Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 76


__ADS_3

Vino sedang tertawa puas di dalam mobilnya sedangkan polisi zayn masih diam tanpa berkomentar apapun, ia masih bingung dengan tingkah pria yang berada di hadapannya itu.


vino langsung menghentikan tawanya dan mulai bersikap dingin dan mulai mengeluarkan berkas-berkas yang asli dari dalam bajunya dan mengambil kamera kecil yang berada di dalam mobilnya.


lalu mulai memutar rekaman kamera yang dia sembunyikan di dalam mobil nya, yang jelas menunjukkan wajah Shella di sana.


Awalnya polisi zayn meragukan kemampuan vino namun saat ia melihat bagai mana cara vino mengelabui musuhnya, Zayn pun mulai percaya dengan kecerdasan yang vino miliki patut di acungi jempol.


"ternyata kau lumayan cerdik juga" puji zayn pada vino.


mendengar pujian dari Zayn vino pun langsung memperbaiki riasan rambutnya.


"Aku memang cerdas sedari dulu" ucap vino dengan sombongnya.


zayn hanya memutar bola matanya malas, mendengar ucapan adik dari mendiang kekasihnya dulu.


"hhmmm ... bagaimana kau bisa tahu tentang konspirasi ini" tanya zayn yang masih penasaran dengan apa yang terjadi sebenarnya.


"kau ingin tahu saja atau tahu banget" ucap vino sedikit menggoda polisi yang berada di hadapannya, dengan menarik turunkan alisnya.


"dengar aku ini anggota kepolisian, jadi jangan pernah main-main saat aku berbicara serius dengan mu" ancam zayn.

__ADS_1


"dengar aku tidak takut dengan polisi seperti mu" vino menjawab ucapan zayn tanpa rasa takut sedikitpun.


"benarkah!, Baiklah kalau begitu mau mu jadi jangan salahkan aku" Zayn langsung mengambil borgol yang berada di sakunya.


klikk...


dengan gerakan cepat borgol pun langsung terpasang sempurna di tangan vino.


"Heyy apa yang kau lakukan!" teriak vino ia terkejut saat tangannya tiba-tiba di pasangi borgol begitu saja.


"itu karena ulah mu sendiri yang mempermainkan seorang anggota polisi seperti ku" ucap zayn santai sambil memperbaiki duduknya.


"ini tidak lucu, cepat buka!" vino tak terima dengan perlakuan yang zayn lakukan pada nya.


"Baiklah tapi lepaskan dulu borgol ini, aku tidak akan bisa menjelaskan apapun jika tanganku masih terkunci begini."


tanpa menunggu lama zayn pun langsung membuka borgolnya, Zayn merasa sangat puas Karena sudah mengerjai vino.


"cepat ceritakan" ucap zayn tak sabaran.


Lalu vino pun mulai menceritakan awal mula saat ia pergi dari apartemen nya sampai di taman itu.

__ADS_1


flashback


Arandita mengirimkan pesan singkat pada vino untuk segera menemui nya saat itu juga, membawakan berkas-berkas yang membuktikan kejahatan Shella.


tanpa pikir panjang dengan langkah cepat vino pun keluar dari apartemen miliknya dengan membawa semua berkas yang arandita minta, dan menuju lokasi yang arandita kirimkan padanya.


saat akan menuju lift yang membawanya ke lobby vino merasa asa yang mengikuti nya, namun saat vino berbalik ke belakang tidak ada siapapun di sana.


tanpa perasaan curiga vino pun menjalankan mobilnya menuju ke taman itu, namun ia baru menyadari bahwa ada mobil lain di belakang yang terus mengikuti nya.


"Owh jadi kau ingin main-main dengan vino baiklah" vino tersenyum miring.


lalu memarkirkan mobilnya, sebelum keluar tak lupa vino pun menempelkan beberapa kamera kecil di mobilnya.


dan keluar mendekati arandita yang sedang mengobat tangan seorang seorang pria, kini mereka bertiga pun terlibat percakapan serius.


dan di saat vino akan memberikan berkas itu vino melihat seseorang yang bersembunyi di balik mobil, lewat kaca spion motor salah satu pengunjung taman.


hingga vino pun mengurungkan niatnya dan memilih memberikan nya di dalam mobil


*flashback end

__ADS_1


bersambung*...


__ADS_2