Sekertaris Kesayangan CEO

Sekertaris Kesayangan CEO
Extra Part 3 Jadi


__ADS_3

Di meja makan sudah lengkap anggota keluarga


" Gibran, Gian,Kevin ,Darren seneng banget sih godain kakaknya " Ujar Ayah Fal.


" Kalo disekolah aja ngamuknya minta ampun kalau Kakak Belle digangguin orang lain. Sampai berantem - berantem sama kakak kelas udah kayak jagoan.


Tapi kalau dirumah isengnya ampun, heran Mami juga jadinya. " Ujar Mami Nala sambil geleng-geleng kepala.


" Kesekolahan bertiga aku Mas kemarin sama Nala sama Sasi . Udah seperti silaturahmi keluarga , kakak adik berkumpul diruang guru BK " Mama Anya tertawa mengingat kemarin dipanggil guru BK disitu ada dua adik iparnya ,dua anaknya dan dua keponakannya .


" Iya juga ya " Papi Gerald tertawa.


" Emang masalahnya apa sih " Tanya Papa Nath .


" Minum dulu mas biar gak kesedak " Ujar istri Papa Nath.


" Hal lucu? " Tanya Papa Nath lagi.


" Entah lucu atau miris, entah harus ketawa atau sedih sih " Timpal Mami Nala sambil mengambilkan makanan untuk Papi Gerald.


Bugs Boys asik makan tidak mau bersuara saat diri mereka di ceritakan para orang tua masing-masing.


" Ada anak kelas Dua teman sekelas Kakak Belle. Namanya Wely apa Willy gitu deh mama lupa, dia minta nomor ponsel Kakak Belle katanya sih.


Kakak Belle mau kasih, tapi nanti selepas dia dari ruang guru, karena lagi dipanggil sama guru kesenian Bahas masalah lomba gitu.

__ADS_1


Katanya Gian sih, tuh anak maksa Kakak Belle gitu. sampe Bilang nanti dulu apa sih Katanya sih gitu.


Dilihat sama Gian ,dikasih tau ke Gibran, Kevin sama Darren. Nah tau-tau mereka berkelahi deh . Gitu sih katanya." Mama Anya menceritakan kronologi kemarin siang itu.


Semua orang tua laki-laki disana menghela nafasnya mendengar cerita dari mama Anya.


" Trus tuh anak abis dong sama anak ayah ? " Tanya Fal yang memang anaknya bernama Kevin itu jago bela diri.


" Yang ngehajar Gian,tapi Gian pura-pura lemah , jadi Gian lebam juga tuh belum hilang " ujar Mama Anya.


" Koq bukan Kevin ? " Tanya Papi Gerald.


" Bisa abis dia sama aku pih kalau aku yang hajar " Jawab Kevin.


" Tapi kenapa kalian jadi dihukum semua? " tanya Papa Nath Heran.


" Karena mereka bersorak - sorak gitu Pah " jawab Belle.


Semua geleng-geleng


" Yakin masalahnya cuma itu ? " Tanya Ayah Fal .


" Iya " sahut Bugs Boys kompak.


" Gak percaya ayah " ucap Ayah Fal sambil memasukan cumi ke dalam mulutnya

__ADS_1


" Tau Gian nih , cuma minta nomor hp sih biarin aja, aku juga ogah ngasih . Besok-besok jangan main pukul-pukulan aku takut kalian kenapa-kenapa " Ujar Belle khawatir .


" Tuh dengerin kakaknya ngomong, kakak Belle takut kalian itu kenapa-kenapa " ujar Papa Nath.


" Menyangkut nama baik dan harga diri ini Pah masalahnya " ujar Darren tiba-tiba padahal tadi Darren seperti tidak mendengarkan dan malah asik makan ambil kesana kesini.


Semua pun kini menatap Darren termasuk Belle.


" Gak ngerti aku, emang tadi Willy bilang apa ? " Tanya Belle.


" Ini urusan laki-laki " ujar Darren lagi..Papai Gerald terkekeh mendengar ucapan anaknya itu.


" Iya nanti deh kita ceritain kalau udah ga ada para wanita " ujar Gibran.


" Duh ada-ada aja kalian..inget.Bugs Boys kalian baru kelas satu SMA jangan aneh-aneh jangan macem-macem " Ujar Bunda Sasi yang dari tadi sibuk mendengarkan dengan seksama.


" Iya Bund " jawab ke empat remaja pria itu sambil melanjutkan makannya.


***


Okey fix kita pindah ke judul baru ya.. sambungannya ada di bab pertama nanti.


Dengan ini Othor nyatakan SEKERTARIS KESAYANGAN CEO othor nyatakan TAMAT YA .


Punya ide nama judulnya gak bestie?

__ADS_1


__ADS_2