkan serangan mereka bertiga bahkan kakek tua itu pun masih bisa menyerang balik yang membuat mereka harus mundur....


...Setelah membuat mereka mundur kakek tua itu pun melompat keluar menerobos melalui jendela yang ad di sebelahnya. "Kejar...! perintah ketua pada tiga anak buahnya yg tersisa. Mereka bertiga pun langsung mengejar kakek tua dan di susul oleh ketua mereka. kakek tua itu pun berdiri di sebelah rumah makan tersebut lalu di susul oleh empat kawanan yg mengejarnya. " Dasar kakek tua bau tanah berani beraninya kau mencampuri urusan kami" kalian bertiga serang dia....

__ADS_1


..."Hiyaaaat... ketiga anak buah itu pun berlari untuk menyerang kakek tua itu. Dengan hentakan kecil tiga batu pun melayang di hadapannya dengan sekali kibasan tangan betu tersebut pun melesat dengan cepat mengarah ke tiga orang yang ingin menyerangnya. Belum sempat mengayunkan goloknya ketiganya terpental kebelakang dan tak sadarkan diri akibat serangan dari kakek tua itu....


...Melihat anak buahnya tak berdaya sang ketua pun langsung turun tangan untuk menyerangnya. "Sialan rasakan ini, hiyaaaat...! karena ilmu yang dimiliki ketua itu lebih tinggi dari anak buahnya ia sedikit lebih lama menghadapinya sampai bertukar serangan dan menghindar....


...ketika kakek tua melompat kesana kemari untuk menghindari serangan akhirnya ia pun mendarat tidak jauh di depan warung makan tersebut yang dimana Damar Sasongko sedang duduk menahan lapar dan lemas bersandar di salah satu tiang rumah makan. kakek tua hampir tidak menyadari jika ada serangan golok yang melesat dengan cepat ke arahnya karena konsentrasinya terbagi. untung saja kakek tua dengan sepat mengambil batu kecil yang ada d bawahnya. Dengan hentakan kaki batu kecil itu pun melayang di depannya lalu kakek tua itu pun langsung mengibaskan tangannya, dengan cepat batu kecil itu melesat menghantam ujung mata golok yg menuju kearahnya dan "cetar.....!!! terdenagar suara ledakan akibat benturan batu dengan golok yang mengakibatkan batu itu hancur menjadi serpihan kecil dan tajam. dengan cepat kekek tua itu menutupi wajahnya dengan topi bambu (caping) yang ia kenakan....


...Damar Sasongko seketika kaget yang mendengar ledakan tersebut hingga melotot kan matanya. Namun siapa sangka ada beberapa pecahan batu yang mengenai wajahnya walau pun jarak nya dengan ledakan cukup jauh sekitar dua puluh meter. Dan na'asnya lagi serpihan batu tersebut ada yang mengenai kedua bola matanya yg membuatnya menjerit kesakitan. Si kakek tua sudah ingin bersiap kembali menyerang musuhnya, namun ia mengurungkan karena mendengar jeritan anak k kecil yg tidak jauh darinya....


...Dengan jurus langkah seribu serta tehnik meringankan tubuh kakek tua segera berlari menghampiri anak kecil itu lalu menggendongnya dan pergi dari tempat tersebut, yang tidak lain ialah Damar Sasongko yang terkena imbas pertarungan mereka berdua. "Sial..." musuhnya ingin mengejarnya namun ia urungkan, ia hanya berdecak kesal dan mengumpat, karna ia sadar biarpun biarpun dapat mengejarnya namun belum tentu ia dapat mengalahkan si kakek tua yang ilmunya lebih tinggi darinya....


.


.


.

__ADS_1


.


Siapa sebenarnya kakek tua itu kenapa konsentrasinya bisa pecah Saat melihat Damar Sasongko apakah ia mengenal Damar Sasongko atau hanya sekedar iba karena melihat Damar seperti anak yang kelaparan...? ikuti terus kisahnya di episode selanjutnya


__ADS_2