Romansa Cinta Arandita

Romansa Cinta Arandita
Bab 138


__ADS_3

zayn menatap intens pada gadis yang berada di hadapannya kini, "saya tidak merasakan di ganggu kok karena ini memang sudah jadwal pulang kerja" ucap zayn menenangkan.


Marissa bernafas lega mendengar penjelasan polisi tampan pujaan hatinya ia merasa sangat senang bisa bertemu walau mungkin ini adalah untuk yang terakhir kalinya mereka biasa mengobrol secara santai, sebelum Marissa meninggalkan negara ini.


"sebenarnya ada apa kamu mengajak Ku bertemu di sini" tanya zayn dengan dengan sedikit ragu dan takut bila ia menyinggung perasaan Marissa.


"kenapa abang merasa terganggu ya" ucap Marissa menyipitkan matanya.


"hmm tidak-tidak bukan itu maksudku" ucap Zayn merasa tak enak hati.


Marissa pun tertawa melihat reaksi wajah yang di tunjukkan zayn padanya, "tenang saja bang mungkin ini pertama dan terakhir kali aku mengganggu pekerjaan mu bang" ucap Marissa sambil menyedot milkshake yang ia pesan beberapa menit yang lalu.


Zayn mengerutkan keningnya mendengar perkataan yang di lontarkan oleh Marissa, "maksud nya?"


"besok aku pergi ke negara M untuk menetap di sana dan melanjutkan studi ku" ucap marissa menjelaskan.

__ADS_1


"mendadak sekali"


"hmm" Marissa hanya berdehem sambil menganggukkan kepalanya dengan lemas.


"sebenarnya aku tuh udah betah di sini tapi bagaimana lagi kita sebagai anak harus berbakti kepada orang tua kita kan" Marissa pasrah saja dengan apapun yang akan terjadi di masa depan nanti.


"iya kau benar orang tua adalah surga bagi anak-anak nya karena merekalah kita berada di dunia ini jadi, selagi orang tua kita masih ada dan kita masih sehat kita wajib untuk terus berbakti dan menuruti perintah nya agar kita selamat dunia akhirat" ucap zayn dengan ceramah dadakannya.


"ahh manisnya calon imam idaman ku banget, bikin hati adem plis tolong bimbing adek sampai ke surga bersama mu bang pokoknya adek rela kalau di ajak nikah sekarang juga kita otw KUA , kuy ahh gaskeun"


"jadi bagaimana Risa" tanya zayn di akhir kalimat nya.


zayn mengerutkan keningnya mendengar jawaban konyol Marissa yang jauh dari jalur nya. "KUA untuk apa"


"nikah! ups" Marissa langsung menurup mulutnya karena sudah keceplosan bicara.

__ADS_1


"kamu mau nikah sama siapa sa" goda Zayn.


"pengen nya sama bang zayn boleh nggak sih haha"


"sama jodohnya lah bang" ucap marissa menjelaskan.


Lain di mulut lain juga di hati itulah Marissa yang selalu salah tingkah saat berhadapan dengan dengan polisi tampan yang sudah mengobrak-abrik hati dan perasaan nya saat ini.


sedangkan zayn yang mendengar jawaban singkat Marissa hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya saja.


"diiih.. polisi yang satu ini emang nggak peka banget udah di kasih kode juga ya jadi tambah gemes-gemes gimana gituh, Gusti tolong jodohkan hambamu ini dengan bang zayn jika bang zayn bukan jodohku jangan jodohkan dia selain sama aku pliss pokok nya maksa banget ini"


"kenapa saat Marissa akan pergi aku jadi sedih begini ya apa karena pembawaan Marissa yang sama seperti zia"


lain di hati zayn lain juga di hati Marissa kini mereka berdua sama-sama melamun memikirkan apa yang ada dalam benak mereka masing-masing.

__ADS_1


"hmm kalian disini juga ya" ucap seorang pria yang langsung duduk di antara mereka berdua menyadarkan zayn dan marissa dari lamunan panjangnya.


bersambung..


__ADS_2