Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 99


__ADS_3

Dengan langkah yang tertatih vino pun mengikuti revan meninggalkan meninggalkan apartemen Marissa, "Awas saja jika si joko tidak bisa memperlihatkan aksinya di malam pertama ku nanti, maka kau lah orang pertama yang aku cari" tunjuk vino pada Marissa yang sedang duduk di sofa.


sedangkan yang di ancam hanya menjulurkan lidahnya tanda tak perduli apa pun yang vino katakan.


setelah vino meninggalkan apartemen nya barulah Marissa bertanya pada diri nya, "si joko itu siapa? kenapa harus beraksi pada malam pertama si pria mesum itu, ahh aku tidak perduli lebih baik aku lanjutkan tidurku kembali" Marissa pun berjalan mengunci pintu apartemen nya dan kembali ke kamarnya melanjutkan mimpi yang sempat tertunda.


Di dalam mobil itu terasa hening karena tidak ada satupun yang berbicara di antara mereka, sedangkan arandita Merasa begitu nyaman tidur di pangkuan suaminya karena rasa lelah dengan semua aktivitas yang ia lakukan hari ini yang menguras tenaga dan pikiran nya, arandita tidak merasa terganggu sama sekali dengan semua aktivitas yang dilakukan suaminya Hingga kini mereka sampai di mansion.


dengan sangat perlahan revan menidurkan istrinya lalu menyelimutinya setelah itu ia baru ingat bahwa masih ada yang harus di kerjakan di ruang kerjanya, dengan sangat tidak rela revan pun meninggalkan istrinya yang sedang tertidur pulas menuju ruang kerjanya.

__ADS_1


karena vino menyuruhnya untuk segera membuka laptop yang berada di ruang kerjanya dan revan berpikir itu adalah pekerjaan yang begitu penting, hingga revan mengurungkan niatnya untuk tidur bersama istri nya malam ini.


"sebenarnya pekerjaan apa yang vino berikan pada ku " ucap revan sambil menutup mulutnya karena terus menguap.


revan sudah melihat flashdisk yang sudah terpasang di laptopnya dan langsung melihat isi di dalamnya, mata yang mengantuk kini kembali terbuka lebar melihat sebuah video yang memperlihatkan bagaimana mobil terjatuh ke jurang, "Apa-apa vino ini apa dia sedang mempermainkan ku" revan kesal dan ingin menghapus video itu.


Namun ia urungkan niat nya saat melihat video lain yang menangkap shella sedang membuka kap mobil dan menggunting beberapa kabel mobil milik Zia.


revan terduduk lemas di kursinya ia menangis menyesali perbuatannya yang sudah tidak berlaku adil pada saudara sepupunya itu, "Zia maafkan aku yang bodoh ini, aku terlambat mengetahui semua kejahatan wanita ular itu'' ucap revan sambil terisak.

__ADS_1


lalu revan mengingat kembali perkataan istri nya beberapa hari yang lalu, revan pun mengusap air matanya dan mematikan laptop lalu bergegas kembali ke kamarnya.


setelah sampai di kamarnya ia tidak melihat keberadaan istri nya awalnya revan mengira arandita berada di kamar mandi, namun setelah beberapa menit menunggu istri Nya tak kunjung keluar dari ruangan itu.


karena Rasa penasaran nya Revan pun membuka pintu kamar mandi itu, "tidak dikunci apa dia tidak ada di dalam'' gumam revan.


perlahan revan mendorong pintu kamar mandi nya dan memperlihatkan ruangan kosong tidak ada siapapun di sana.


"Kemana dia kenapa tidak ada, apa dia masih marah pada ku", dengan cepat revan pun keluar dari kamarnya untuk mencari keberadaan arandita dengan perasaan takut dan cemas jika arandita pergi dari mansion.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2