
Di dalam ruangan kultivasi. Dirga memejamkan matanya menikmati hawa hangat yang menjalar ke seluruh tubuhnya.
Sesaat, Ia membuka matanya dan pupil matanya bersinar biru terang dan sesaat kembali seperti semula.
"Hah, Ternyata itu bentuk Naga Primordial." Gumamnya sambil menghela napas kaget.
Waktu tadi, Dirga melihat sesosok mata biru besar di atas langit. Meskipun dalam pandangan penghuni Dunia Cermin hanya terlihat matanya saja, Tapi Dirga berbeda.
Visinya berbeda dengan semua orang. Yang tertangkap visinya tadi adalah sosok naga bersisik emas yang mempunyai ukuran mencengangkan baginya.
Bahkan, Ia tidak bisa manangkap ke seluruhan panjang naga itu. Yang terlihat seperti hanya setengah tubuhnya saja. Meskipun hanya setengah tubuh, Ukurannya sangatlah besar dari apa yang ia bayangkan.
Dia tadi ketakutan setengah mati. Karena sosok naga besar tadi menatapnya dengan tatapan permusuhan. Beruntung mulutnya tiba tiba mengatakan hal yang tak terduga.
Dan beruntung pula, Naga tadi mengikuti perintahnya. Jika tidak, Kemungkinan seluruh Dunia Cermin nya akan kacau, Dan bisa saja ia terbunuh di dalamnya.
Seakan mengerti dengan pikiran Dirga, Sistem tiba tiba menjawab.
"Ding! Naga Primordial tidak ingin patuh terhadap siapapun. Maka dari itu, Naga Primordial begitu marah ketika ada seseorang yang memiliki darahnya."
"Hm?" Dahi Dirga mengernyit, Ia tak paham penjelasan dari sistem. Apalagi ketika mendengar naga primordial tidak mau patuh terhadap siapapun.
"Lalu, Bagaimana kamu bisa mendapatkan darah itu? Sistem?" Tanya Dirga. Dia tak habis pikir bagaimana sistem nya memiliki darah naga itu.
"Ding! Hadiah di dapatkan berdasarkan keberuntungan Tuan rumah!"
"Hah..!" Desah panjang Dirga. Dia berpikir jika sistem tidak mungkin menjawabnya. Tak mau memikirkannya, Ia pun membuka profilenya.
"Ding!
[ Nama: Dirga ]
__ADS_1
[ Jenis Kelamin: Pria ]
[ Usia: 18 Tahun ]
[ Kultivasi: Pertapa *4 (+) ]
[ Tubuh Khusus: Tubuh Semesta ]
[ Energi mental sejati: 5.363/∞ ]
[ Keterampilan Teknik: –Tinju Mandraguna –Niat Pedang Penghancur Langit –Alkemis Alam –Teleportasi Lv:akhir –Mata Surgawi Lv:akhir –Pernapasan Dewa Lv:akhir–Jari Dewa Lv8 –Formasi Bintang Kuno Lv7 ]
[ Kemampuan: «Disembunyikan» ]
[ Koin System: 695.930.000 ks ]
[ Elemen: Api (immortal). Kegelapan. Angin. Cahaya ]
[ Ruang Penyimpanan: « Di sembunyikan » ]
"Ding! Karena Tuan rumah telah memurnikan darah Naga Primordial. Meskipun status fisik Tuan rumah menurun, Itu tidak mengurangi kekuatan fisik tuan. Bahkan fisik Tuan rumah dikatakan meningkat dua kali lipat lebih tinggi dari aslinya!"
"Oh" Dirga menjawab acuh serta mengangguk. Pantas saja ketika melihat status fisiknya menurun, Tapi otot ototnya tidak mengalami perubahan.
"Tingkatkan kultivasiku dan tingkatkan Tehnik Pedangku!" Perintah Dirga sambil memejamkan matanya bersiap menerima energi spiritual.
"Ding! Mengkonsumsi 672.500 Juta Koin Sistem untuk meningkatkan keduanya!"
"Ding! Selamat kepada Tuan rumah telah berhasil meningkatkan kultivasi Ranah Pertapa tingkat kelima..!"
"Ding! Selamat kepada Tuan rumah telah berhasil meningkatkan kultivasi Ranah Pertapa tingkat ke enam..!"
__ADS_1
Seketika, Energi Sipiritual yang tak terhitung muncul di sekitar Dirga. Setelah memadat sejenak, Energi Spiritual di sekelilingnya masuk ke dalam tubuhnya secara gila gilaan.
Tak lama setelah itu, Suara dering sistem kembali terdengar di benaknya.
"Ding! Meningkat Niat Pedang Penghancur Langit ke level selanjutnya..."
"Ding! Selamat kepada Tuan rumah telah berhasil meningkatkan level ke Jiwa Pedang Ding! Selamat kepada Tuan rumah telah berhasil meningkatkan kultivasi Ranah Pertapa tingkat kelima..!" Langit...!"
Setelah itu, Pikiran Dirga di penuhi pengetahuan pengetahuan tentang cara penggunaan Jiwa Pedang. Dari ingatannya, Mengendalikan Jiwa Pedang tidak perlu lagi menggunakan energi alam di dantian kita, Melainkan menggunakan Kekuatan Jiwa.
Singkatnya, Dirga hanya perlu menggunakan Energi Mental Sejati!
Belum sempat membuka matanya, Suara sistem terdengar kembali di benaknya.
"Ding! Selamat kepada Tuan rumah telah mendapatkan hadiah dari sistem!"
"Ding! Tuan rumah mendapatkan Dominasi Pedang....!"
Setelah suara sistem jatuh. Pedang Chaos yang berada di balik lengannya muncul di depan Dirga. Setelahnya, Pedang Chaos melesat ke atas bersamaan dengan tubuh Dirga yang menghilang.
.......
Tingg!
Tingg!
Tingg!
Suara dentingan pedang terdengar di seluruh penjuru Dunia Cermin Dirga. Laniya, Ania, Cintia yang sedang berlatih pedang di taman yang luas bersama para gadis langsung terdiam dan saling memandang satu sama lain.
"A-Apa yang terjadi? Dari mana suara pedang itu berasal..?"
__ADS_1
"Ap-Apakah ada seseorang yang membangkitkan kekuatan pedang..?"
"..."