Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 70


__ADS_3

"tenanglah aku ada disini sekarang" revan mengusap punggung Shella mencoba untuk menenangkan nya.


"baby, Kenapa kau tidak bilang padaku bahwa kau sudah menikah, apa kau sudah melupakan cinta mu padaku" ucap Shella dengan deraian air mata yang membasahi pipinya.


"Sudahlah tidak perlu bahas masalah itu, sekarang beristirahat lah, aku akan menjagamu disini."


Namun Kini revan mengingat kembali apa yang di perintahkan mama elisa pada nya, revan mengusap wajah nya kasar, "Aku harus pergi sekarang karena ada yang harus aku kerjakan"


revan pun berdiri akan meninggalkan shella disana, namun dengan cepat shella meraih tangan revan.


"Aku mohon jangan pergi meninggalkan aku sendiri disini" pinta Shella dengan manjanya, dengan wajah yang di buat sangat menyedihkan agar revan kasihan padanya.


Dan benar saja karena merasa sangat kasihan pada shella, revan pun mengiyakan permintaan Shella.


mendengar perkataan yang di lontarkan revan pada nya, Shella semakin besar kepala ia merasa dirinya sudah menang, karena rencananya sudah berhasil.


Hingga Shella pun mulai melancarkan aksinya untuk menggoda revan, untuk menjerat revan masuk ke dalam pelukannya.

__ADS_1


Shella mengecvp pipi revan dan mulai membuka satu persatu kancing kemeja yang dipakai revan, karena revan tidak memberikan respon apapun.


semakin membuat Shella dengan leluasa untuk terus menyusuri tubuh revan, dan mengusap d*da bidangnya meninggalkan kecvpan di sana.


Awalnya revan mulai menikmati permainan yang dilakukan Shella, lalu kemudian revan memegang tangan Shella dan menjauhkan nya dari tubuhnya.


lalu dengan cepat revan pun merapikan pakaian nya kembali, dan pergi begitu saja meninggalkan Shella yang terus berteriak memanggil namanya.


praaanggg...


Shella berteriak dan membanting apapun yang ada di hadapannya, ia merasa sangat kesal karena rencananya untuk tidur bersama dengan revan selalu gagal di tengah jalan.


*


*


di mansion Alexander arandita sedang memikirkan sesuatu untuk membuka kebenaran tentang kematian Zia Andra, namun arandita masih memikirkan nama kekasih zia yang tidak asing baginya.

__ADS_1


lama arandita berpikir barulah ia ingat kepada polisi tampan yang semalam menangkap nya, karena salah kesalahpahaman menyangka bahwa arandita adalah komplotan para buronan yang kabur.


"Ya dia Zayn Pradipta" arandita merasa seperti mendapatkan setitik cahaya dalam kegelapan.


Lalu arandita bersiap untuk pergi ke kantor polisi untuk menemui polisi tampan itu, namun saat arandita akan keluar dari kamarnya.


pintu kamar sudah lebih dulu terbuka menampakkan sosok pria yang sebenarnya masih arandita hindari, arandita masih takut jika revan akan mempertanyakan kejadian malam panas bersama nya.


Arandita tak berani menatap wajah dingin suami kontrak nya itu, namun karena janjinya pada mama Elisa mengalahkan ego-nya.


"mas kau baru kembali" arandita mulai berbasa-basi.


tanpa menjawab pertanyaan arandita revan langsung memeluk tubuh istri-nya, dan membuat arandita terkejut dengan perlakuan revan terhadap nya.


Revan diam tidak berkata apapun pada arandita, arandita berpikir bahwa revan sedang bersedih hingga ia pun membalas pelukan Suami kontrak nya.


setelah lama mereka berada di posisi yang sama barulah revan melerai pelukannya,

__ADS_1


"Apa kau akan pergi?, pergilah aku tidak akan melarang mu jangan lupa tutup pintu nya"


setelah mengatakan itu revan pun pergi begitu saja, meninggalkan arandita yang menatapnya tak percaya.


__ADS_2