
Sejenak, Keduanya berdiam diri entah apa yang di pikirannya
Dirga juga tidak ingin bersuara karena ia hanya ingin mengetahui apa maksud Fei Ha membawanya kesini.
"Ratusan ribu tahun lalu, Seorang manusia bernama Tianzhong pernah menggemparkan alam kami. Berbagai iblis dan monster iblis yang di kenal sangat menakutkan terbantai di tangannya!"
"Namun sungguh sayang. Sosok Tianzhong kalah dengan seorang iblis besar yang di ketahui adalah 8 jenderal dan satunya mengaku dirinya sebagai sosok Raja Iblis!"
"Pertempuran antara Tianzhong beserta bawahannya melawan delapan iblis itu membuat tiga alam berguncang hebat. Hingga akhirnya pertempuran itu di menangkan oleh iblis - iblis bedebah itu, Meskipun hanya satu iblis yang berhasil di tumbangkan!"
"Walaupun begitu, Semua iblis yang berada di medan perang saat itu tiba - tiba menghilang begitu saja entah pergi kemana. Namun kami menduga jika mereka pergi ke suatu tempat yang sulit di jangkau agar pemulihan mereka menjadi lebih tenang!"
Fei Ha tiba - tiba menceritakan kisah terdahulu perang antara iblis bersama manusia serta sosok lainnya membuat Dirga seketika terkejut.
Perang ratusan ribu tahun lalu?
Mengapa tidak ada sejarah seperti ini?
Dari cerita Fei Ha. ada nama sosok Tianzhong yang pernah ia dengar dari Wei Jian Hu.
Seolah mengerti dengan apa yang di pikirkan manusia itu, Fei Ha melanjutkan katanya.
"Perang itu terjadi di suatu alam berbeda dari dunia yang kamu tempati. Namun ada beberapa orang tertentu yang tahu tentang ini."
Dirga terdiam sebentar lalu kembali bertanya. "Lalu, Mengapa kamu bisa seperti ini? Apa terlibat dengan perang itu?"
Wajah Fei Ha sontak memanas dan mengalihkan pandangannya ke arah lain menghindari tatapan Dirga.
"Aku...Aku...Aku seperti ini karena gagal membangkitkan garis darah ras harimau putih!" Jawab Fei Ha membuat Dirga tertawa.
"Mati gara - gara itu? Sebagai seorang leluhur, Bagaimana itu bisa terjadi? Bukankah itu sangat konyol??" Kata Dirga di sela tawanya.
Fei Ha mendengus kesal dan tidak marah meskipun di ejek oleh manusia tampan ini.
"Huh, Aku melakukan itu karena aku tidak ingin melibatkan yang lainnya. Karena proses pembangkitan itu bisa menimbulkan kesengsaraan surgawi!" Kata Fei Ha sedikit menjelaskan. "Siapa juga yang mau di sambar oleh petir menakutkan itu." Imbuhnya terakhir.
__ADS_1
Dirga berdiam sejenak seolah berpikir.
Melambaikan tangan dan seketika sebuah darah merah pekat melayang di depannya.
Mata Fei Ha membulat sempurna melihat darah yang tidak asing baginya. Bahkan ia merasakan aura yang terkandung itu sangat kuat.
"I-itu darah ras harimau putih! Da-dari mana kamu mendapatkannya??" Ucap Fei Ha tergagap menjulurkan tangannya ingin mengambilnya.
Namun Dirga menghilangkan itu membuat Fei Ha muram.
"Aku beri darah itu kepadamu! Tapi kamu harus berjanji ikut dan patuh denganku!" Ucap Dirga serius menatap wajah Fei Ha yang kaget.
"I-itu tidak mungkin! Sedangkan aku sendiri hanya sebuah jiwa dan tidak bisa keluar dari ruangan ini karena adanya segel kutukan!" Jawab Fei Ha menolak persyaratan Dirga, Meskipun ia sangat tergiur dengan darah itu.
"Tidak masalah! Tapi segel kutukan itu setidaknya bisa di hancurkan oleh sesuatu yang lain..Bukan?" Ucap Dirga menaikkan satu alisnya.
Mendengar perkataan Dirga, Sontak wajah Fei Ha memerah panas karena ia tahu maksud perkataan Dirga.
Namun yang membuatnya malu bukan ini. Melainkan tentang cara yang harus di lakukan untuk menghancurkan segel kutukan ini.
"I-itu..." Fei Ha ragu untuk mengatakannya.
Lebih tepatnya malu untuk mengungkapkannya.
Dirga mengernyit melihat ini dan tidak bisa untuk tidak bergumam di hatinya.
'Ada apa dengan siluman wanita ini?' Batinnya.
"Apa ada cara untuk mengeluarkan siluman ini sistem?' Tanyanya di hati menyebut Fei Ha dengan sebutan siluman.
Tapi lumayan pantas lah untuk wanita ini!
Penampilannya tidak benar - benar layaknya manusia harimau.
Hanya kaki tangan yang mempunyai cakar tajam yang lumayan panjang. Dan ada dua telinga putih mirip harimau serta ekor panjangnya.
__ADS_1
Wajahnya putih lembut layaknya manusia, tidak seperti wajah seorang harimau seperti rasnya.
Itu menandakan jika wanita ini tidak berhasil membangkitkan garis darah ras harimau putih!
"Ding! Ada tuan!"
Mata Dirga berbinar ketika mendengarkan suara sistem di benaknya.
Ia tak bisa untuk tidak bertanya di dalam hatinya. 'Katakan cara seperti apa itu!?'
"Ding! Dengan cara berhubungan badan!"
Suara sistem yang dingin tanpa emosi menjawab pertanyaan tuannya.
Mata Dirga melebar mendengar suara sistem tadi.
Berhubungan badan dengan seorang wanita namun berbeda ras?
Apa sistem tidak bercanda?
Memang betul sih penampilan Fei Ha cukup menggoda bagi pria manapun yang memandangnya.
"Hei! Ada apa denganmu?" Fei Ha berkata membuyarkan lamunan Dirga.
"Uhuk! Tidak apa - apa! Aku hanya memikirkan cara untuk mengeluarkan mu dari sini." Kata Dirga santai seusai batuk untuk menghilangkan kecanggungannya.
Fei Ha yang mendengarnya merasa terharu dengan manusia muda ini.
Sudah berapa lama ia berada di sini?
Sudah berapa lama ia tak melihat indahnya dunia luar?
Ratusan? Ribuan? Bukan! Lebih tepatnya ratusan ribu tahun ia berada di sini!
Ini semua karena ulah sosok menakutkan ratusan ribu tahun silam itu.
__ADS_1