Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
24. Mandi


__ADS_3

" Selamat tidur sayang mas ngantuk, mas tidur duluan ya " Nathan sengaja berbicara begtu. agar Anya relaks dan tenang dalam memberi minum Belle.


" Iya mas "


Hingga beberapa saat Nathan pun berbalik dan Hap .


Mas nya Anya itu bergerak cepat dan saat ini sedang di belakang Anya dan memeluknya.


" Mas ga lihat sayang lagi kasih nutrisi ke Belle koq,Sayang lanjut aja, Mas cuma mau peluk aja. Nih kepala Mas disini nih " Ngusel-ngusek punggung Anya dan berhasil membuat Anya geli-geli gimana gitu .


" Ada aja mas tingkahnya. " Anya mencoba mengatur nafasnya yang tidak beraturan itu karena kaget melihat Nathan bangun dan bergerak cepat.


Hingga 15 menit berlalu.


" Mas udah mas , Pindah lagi. aku takut Belle Jatuh " Anya khawatir karena saat ini posisi Belle dipinggir dan dia yang ditengah.


" Mas, " Anya memanggil dan menoleh ke belakang ternyata Nathan sudah tertidur .


Anya menghela nafasnya sambil tersenyum


Ternyata begini kalau punya pasangan .


Setelah dirasa oleh Anya kalau Nathan sudah pulas ,Anya pun pindah ke tempat Nathan yang semula ia berbaring .


Selain tak tenang dengan Belle yang tidur tidak dijaga,Anya pun tidak tenang jika berpelukan begitu.


Bukan tidak nyaman. Hanya belum.


Saat baru saja ingin memejamkan mata ,Ponsel Anya bergetar dan terdapat pesan masuk.


" Anya sayang perkenalkan ini Mommy Ara , Mommy nya calon suami kamu Nathan.


Di save ya nomor Mommy, dan Mommy tunggu kedatangan kalian..


Bye sayang peluk cium jauh dari Mommy untuk kamu dan Belle 😘❤️


Selamat tidur ya "


Anya tersenyum dan membalas pesan Mommy Ara.


" Salam kenal ya Mam, maaf kalau berkenalan ke Mommy via ponsel 🙏


Selamat malam Mam , Salam untuk semua keluarga disana 🥰❤️🙏 " .


***


Pagi hari Anya bangun lebih dulu dibanding Nathan . Dan memang ia terbiasa bangun pagi untuk membuat kue untuk dia dagang.


Anya melihat sekeliling, kaget sebentar tapi kemudian teringat kalau ini di kamar Nathan.


Ia melihat sang anak gemasnya Mash tidur , didamping laki-laki tampan yang sudah melamar nya semalam itu..


Nathan terlihat sangat tampan di saat tidur. Anya tersenyum dan beranjak bangun dari ranjang Nathan untuk segera bersih-bersih dan menyiapkan sarapan.

__ADS_1


Ia mandi mengganti bajunya dengan daster rumahan yan ada di paperbag.


Teringat akan Nathan yang pergi ke Rumah sakit pagi ini, Anya pun menyiapkan pakaian kemeja beserta celana panjangnya.


Setelah selesai ,Anya ke dapur dan disana hanya ada mba Mira yang sedang repot melihat jadwal menu masakan .


" Pagi Mba Mira " Sapa Anya ramah


" Pagi Mba Anya " Sahut Mba Mira sopan setengah menunduk dan tersenyum.


" Mau buat sarapan apa mba? Sini Anya bantu " sambil meraih Appron yang ada didekat dapur itu.


" Bingung Mba Anya, kalau Mba Anya mau apa? Biar saya buatin sekalian " jujur Mira yang memang bingung .


" Boleh Anya aja ga mba yang buat sarapan? Mba Mira boleh koq lanjutin pekerjaan yang lain " Seraya tersenyum Anya berkata ke maid yang sudah lumayan lama bekerja di mansion Nugroho itu.


" Baik Mba, saya permisi, nanti ada Maid yang bantu disini seperti Non Nala suka dibantu sama dia " ujar Mira sambil pamit.


Anya tersenyum, dia iya sajalah bingung juga belum tau kebiasaan disini .


" Tapi kalau dia ada pekerjaan lain gak apa-apa Mba Mira ,Anya disini bisa sendirian " tukasnya .


" Iya Mba Anya kalau nanti dia ada pekerjaan biar saya suruh kerjakan dulu " Jawab Mira yang senang.


Calon Nyonya Nathan baik ternyata, Alhamdulillah pasangan Den Nathan gak seperti yang saya kira .


Mba Mira pergi keluar dapur dan Anya melanjutkan eksekusi nya. Melihat ada telur daun bawang paprika dan berbagai macam bahan omelette lainnya, Anya pun berpikir ingin membuat omelette dan Nasi goreng .


Saat Anya ingin mencuci piring dan alat makan semuanya ,maid yang dibilang Mba Mira baru datang dan tersenyum tidak enak


" Maaf Mba Anya tadi saya selesaikan kerjaan disana dulu. Ini biar saya saja yang cuci "


" Benar gak apa-apa ? " Anya juga sebenarnya ingin mengecek Belle biasanya bocah gemas itu sudah bangun jam segini melihat ibunya kesana kesini membuat kue .


" Iya Mba Anya " Maid itu tersenyum.


" Ah ya ini tadi aku buat lebih ,silahkan dimakan dengan yang lain ya " Anya tersenyum sambil membersihkan tangannya dan mengeringkannya. Stelah itu menaruh Appron nya ditempat kotor.


" Wah terima kasih mba Anya " Maid itu merasa senang , yang dikhawatirkan by ternyata tidak benar.


Ya rata-rata Maid di mansion Nugroho khawatir kalau istri dan Suami dari anak kembar pemilik mansion itu menikah dengan orang-orang yang arogan yang mengancam pekerjaan nya.


Tapi padahal othor udah bilangin sih ke para maid kalo pasangan majikan mereka baik-baik. Tapi pada gak caya. heran.


Anya berlalu dari dapur ke kamar Nathan.


Saat masuk kamar terlihat pemandangan indah kalau Nathan sedang Bercanda dengan Belle.


Nathan yang belum mandi itu masih asik bermain-main dengan calon anak sambungnya.


Ya anak itu memang sudah jam nya bangun.


" Eh itu mama, Mama ,Mama sini Ma " Nathan memanggil dengan nada lucu membuat Anya tersenyum.

__ADS_1


" Mandi yuk dek, bau acem " goda Anya setelah mendekat ke Belle dan juga Nathan.


Nathan langsung posisi duduk, dia sudah tau harus berposisi bagaimana jika ada Anya . Anya duduk di dekat Nathan dan mengambil Belle.


Saat Belle sudah dipangkuan Anya, Nathan kembali dekat.


" Duh mama wangi banget nih Bel " Nathan mencium pundak Anya.


" Mas ,Anya tadi abis masak bau masakan badan Anya nih " Anya berusaha menjauh dan langsung didekap lagi oleh Nathan.


" Sayang diam-diam disini, ga bau koq " Nathan malah menciumi rambut dan pundak juga punggung Anya.


" Mas geli tau " Anya kegelian dibuatnya.


Melihat itu Belle ikutan tertawa lucu. " Mas mandi sana, aku udah buat sarapan ,udah siapin pakaian mas juga " Ujarnya agar segera Nathan mandi.


" Sayang ga mau kasih Mas morning kiss dulu ? " Tanyanya dengan raut muka tak kalah gemas dengan Belle.


" Ada Belle Mas ,malu tau " Anya malu-malu dan pipinya yang putih bersemu merah.


" Sini Belle Mas gendong " Nathan meraih Belle dan menggendong nya menghadap punggung.


" Ayo nih cepet Mas mau mandi " Sambil memberikan pipi kanan nya .


" Koq jadi aku yang ci .. hmmmppp " Belum selesai Anya berbicara mulutnya sudah dibungkam oleh benda kenyal Nathan .


Ciuman itu tidak sebentar dan bibir merekah Anya pun dilahap oleh Nathan dengan sesapan yang sangat lembut.


Setelah dirasa oksigen habis, Nathan melepaskan nya .


" Setelah menikah itu ,sayang setiap pagi harus begitu ya " ujar Nathan sambil tersenyum senang .


" Belum menikah udah di sosor terus aku kayak bebek Mas " Anya menutupi rasa malunya, dan ia mengambil Belle dari gendongan Mas nya itu.


" Papa Mandi ya, Belle juga mau mandi nih " Anya berkata dengan nada anak kecil.


" Banyak yang mas rencakan hari ini ,sayang ga usah ke apartemen ya. tinggal disini dulu , tapi nanti kita jadi koq temuin Denis dan ibunya . Gimana? " Tanya Nathan yang sebenarnya sudah tidak sabar ingin menikah dengan Anya dan berduaan seperti ini.


" Aku nurut aja Mas "


ujar Anya sambil tersenyum.


" Ya udah aku mandi, tapi sebelum nya Belle mandiin dengan peralatan sederhana dulu ya pakai yang ada. Nanti pulang dari tempat Denis kita beli keperluan Belle yang lain di drumah ini dan di apartemen. " Ujar nya sambil menuntun Anya ke kamar mandi .


Nathan melihat Anya memandikan Belle dengan telaten dan lihai. Ia tersenyum merasa senang bertemu dengan jodohnya yang lengkap satu paket degan anak kecil gemas.


Setelah Belle mandi Nathan pun mandi juga tapi sendiri ga dimandiin sama Anya.


Bukan nggak sih tapi belum 😌.


***


Yok yang masih punya Free Vote boleh banget loh dikasih kesini 🍼.

__ADS_1


__ADS_2