
Dengan bujuk dan rayuan putranya, mama Elisa pun luluh dan mulai tenang kembali, kini mama elisa menatap putranya.
"Jawab jujur perkataan mama revan, apa kau mencintai arandita?" mama Elisa berbicara sambil menatap wajah tampan anaknya.
"Tidak" revan menjawab pertanyaan mamanya dengan singkat padat dan jelas.
"Apa maksudmu, bukankah saat itu kau bilang kalian saling mencintai" mama elisa terus mengorek informasi tentang anaknya, apakah revan akan jujur atau tidak padanya.
Dan benar saja putranya seperti terhipnotis oleh ucapannya, revan pun menceritakan tentang semuanya tanpa ada satu pun yang terlewat kan, selain malam pertama mereka semalam.
Mama Elisa menangis mendengar perkataan putranya, yang lebih memilih kekasihnya Shella dari pada istrinya arandita.
"Pergilah kau dari rumah ini, mama kecewa sama kamu revan, dan tenang saja mama akan mengurus perceraian kalian nanti"
"Tapi ma, revan tidak akan pernah menceraikan arandita." jawaban revan membuat mamanya kini menatapnya.
"Kalau begitu tinggalkan Shella" setelah mengucapkan itu pun, mama elisa langsung pergi meninggalkan revan yang berdiam duduk di sofa ruang tamu.
__ADS_1
"apa yang harus aku lakukan, aku tidak mencintainya, tapi bagaimana jika dia mengandung anakku nanti, lalu bagaimana dengan Shella dia pasti sangat terluka nanti." revan merasa sangat pusing dengan apa yang terjadi.
Lalu ia pun bergegas pergi ke kantor, di halaman kantor RA group terlihat banyak wartawan di sana.
revan tidak mengerti apa yang terjadi, ia memakai kacamata hitam nya dan berjalan melewati para wartawan itu dengan bantuan para bodyguard nya.
ia masuk kedalam gedung perusahaan nya dan mencari asisten vino untuk menemui nya, " vino apa yang terjadi mengapa banyak sekali wartawan di bawah"
"mereka sedang mencari berita terbaru" ucap vino datar.
"berita apa maksudmu" revan benar-benar bingung dengan apa yang terjadi.
dengan cepat revan membuka ponselnya dan melihat berita terkini, " ini tidak mungkin, bagaimana bisa dia hamil saat aku tidak jadi menyentuh nya.
vino mendengar perkataan revan mengerutkan keningnya, dan menajamkan pendengarannya. "apa maksud nya tidak jadi, apakah dia pernah mencobanya." vino berperang dalam hatinya.
revan melihat fotonya bersama dengan Shella bocor ke media dan berita kehamilan pun sudah tersebar di seluruh internet.
__ADS_1
kini revan mengerti apa yang terjadi, hingga membuat mama Elisa sampai marah pada nya.
tiba-tiba pintu terbuka menampakkan wajah wanita yang sudah membuat berita menghebohkan dunia maya.
"Baby" teriak manja Shella.
vino melihat Shella dengan penuh kebencian, karena kini shella berhasil menguasai sepupunya kembali, namun vino akan terus berusaha untuk memisahkan mereka dan membongkar rahasia kejahatan shella pada seluruh dunia.
"apa maksud semua ini Shella" revan bertanya setengah berteriak kepada Shella
"apa maksudmu baby, aku tidak mengerti" Shella berbicara dengan polosnya, seolah ia tak mengerti apa yang terjadi.
"oh iya tadi saat aku datang kemari, mengapa banyak wartawan di bawah sana, ada apa?"
revan langsung memeluk Shella, revan berpikir shella pun pasti sama seperti nya yang tidak tahu apapun.
berbeda dengan revan, vino mulai mengepalkan tangannya melihat tingkah Shella yang pura-pura polos di hadapannya dan revan.
__ADS_1
vino pergi ke luar dari ruangan revan, dan membanting pintu dengan sangat keras, membuat Shella dan revan pun langsung terkejut dan melepaskan pelukannya.