Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 43


__ADS_3

Di tempat lain sepasang kekasih sedang berpelukan dengan mesra, untuk menghilangkan rasa rindu yang selama ini terpendam dalam diri masing-masing.


"Ah sayang aku sangat merindukanmu, terimakasih kau sudah menemani ku malam ini" shella terus menggelayut manja pada revan.


Berbeda dengan Shella, revan yang selama ini menunggu kedatangan nya pulang ke tanah air, namun saat bertemu dengan cinta pertamanya, revan tidak merasakan apapun lagi seperti dulu.


revan jutru merasa risih, dengan perlakuan manja yang Shella lakukan padanya.


"Shella ini sudah larut, aku harus pulang sekarang"


"Kenapa cepat sekali, aku masih sangat merindukan mu baby" shella menggoda dengan gaya sensualnya.


Shella tidak mengijinkan Revan pulang begitu saja, dan memaksa revan untuk tidur di apartemen nya, dengan berbagai alasan yang Shella buat.


malam semakin larut Shella terus menggoda revan dengan berbagai cara, agar revan mau menyentuhnya, revan pria yang normal tentu saja dia tergoda dengan ajakan Shella.

__ADS_1


Shella tersenyum penuh kemenangan dalam hatinya, melihat Revan yang sudah terbuai dengan pesonanya.


dengan rakus shella melu***t bibir revan, perlahan-lahan Shella pub melepaskan semua kancing kemeja revan, Shella mendorong revan ke atas ranjang nya tanpa melepaskan tautan bibir mereka, Shella melepaskan semua pakaiannya juga revan.


Shella mengarahkan tangan revan untuk terus menyentuh nya, kini mereka berdua sudah tidak memakai sehelai benang pun, Revan semakin terjatuh ke dalam rayuan Shella.


namun saat revan akan menancapkan pusakanya sekilas revan melihat bayangan wajah arandita yang terlihat menyedihkan, seperti terakhir kali dia bertemu di parkiran cafe, wajah dengan penuh kesedihan itu dapat Revan rasa kan sampai ke hatinya.


seketika revan pun tersadar dari perbuatan yang hampir dilakukan nya bersama kekasihnya, revan mengucap kasar wajahnya dan mengacak-acak rambutnya.


lalu revan langsung berdiri dan memakai kembali semua pakaiannya, yang tergeletak di lantai.


"Maaf aku harus pergi sekarang" revan melepaskan tangan Shella, dan pergi keluar apartemen Shella, dan meninggalkan nya begitu saja, Shella merasa kesal karena gagal dengan misinya.


dan pada akhirnya shella menelpon seseorang untuk memuaskan hasrat nya yang tidak terpenuhi.

__ADS_1


dalam perjalanan revan menyesali apa yang sudah dia perbuat, ia merasa bersalah kepada istrinya lebih tepatnya istri kontrak nya.


namun setelah sampai rumah ternyata arandita tidak ada di kamarnya, dengan lemas revan duduk di pinggir ranjang miliknya, dan kemudian ia merebahkan tubuhnya melihat langit-langit kamarnya.


kemudian ia kembali melihat banyangan arandita yang menangis, Revan langsung terbangun dan mengucek matanya.


"Ada apa dengan ku" gumamnya dalam hati.


dan akhirnya revan memilih untuk membersihkan dirinya, sebelum tidur ia akan mencari istrinya esok hari.


karena revan yakin kalau istrinya pasti berada di rumah ibunya, revan juga yakin jika arandita pasti pulang kerumahnya esok hari.


karena permintaan dari mama elisa, revan tahu arandita adalah anak penurut karena itu lah yang membuat mama elisa lebih sayang pada menantunya.


hari semakin larut namun revan tidak bisa tidur, matanya terus terjaga memikirkan istrinya, ia merasa sangat bersalah.

__ADS_1


namun detik kemudian revan kembali mengingat saat arandita berada di dalam pelukan seorang pria, yang ia yakini adalah kekasih gelapnya.


"Aku tidak boleh masuk ke dalam jebakan nya, aku yakin dia hanya pura-pura bersedih saja" revan pun kembali berbaring dan menyelimuti seluruh tubuh nya.


__ADS_2