Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 123


__ADS_3

Mama Elisa merasa sangat senang karena penjahat yang selama ini bersembunyi di balik putranya sudah terhempas, dan bukan orang lain tapi putra-nya sendiri lah yang menghempaskan nya tanpa ampun sedikit pun.


mama elisa tahu putranya melakukan semua itu karena rasa cinta yang begitu besar kepada sang istri, itu lah yang membuatnya kini merasa sangat senang dan bahagia.


"menantu kesayangan ku memang tiada duanya, terimakasih arandita kau sudah membukakan pintu hati putraku yang tertutup rapat itu" gumam mama elisa sambil tersenyum melangkahkan kakinya keluar dari mansion.


sedangkan di acara pesta arandita masih terdiam di tempat nya tanpa melakukan apapun, Marissa yang berada di sampingnya hanya menatap heran kepada sahabatnya itu.


"ran kamu kenapa sih bukannya senang malah sedih gitu, harusnya kan kamu senang si pelakor itu sudah terhempas sekarang." ucap Marissa.


arandita tak menjawab ia hanya menatap wajah cantik sahabatnya dan menghela nafas panjang.


"oh arandita ayolah"


"tidak mungkin Risa"

__ADS_1


"apanya yang tidak mungkin" tanya Marissa bingung.


"cinta itu tidak bisa di paksakan meskipun wanita itu sudah terbongkar dengan kejahatan yang ia lakuka tapi_" arandita pun tidak meneruskan perkataannya, ia mengingat kembali apa yang sudah ia dengar beberapa hari yang lalu bahwa revan hanya menginginkan anaknya saja.


"apa?"


"sudahlah lebih baik ayo kita pulang saja" ajak arandita sambil menarik tangan sahabatnya.


namun langkah kakinya terhenti saat mendengar suara suaminya yang mengungkapkan perasaan hati nya di hadapan publik.


revan sudah tahu mengapa istri nya menjaga jarak dengan nya, karena arandita hanya mendengar setengah dari percakapan nya dengan vino saat itu.


"sayang, aku sangat mencintaimu maukah selamanya kau hidup bersama ku dan calon anak kita percayalah bahwa aku tidak akan pernah mengkhianati mu"


ucapan revan membuat semua para tamu undangan dan para karyawan yang Hadir di sana merasa sangat terpukau dengan yang revan ungkapkan, karena ini baru pertama kalinya bagi mereka melihat seorang revan Alexander yang terkenal dingin dan arogan mengungkapkan isi hatinya untuk sang istri di hadapan publik.

__ADS_1


mereka yang berada di sana bertanya-tanya siapakah wanita yang begitu beruntung mendapatkan cinta suami seperti revan Alexander.


"Lihat lah sayang kau seharusnya seperti tuan Alexander yang begitu romantis terhadap istri, jangan hanya ada maunya saja kau dekat dengan ku" ucap vinia kepada angga.


sedangkan angga hanya diam saja dan menatap Revan yang berjalan melewati nya, semua orang yang berada di sana pun menatap penuh penasaran siapakah wanita yang menjadi istri tuan Alexander.


para pengawal pribadi Revan pun membuka jalan untuk tuan mudanya agar sampai ke hadapan istrinya.


revan berjalan sangat anggun membawa seikat bunga mawar merah yang begitu indah, sedangkan arandita yang melihat suaminya yang berjalan ke arahnya merasa sangat gugup.


arandita tidak tahu harus melakukan apa saat ini jantungnya berdetak lebih cepat saat revan kini sudah berada di hadapannya dan menekuk lututnya.


semua orang yang berada di sana pun merasa sangat terkejut terutama angga dan vinia yang menatap tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2