
Biar bucinnya sampai ke kalian. Silahkan buka profil aku. Pilih Backsound PAK pilih list no 3. Zau Ji.(Suamiku).
❤️❤️❤️
“Assalammualaikum. Mabruk Alfa Mabruk to MIKEL group. Saya Ayra Khairunnisa. Mahasiswa Strata Dua yang sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas Swasta karena kebaikan hati dari pemimpin MIKEL Group, mengucapkan selamat hari jadi yang ke 10.
Saya mewakili mahasiswa penerima Beasiswa Anak Indonesia Cerdas dari Perusahaan MIKEL Group mengucapkan terima kasih. Rasanya tak cukup bila diungkapkan melalui kata-kata, namun kami ingin mengucapkan bahwa kami sangat bersyukur dan bangga telah dipercaya menerima Beasiswa Ini.
Terlebih lagi saya yang dari awal mengenyam pendidikan strata satu Sampai sekarang hampir menyelesaikan pendidikan strata dua dan itu berasal dari beasiswa Yang diberikan oleh MIKEL group. Rasa bahagia karena dari ribuan orang, kami bisa menikmati kemudahan menuntut ilmu Tanpa mengeluarkan biaya kuliah pada umumnya.
Kami berharap visi MIKEL group dapat terus dijaga dan diwujudkan di masa depan, serta membawa kebaikan bagi ribuan, bahkan jutaan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami sangat senang bila ada kesempatan untuk bertemu dengan tim dari MIKEL group secara langsung, maupun mengikuti acara-acaranya.
Bila tadi saya berbicara mewakili teman-teman mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari perusahaan ini. Maka izinkan sekarang saya mengucapkan sebuah ucapan terima kasih dan rasa syukur saya yang Alhamdulilah, Takdir Allah membawa saya menjadi istri dari CEO di perusahaan ini.
Maka video berikut ini saya khususkan untuk beliau yang sedang berjuang untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Saya juga berharap pesan singkat ini dapat membuat Anda tersenyum Pak Bramantyo. selebar senyum orang tua saya ketika mereka tahu bahwa saya berhasil menerima beasiswa dari MIKEL GROUP. Dan selebar senyum saya saat pertama kali saya tahu bahwa suami saya adalah pemilik dari perusahaan yang memberikan saya beasiswa prestasi.
Saya selalu mendoakan semoga semua orang sehat dan bahagia selalu.
Wassalamu’alaikum warrahmah tullahi wa barokatuh.”
“Semalam saya cukup kaget pak, karena begitu saya buka video itu ada wajah Bu Ayra. Ternyata Bu Ayra adalah salah satu dari 20 mahasiswa yang menerima beasiswa kita dari S1 nya dan sekarang Bu Ayra sedang menyusun thesis.”
Bram meremas mulut Rafi seketika. Karena telinga nya sedang menikmati sebuah alunan suara merdu dari sang istri. (buka Profil Author backsound Novel PAK no 3 judul nya Zau Ji.)
"Aaawwh."
Berkali-kali Bram mengurai rambutnya. Ia tersenyum begitu manis, dan sesekali ia menggelengkan kepala. Selesai menikmati suara itu. Bram menyerahkan headset itu pada Rafi.
Rafi cepat menyembunyikan headset itu di dalam dasinya.
“lebih merdu kalau lihat videonya pak. Maaf tapi Bu Ayra meminta saya memanggil and dengan Pak.”
__ADS_1
Rafi cepat klarifikasi karena wajah pimpinannya itu seketika berubah masam karena ia memanggil dengan sebutan Pak.
“Oya pak, di email saya Bu Ayra memberikan note. Jika ini video hanya buat bapak jangan di tayangkan di slide.”
Bram masih memikirkan arti lagu barusan. Kenapa suara istrinya itu begitu mendamaikan.
“Cari apa lagi itu Beserta artinya.”
“kalau saya lihat di Googl* semalam pak makna lagu itu rasa cinta istri pada suaminya. Dimana rasa cinta nya itu menerima kondisi suaminya itu apa ada nya. Dan kesetiaan akan mencintai suaminya Sampai kapan pun. Dan ia tak perduli celaan orang. Pokoknya inti lagunya Bucin pak. Intinya Bu Ayra itu cinta mati sama bapak.”
Rongga-rongga hati Bram terasa panas. Suara merdunya barusan kembali terngiang-ngiang. Suara yang begitu merdu.
“Aku mau lihat videonya Rafi.”
“Waduh pak. Ga bisa. Kan tidak boleh Bawak ponsel.”
“Ah... Pokoknya saya mau lihat videonya sekarang.”
Cukup lama Rafi menemui petugas yang sedang berjaga dan negosiasi.
Akhirnya ia bisa dengan syarat hal itu dilakukan di ruangan Bram harus tersekat dari kaca. Ia hanya bisa menikmati video itu dari balik kaca pemisah ruangan antara dirinya dan Rafi. Tempat untuk mereka yang masih menjalani pemeriksaan ketika ada yang mengunjungi.
Terlihat di video itu Ayra duduk diruang kerja Bram. Ia duduk membelakangi balkon ruang kerjanya. Sebuah jilbab coklat dan baju dengan warna yang senada yang dipakai Ayra membuat istrinya itu terlihat cantik alami. Kedua mata yang cekung tak membuat ia kehilangan pesona kecantikan yang dimilikinya.
Selesai melihat video itu. Bram menyatukan kedua tangannya seperti membentuk segitiga dan ia tempelkan pada hidungnya.
“Rafi, beri kejutan buat orang-orang yang mau berkhianat pada ku itu. Jadikan Ayra pemimpin sementara menggantikan aku. Kita akan lihat bagaimana seorang mahasiswa memimpin mereka yang memiliki rentetan gelar dan kekayaan yang menjulang itu.
Sepertinya saya tahu alasan pak kyai Rohim melamar ku untuk Ayra. Ini salah satunya. Sekarang kita akan lihat pesona istri dari Bramantyo Pradipta di MIKEL group."
“What’s! Saya tidak salah dengar pak.”
“Apa kamu jadi lemot setelah aku disini!. Jaga istri ku dari mereka yang licik dan temani dia Rafi. Dunia bisnis ini kadang sering menghalalkan segala cara demi tercapainya nafsu untuk sesuatu tujuan."
__ADS_1
Akhirnya Rafi pun pun meninggalkan Bram dengan wajah yang bingung. Berbeda dengan Bram, ia merasa seperti seorang anak muda yang sedang jatuh cinta.
"Jadi kamu memilih aku karena kamu merasa aku yang berhak atas Ayra. Apa sebenarnya alasan mu memilih aku menjadi pendampingnya pak Kyai. Mungkin aku akan menjilat ludah ku pak kyai. Aku tidak akan melepaskan putri kecil mu itu. Aku akan Memantaskan diri untuk Ayra selama aku berada disini."
Setibanya Bram di dalam sel tahanan kembali. Ia disambut 2 tahanan lainnya.
"Hei... hei.... ada apa ini CEO kita ini wajahnya ceria sekali. Apa kali ini bertemu lawan main nya di video pendek 44 detik kemarin? “
“Jaga bicara mu!”
Tiba-tiba Bram mendengar suara dari salah satu teman sel tahanan nya. Lelaki yang bernama Mukhlas. Lelaki itu ditangkap karena dugaan penyelundupan narkoba. Karena lelaki itu berprofesi sebagai ojek online. Sebuah nada yang ia kini hapal Bahkan maish terngiang nada lagu yang Ayra nyanyikan untuk nya itu.
“Zaujati.... , Antii habiibatii anti.... “
“Tunggu. Kamu tahu lagi itu?”
“Ya. Ada apa memang nya pak CEO. Lagu ini lagi favorit ku. Lagu untuk istri ku yang sedang menjadi TKW di Arab.”
“Nyanyikan dan artikan setiap baitnya kalau begitu.”
“Tidka ada yang gratis di dunia ini pak CEO. Gantinya apa?”
“Semua kebutuhan mu aku siapkan sama seperti kebutuhan ku. Deal?”
“Wow. Deal.”
Mukhlas menyanyikan dan menjelaskan setiap makna yang tersirat dari lagu itu. Bram mendengarkan dengan seksama. Tak terasa pelupuk matanya terasa hangat. Ia merasa sangat malu. Malu karena mendapatkan cinta yang begitu besar dari Ayra. Bersyukur karena ternyata dibalik kesederhanaannya ternyata Ayra gadis yang pintar, dan kecantikan alami pada diri Ayra pun mampu mengusik hatinya yang tak mudah jatuh hati.
Bahkan banyak wanita cantik, seksi, terkenal, bahkan kaya mencoba mengambil ruang hatinya namun tak pernah berhasil. Shela yang sempat mengisi ruang hatinya pun tak mampu membuat pelupuk mata Bram menitikkan air mata karena rindu dan sebuah kata sayang dari bibir Shela pun tak pernah membuat hatinya berdebar.
Sedangkan Ayra, beberapa kali kata sayang ia ucapkan dari bibir mungilnya itu mampu membuat CEO yang terkenal dengan angkuh dan sombong itu merasakan getaran hatinya seolah hatinya terbang dan Kembali ingin mendengar kata itu berkali-kali keluar dari bibir mungil Ayra.
“Aku pastikan rasa yang ada saat ini adalah cinta Ay.”i
__ADS_1