Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 121


__ADS_3

revan mulai berkeliling mencari keberadaan vino untuk menanyakan keberadaan istrinya, karena sudah hampir satu jam berlalu namun arandita tak kunjung menemui nya.


para pengawal yang di tugaskan pun entah kemana tak ada satupun yang terlihat di sana.


"baby ada apa kenapa kau terlihat cemas begitu apa ada sesuatu yang mengganjal pikiran mu" tanya shella dengan manjanya.


"tidak ada" Jawab revan dengan cepat.


tunggu apakah aranditaku melihat aku sekarang sedang bersama dengan Shella, kacau ini pasti akan menjadi bumerang untuk ku sendiri lalu sekarang dimana dia.


revan celingak-celinguk mencari istri nya di antara para tamu itu lalu melihat jam mewah yang melingkar di pergelangan tangannya dengan perasaan cemas.


acara ini akan di mulai tiga puluh menit lagi, aku harus segera menemukan arandita untuk memberikan kejutan pada nya.


"tunggu disini sebentar aku harus menyapa beberapa tamu VIP ku terlebih dahulu" ucap revan melepaskan tangan Shella yang menempel di lengannya, dan pergi meninggalkan tempat itu.


Shella hanya tersenyum mengiakan, "aku tahu kau pasti sedang mencari istri mu itu dan aku yakin wanita itu pasti sudah pergi dari sini setelah melihat kami di ruangan itu" Shella tersenyum smirk.

__ADS_1


Shella merasa sangat puas ia merasa dirinya sendiri sudah menang saat ini.


revan sedang kelimpungan mencari keberadaan istrinya ia sudah menghubungi vino namun, vino tidak menjawab panggilan nya.


"dia pasti sangat sibuk dan melupakan handphonenya" dengan terpaksa Revan pun harus turun tangan sendiri untuk mencari keberadaan arandita.


sedangkan arandita berada di pojokan pesta itu bersama dengan sahabatnya ia merasa sangat bosan dengan pesta seperti ini, "pesta ini kapan mulainya sih aku udah bosen banget disini" tanya arandita.


"mana ku tahu coba kau tanyakan saja pada suamimu itu"


"aku tidak mau" jawab arandita cepat.


"sudahlah jangan bahas tentang dia di sini aku sedang sangat malas mendengar nya"


"okey" Marissa pun diam tak bertanya apapun lagi kepada sahabatnya.


*

__ADS_1


karena lelah mencari istrinya revan pun mulai acara pesta ulang tahun perusahaan nya, karena ia sudah tidak bisa sabar lagi untuk mengumumkan kejahatan Shella di hadapan publik.


"vino apa kau sudah siap"


"semuanya sudah siap"


"bagus" revan pun mulai berjalan ke podium untuk mengatakan beberapa kalimat yang sudah ia susun untuk penyambutan para tamu undangan.


"Halo selamat malam semuanya terimakasih atas kehadiran tuan dan nyonya di acara pesta ini, semoga kalian semua menikmati pesta ini dengan baik tanpa kalian semua aku bukanlah apa-apa, dan ini beberapa cuplikan saat pertama kali aku menjabat sebagai CEO di perusahaan ini.


lampu di matikan dan layar pun menyala menayangkan beberapa foto revan saat pertama kali menjabat di sana, semua orang pun bertepuk tangan terus melihat satu persatu cuplikan video yang sedang di tayangkan.


"ternyata kadal kutub mu luar biasa juga Bestie" ucap marissa menyenggol lengan sahabatnya.


sedangkan arandita seolah tak perduli ia hanya melirik sekilas saja ke arah layar yang sedang di tayangkan itu sambil duduk dan memakan cake dengan santainya.


tatapan kagum semua para tamu undangan pun hilang begitu saja saat layar itu memutar video lain, yang sedang memperlihatkan aksi kejahatan seorang wanita yang sedang populer di dunia hiburan saat ini.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2