
" apa tuhhh Non yang jadi sayang juga "
Bik Sum mengagetkan Ziva yang sedang melihat Axel dan Asisten Arya berpelukan.
" Ssst Bik jangan keras-keras ah bahaya didenger bumil nanti berisik " ujar Ziva sambil melanjutkan makannya lagi
***
Asisten Arya pun pamit, dan Sekarang Saatnyke sekolah Axel. Zahra sudah siap dengan Tas kecilnya dan Ryan sudah rapi dengan kemejanya begitu juga dengan Axel sudah rapi dengan setelan casualnya.
Mama dan Papa tak ikut serta karena harus datang ke reunian sekolah mereka.
30 menit sampailah disekolah reguler yang diminta oleh Axel.
Zahra dan Ryan mendaftar Axel dan memberikan semua berkas yang dibutuhkan.
Sekolah Axel benar-benar sekolah biasa dan saat ini menduduki kelas 7 . Karena ia Homeschooling sebelumnya jadi pelajaran yang ia dapat lebih cepat diatmbah Axel adalah anak yang pintar dan cepat menerima pelajaran.
" Baiklah ini seragamnya dsn Axel sudah bisa ke sekolah mulai besok ya " Ujar kepala sekolah ramah
Axel sangat senang dan antusias. mulai besok hidupnya akan normal kembali . ada Daddy dan Mommy, Oma dan Opa juga ada teman yang banyak di sekolahnya.
***
3 bulan berjalan Lancar dan saat ini kandungan Zahra masuk ke 8 bulan.
Axel setiap hari berangkat dan pulang dijemput Zahra.
Axel sudah ceria kembali..
Perusahaan Clara pun berkembang pesat karena kontribusi dari Ryan juga.
Malik pun sudah bekerja kembali. Dan saat ini juga Popy mengandung 2 bulan..
Zain dan Zee juga sudah menjalin hubungan yang diketahui oleh kedua orang tua mereka.
Zee perlahan mulai melupakan sedihnya karena nasihat-nasihat dari Zain yang menyejukkan hati Zee..
Walau Zain masih muda tapi bicara Zain sangat bijaksananya.
***
Di sekolah Axel menjadi favorit nya ciwi-ciwi ..Selain tampan dan berpostur tinggi ,Axel juga bintang di kelasnya.
Zahra sampai pusing tiap saat menjemput Axel selalu ada saja gadis-gadis menghampirinya.
" Tante Cantik, salam untuk Axel ya."
__ADS_1
" Tante Ara ini aku ada coklat untuk Axel "
" Tante boleh ga aku belajar bersama Axel "
" Tante please jodohin aku dengan Axel "
ada-ada saja tingkah ank zaman sekarang. Zahra hanya tersenyum menanggapi mereka semua .
Sedangkan Axel ia adalah pribadi yang cool, kalau dipikir-pikir Ryan banget sih .
Hingga saat menjemput Axel ,saat Zahra mau turun Perutnya terasa sakit.
" Mom, Mommy kenapa ? " Tanya Axel panik.Lalu Axel Menghubungi Daddy nya memberi tahukan kalau Mommynya sakit perut.
Mang Diman lalu membawa Zahra kerumah sakit biasa kontrol.
Saat sampai di rumah sakit terlihat ada rembesan cairan.
Axel mengamuk meminta pertolongan Suster yang ada disana untuk menolong Mommy nya.
" Axel jangan panik telepon Oma dan nenek sekarang ya, bilang Mommy seperti mau melahirkan " Ujar Zahra
" Iya Mom, tolong jangan tinggalin Axel lagi Mom, hiks Axel janji akan ramah ke siapapun sesuai permintaan Mommy. hiks jangan tinggalin Axel Mom " Axel menangis sedih. ia teringat dengan kejadian Mama Clara beberapa bulan yang lalu.
" Axellll , " Panggil Ryan
" Mommy diruangan itu Dad, Axel takut Dad, Axel takut hiks Axel ga mau kehilangan Mommy Dad " Axel menangis di pelukan Ryan..
Tiba-tiba dokter Siska keluar
" Zahra mau melahirkan, Lo mau ikut ke dalem. ga ? " Dokter Siska Bertanya Ke Ryan .
Ryan mengangguk.
" Axel , Daddy mau temani Mommy dulu ya karena adik kamu akan keluar dari perut Mommy.
saat ini Mommy butuh dukungan kita semua..
Axel disini sama Om Malik dan Tante Poppy dulu ya dikit lagi Oma,Opa,Nenek dan Kakek akan datang kesini mendampingi Axel okey. " ujar Ryan menenangkan anak pertamanya.
" Iya Dad, tolong jaga Mommy Dad,tolong jangan biarkan Mommy pergi dari Axel. Axel bantu doa dari sini untuk Mommy " Ujar Axel sambil menangis.
" Oke Good Boy Daddy ke dalam ya " Ryan mencium kepala Anak nya itu lalu menghambur ke dalam ruangan operasi.
Tak lama Kedua orang tua Ryan dan Zahra datang berserta adik-adik Zahra dan saat ini ada Radit juga kakak Zahra yang tinggal di kota K.
Tak ketinggalan Asisten Arya pun datang, karena mendengar dari Axel kalau Zahra melahirkan.
__ADS_1
Axel terlihat panik jadi biarpun tadi sedang meeting , asisten Arya lebih baik meninggalkan meeting. karena ia takut Axel panik dan mengingat kejadian saa Clara tiada.
Karena saat itu posisi rumah sakitnya sama dengan saat Clara meninggal.
Asisten Arya datang melihat Ziva memeluk Axel yang sedang menangis.
" Axel " Panggil Arya
" Om hiks hiks, om Mommy ga akan ninggalin Axel lagi kan " tangis Axel semakin pecah saat bersama Asisten Arya.
" tidak akan, Mommy mu kuat ayo Axel jangan nangis tapi doakan Mommy dan ketiga adik-adik agar lahir sehat sempurna tanpa kurang satupun " Ujar Asisten Arya membuat Ziva semakin kagum.
Sedang dikamar bersalin.
" Arrrggghh By.. huh hah huh hah " Zahra sedang berusaha melahirkan normal.
" sayang masih kuat? " Tanya Ryan tak tega
" Harus by HARUS HA RUS " nafas Zahra tersengal-sengal lelah.
Tiba-tiba mulas, tiba-tiba hilang tapi menurut dokter ini sudah pembukaan 10. sudah sempurna.
Dan 5 menit kemudian. Zahra menarik Nafas dan "aaaarrgghhhh "
" Oek oek oek " Satu bayi mungil tanpan keluar
1 menit kemudian
"aargghhh "
" Oek oek oek " Bayi mungil tampan satu lagi keluar
1 menit berikutnya
" AAAARRGGGHH " Zahra mengedan agak kencang dan " Oeeeeek oeeeekkk " Tangisan bayi Terakhir sangat panjang yaitu Bayi Cantik
Zahra terbaring lemas menatap ketiga bayinya
" Sayang selamat dan terima kasih sudah melahirkan bayi2 kita dengan selamat " Rya mencium Zahra dan mengusap air mata Zahra yang berlinang terharu.
***
Yok yok kasih masukan nama buat bayi kembar Zahra dan Ryan ya
Othor update setelah dapat nama untuk si kembar cantik dan tampan itu ya
Happy Weekend 🤗
__ADS_1