Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 55


__ADS_3

Ting


Bunyi ponsel mama Elisa menandakan bahwa ada pesan masuk, mama Elisa pun langsung membuka pesan itu, lalu tersenyum dan langsung menelpon keponakannya.


setelah sedikit menunggu sambungan telepon pun terhubung. " hallo vin, siapkan acara konferensi pers sekarang juga, jelaskan pada revan sebelum semuanya terlambat dan mempengaruhi saham perusahaan.


"baik tante" percakapan mereka pun berakhir.


di perusahaan RA group vino memang sedang sibuk ia terus saja di teror oleh para pemegang saham, menanyakan berita yang sedang booming di internet.


dengan langkah cepat vino pergi ke ruangan revan, vino membuka pintu tanpa mengetuk nya terlebih dahulu.


ternyata di sana masih ada Shella yang sedang menangis di pelukan revan, vino merasa geram dan mengepal erat tangannya sendiri, ingin sekali vino menjambak rambut Shella yang terurai panjang yang sedang dielus-elus dengan lembut oleh Saudara sepupunnya.

__ADS_1


revan menoleh ke arah pintu yang terbuka, menampakkan vino yang sedang berdiri di sana dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"Ada apa" revan bertanya dengan nada dinginnya.


"Saham perusahaan menurun karena berita miring di internet, jika tidak segera ditangani maka semua nya akan berakibat patal, jadi kita akan mengadakan konferensi pers sekarang juga." vino berkata dengan tegas.


"baiklah siapkan semua nya" revan berbicara tanpa mengalihkan pandangan dari Shella, revan mengusap air mata Shella dengan lembut.


setelah mendapat persetujuan dari Revan, vino pun bergegas meninggalkan revan dengan perasaan kesal pada sepupu sekaligus atasannya itu.


kenapa vino tahu apa yang terjadi malam panas yang arandita dan revan lewati, karena semua itu juga adalah rencananya dan mama Elisa.


agar mereka segera mendapatkan anak untuk memper erat hubungan pernikahan antara mereka, dan menjauhkan Revan dari Shella.

__ADS_1


Acara konferensi pers akan segera di mulai semua reporter dan awak media sudah berkumpul di dalam satu ruangan, untuk mendengarkan kebenaran langsung dari penerus kerajaan bisnis Alexander.


kini revan sudah berada di hadapan banyak kamera yang menyorotnya, tak lupa shella juga berada di sampingnya.


revan menjelaskan bahwa berita yang tersebar itu adalah bohong, dan masih menyelidiki siapa yang membuat berita miring tersebut, semua itu di benarkan oleh Shella dia mengaku tidak sedang hamil dan berita itu adalah kebohongan.


"Saya, adalah seorang model baru, mungkin saja ada seseorang yang tidak suka dengan karier saya yang sedang baik saat ini, jadi dengan ini saya sampaikan semua berita yang ada di internet adalah kebohongan."


"Baik dengan ini saya sampaikan sampai di sini, dan terimakasih" revan ingin segera menutupnya, namun tiba-tiba salah satu dari reporter itu bertanya kepada revan apa hubungan antara revan dan Shella.


"tunggu tuan Alexander, apa hubungan antara kau dan nona Shella" seorang reporter yang memakai masker hitam bertanya kepada revan dan membuat rasa penasaran yang sama pada reporter lainnya.


"Hubungan kami adalah.." saat shella akan menjawab nya, namun di potong oleh seorang wanita paruh baya yang berjalan dengan anggun, semua kamera langsung menyorot wanita yang masih terlihat cantik walau di usianya yang sudah tidak muda lagi.

__ADS_1


mereka mengenal wanita yang berjalan itu sebagai Nyonya Alexander, atau lebih tepatnya adalah Elisa Alexander ibu dari revan Alexander.


bersambung


__ADS_2