Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 122


__ADS_3

cuplikan demi cuplikan video pun terus di putar sampai selesai, Semua orang kini merasa sangat marah mereka tidak pernah menyangka bahwa seorang model yang terkenal baik dan santun, hanyalah sebuah topeng belaka.


semua orang merasa sangat tertipu dengan kelembutan dan kebaikannya yang mereka lihat selama ini di layar kaca, Shella Mulai bersiap akan segera melarikan diri dari tempat itu.


namun para pengawal yang di tugaskan langsung menangkap nya dan lampu pun kembali menyala, kini semua orang menatapnya dengan tatapan penuh kebencian awak media pun langsung menyorot nya secara live.


kini Shella pun merasa sangat terpojok dan tidak bisa melakukan apapun lagi.


"aku tidak menyangka bahwa masih ada iblis berkedok malaikat seperti itu. ucap salah satu tamu undangan.


"iya benar hukum mati saja"


"wanita sampah" ucap salah satu pengunjung dan melemparnya dengan cake.


"penjahat seperti itu tidak boleh di biarkan hidup dengan tenang"

__ADS_1


semua orang kini mulai berbisik memojokkan shella, sedangkan arandita yang melihat kejadian itu di pojokan merasa sangat lega bahwa kejahatan yang dilakukan oleh Shella kini sudah terungkap.


semua awak media yang menyorotnya secara live hingga membuat ia tidak bisa berbuat apapun lagi di sana, "aku harap ini hanya sebuah mimpi buruk saja" gumam shella.


Aaaaaaa....


Shella menjerit dan mengamuk di pesta itu ia mulai mencari akal agar ia bisa terlepas dari sana, matanya terus berkeliling mencari sesuatu.


prok.. prok.. prok


"B*j**g*n aku kan membunuh mu revan" Shella langsung menyerang revan dengan sangat brutal"


revan hanya menerima pukulan itu Dengan biasa saja, ia hanya meringis menahan sakitnya.


dimana arandita ku kenapa dia tidak datang saat aku di pukuli wanita g*la ini, harusnya dia kan datang untuk menyelamatkan ku.

__ADS_1


bukan arandita yang datang tapi vino bersama dengan beberapa pria berseragam polisi lah yang datang mengakhiri keganasan Shella.


"tangkap wanita itu" perintah vino.


dengan cepat polisi itupun memborgol tangan Shella dan membawanya ke kantor polisi.


"dengar revan aku tidak akan membiarkan mu hidup tenang setelah apa yang kau lakukan padaku, suatu hari nanti aku akan datang kembali untuk membalaskan dendam ku pada keluarga mu" teriak Shella mengancam revan.


namun revan hanya tersenyum sinis mendengar ucapan dari shella, "jangan terlalu menghayal karena aku tidak akan melepaskan mu dari hukuman itu, nyawa di bayar nyawa tapi aku tidak akan memberikan kematian yang mudah untuk mu Shella" bisik revan tepat di samping Shella.


"dasar brengs*k" umpat Shella.


para polisi itu pun langsung bergegas nembawa Shella pergi dari tempat itu, baru beberapa menit saja semua sosial media langsung ramai dengan berbagai hujatan untuk Shella.


di ruangan kerja manager lily Merasa sangat frustasi karena terus menerus mendapat telepon dari para agensi mereka membatalkan kontrak kerja secara sepihak, tidak hanya itu Shella pun langsung di blacklist dari dunia permodelan.

__ADS_1


sedangkan Di tempat lainnya,' 'inilah yang dinamakan apa yang kau tabur maka itu yang kau tuai" ucap seorang wanita paruh baya yang langsung mematikan televisi nya, ia merasa sangat puas karena penjahat yang selama ini menjerat putranya sudah tertangkap.


__ADS_2