Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 100


__ADS_3

Di saat revan sedang cemas mencari keberadaan istri-nya, arandita kini sedang berada di dapur mencari makanan untuk menghilangkan rasa laparnya karena saat di pesta pernikahan vinia ia tidak memakan hidangan apapun.


"Kenapa tidak ada apapun yang bisa aku makan" ucap arandita yang lihat hanya ada beberapa sayuran dan buah-buahan juga beberapa macam cake.


Namun yang arandita cari bukanlah makanan seperti itu saat ini ia hanya ingin memakan mie instan saja, "kaya nya Bi iyem punya mie instan deh" dengan langkah cepat arandita berjalan ke belakang mansion dimana terdapat kamar para pelayan mansion yang tinggal di sana.


tokk.. tok.. tok..


"Bi iyem ini aran bi" aran memanggil kepala pelayan mansion.


"iya non sebentar" ucap bi iyem dari dalam kamarnya.


ceklek


"Apa nona perlu sesuatu" tanya bi iyem dengan wajah khas bangun tidur nya.


"Maaf mengganggu istirahat bibi ya, aran cuman mau tanya bi iyem punya mie instan atau tidak?"

__ADS_1


"tidak apa-apa non, nona ingin makan mie instan biar bibi bikinin" ucap bi iyem sambil berjalan, namun arandita memegang tangan bi iyem.


"nggak usah bi aran cuma minta mie nya saja"


"owh begitu sebentar biar bibi ambilkan" bi iyem pun mengambil beberapa mie instan dengan berbagai rasa di dapur pelayan, dan menyerahkan nya kepada arandita.


"ini non tinggal pilih saja mau yang mana?"


"Terimakasih bi" aran mengambil satu bungkus mie instan dari tangan bi iyem.


"sama-sama non"


"jangan minta maaf terus non, karena non aran tidak salah ini sudah menjadi tugas dan kewajiban bibi untuk menyiapkan apapun yang di butuhkan oleh pemilik Mansion ini." ucap bi iyem dengan ramah.


arandita tersenyum mendengar perkataan bi iyem, "terimakasih bi", setelah mendapat apa yang ia cari arandita pun kembali ke mansion utama dan bersiap untuk memasak mie yang sudah ia dapatkan dari kepala pelayan mansion.


arandita memasak mie instan itu dengan menambahkan telur sayuran dan sosis tidak lupa juga menambahkan dengan beberapa irisan cabai rawit merah, kini mie instan yang dia masak pun sudah siap untuk di nikmati.

__ADS_1


"Hmmm harumnya enak banget" dengan perlahan arandita meniup mie yang ada di hadapannya, menunggu sebentar lalu memakannya dengan lahap.


"Ternyata kamu disini rupanya", suara dan pelukan itu menghentikan aktivitas arandita memakan mie yang sedang ia makan saat ini.


Arandita terdiam karena terkejut dengan apa yang di lakukan oleh suaminya, "Kau sedang apa di sini?" tanya revan kembali.


"Aku sedang makan" ucap arandita cuek sambil menyantap kembali makanannya.


sekilas revan melihat apa yang istrinya makan, "Kau makan mie instan dengan caba8 sebanyak ini?" lalu revan mengambil mangkuk yang berada di tangan arandita.


"Hei kembalikan makananku aku sangat lapar" arandita mencoba mengambil kembali mangkuk mie yang revan ambil, namun sayangnya revan lebih dulu menjauh kan mangkuk itu dari istri nya.


"ini tidak baik untuk kesehatan jika kau ingin makan aku akan memasak sesuatu untuk mu" ucapan revan menghentikan aksi arandita, bukan senang Arandita malah menunjukkan wajah tak percaya nya.


"Apa kau yakin bisa memasak'' tanya arandita dengan tatapan menyelidik.


"tentu saja suami mu ini bisa memasak" ucap revan dengan bangganya.

__ADS_1


"Suami?, suami macam apa yang bermesraan dengan wanita lain di hadapan istrinya" arandita tersenyum sinis lalu meninggalkan revan yang masih berdiri mematung di tempatnya.


bersambung..


__ADS_2